Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons pernyataan satir Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut hanya "burung hantu" yang dapat memisahkan (rencana) Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasional Demokrat, PKS, dan Partai Demokrat.
Hasto justru menduga "burung hantu" itu ada di Koalisi Perubahan sendiri.
"Burung hantunya jangan-jangan mereka juga," kata Hasto, Jumat (11/11/2022).
Hasto menduga pernyataan satir Andi Arief ditujukan untuk elite partai-partai itu yang sampai sekarang tidak juga mendeklarasikan diri.
"Loh yang koalisi kan mereka," kata Hasto.
Koalisi Perubahan untuk mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden semula akan diselenggarakan pada 10 November 2022, tetapi dibatalkan.
Melalui akun Twitter, Andi Arief menyebut "hanya 'burung hantu' yang bisa memisahkan koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS."
"Burung hantu burung yang bekerjanya malam dan buas. Hanya itu yang bisa memisahkan Koalisi Perubahan dan perbaikan."
Wakil Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Ahmad Ali mengatakan pembatalan rencana deklarasi bukan berarti akan membatalkan keinginan ketiga partai untuk bermitra di pemilihan presiden 2024.
Ahmad Ali mengatakan Partai Nasional Demokrat tetap terbuka untuk berdialog dengan partai yang lain untuk penjajakan koalisi. [rangkuman laporan Suara.com]