Media Lokal Wajib Miliki Kepercayaan Diri dari Publik

Chandra Iswinarno | Galih Prasetyo | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 15:56 WIB
Media Lokal Wajib Miliki Kepercayaan Diri dari Publik
Salah satu sesi Hyperlocal Strategy for Local Media dalam agenda Local Media Summit (LMS) 2022, Jumat (28/10/2022). [Suara.com/Galih Prasetyo]

Suara.com - Media di tingkat lokal harus memahami kearifan lokal (local wisdom) untuk mendapatkan kepercayaan dari publik. Pernyataan tersebut disampaikan Pemred Suara Surabaya Edy Prasetyo dalam diskusi Hyperlocal Strategy for Local Media dalam agenda Local Media Summit 2022, Jumat (28/10/2022).

Edy Prastyo juga menyatakan pentingnya kedekatan tersebut dengan audiens.

"Membantu audience atau pendengar itu sangat penting. Suara Surabaya berangkat dari radio di tingkat lokal. Kami mempunyai tagline, news, interaktif, solutif. Artinya di Suara Surabaya kami membangun kedekatan dengan masyarakat lokal dan terus mencari inovasi dan kreatifitas," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan media lokal juga harus memperhatikan local wisdom yang ada diubah menjadi kekuatan.

Pada titik tersebut, media lokal harus memiliki penyelesaian masalah di tingkatan lokal. Masih menurut Edy, menjadi penting untuk media lokal menumbuhkan benih baik di local wisdom.

“Ada empat poin penting yang harus dilihat media lokal, pertama soal local wisdom, melihat budaya lokal (di Surabaya, soal Kampung Arek dan Santri), ketiga harus dilihat seperti apa kekerabatan sosial yang rekat dan terkahir mengenai stakholders yang peduli dan bergerak,” jelas Edy.

Empat poin penting yang dijalankan media lokal itu akan membangun trust atau kepercayaan di publik lokal. Trust ini yang menjadi penting untuk media lokal bisa bertahan di tengah kondisi saat ini.

“Media di tingkatan lokal juga harus punya leadership yang kuat untuk membuat stakeholder bisa bergerak. Trust harus mampu dijaga oleh media lokal. Menjaga trust itu ialah bisa menghasilkan produk jurnalistik, artinya kode jurnalistik harus dipegang,” jelasnya.

Pada tingkatan konten yang diproduksi, hal yang juga wajib menjadi perhatian media lokal ialah konten tersebut harus komunikatif, menarik dan powerfull secara impact di tingkatan masyarakat dan pengambil kebijakan.

“Caranya bagaimana kepemimpinan media lebih aktif dalam pemecahan masalah lokal. Berpikir menyelesaikan masalah di tingkat lokal, mengajak seluruh stakeholder untuk sama-sama mencari solusi dari masalah yang ada,”

Sementara itu, Pemred Batamnews Muhammad Zuhri mengemukakan, untuk membangun media lokal, yang paling utama ialah mempunyai visi dan misi. Dari visi dan misi ini pemimpin media bisa membangun mimpi, apa yang mau dicapai.

“Visi dan misi ini yang menjalankan semuanya. Harus dituangkan ke karyawan yang ada di media lokal. Disampaikan di ruang kerja redaksi, ruang marketing ke tataran paling bawah seperti cleaning service,” jelas Zuhri.

Tidak kalah penting untuk membangun media lokal juga harus tertib administrasi. Keuangan harus jelas dalam pengeluaran dan pemasukan. Batamnews hadir karena melihat habit pembaca yang lebih kekinian, konten lokal dan netizen journalism.

Batamnews saat ini branding ke pembaca lebih muda dengan mengembangkan E-Sports dan memiliki tim bernama BEST (Batamnews Esports). E-sports dibangun Batamnews untuk branding kepada pembaca.

Selain itu, Batamnews juga mengembangkan sosial media kekinian. Sosial media yang dibangun dan dijaga dengan baik oleh media lokal juga bisa menjadi salah satu pemasukan tersendiri.

Media lokal juga harus memperhatikan bagaiamana mencari investor yang mengetahui dan mengerti bagaimana bisnis media itu berjalan. Mendatangkan investor juga jadi persoalan untuk media lokal, caranya ialah membangun kepercayaan.

“Di Batam, tidak semua orang yang punya uang itu tertarik pada media. Yang pertama harus kita lakukan adalah membuat branding di media kita. Produk harus bagus, artinya konten yang dihasilkan harus berkualitas,” jelas Zuhri.

Untuk diketahui, Local Media Summit (LMS) 2022 digelar Suara.com bersama dengan International Media Support (IMS) di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Jakarta pada 27-28 Oktober 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Lokal di LMS 2022 Diajak Dapatkan Cuan Menggiurkan Melalui Monetisasi Video

Media Lokal di LMS 2022 Diajak Dapatkan Cuan Menggiurkan Melalui Monetisasi Video

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 10:17 WIB

LMS 2022: Media Era Digital Tak Hanya Fokus Konten tapi Harus Pikirkan Infrastrukturnya

LMS 2022: Media Era Digital Tak Hanya Fokus Konten tapi Harus Pikirkan Infrastrukturnya

Riau | Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:39 WIB

Hanya di Local Media Summit 2022, TechinAsia Berbagi Tips agar Media Startup Bisa Dilirik Investor

Hanya di Local Media Summit 2022, TechinAsia Berbagi Tips agar Media Startup Bisa Dilirik Investor

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:23 WIB

Terkini

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:07 WIB

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB