Sebelum HUT 6 Desember, Polda Metro Janji Tuntaskan Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Sebelum HUT 6 Desember, Polda Metro Janji Tuntaskan Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam konferensi pers terkait kasus kematian satu keluarga tewas di Kalideres, Jumat (18/11/2022). [Suara.com/Muhammad Yasir]

"Pokoknya kesimpulan kasus Kalideres diupayakan (diselesaikan) sebelum HUT Polda Metro Jaya hari puncaknya kan tanggal 6 (Desember) tuh."

Suara.com - Polda Metro Jaya segera mengungkap tutas kasus satu keluarga yang tewas di Perum Citra Garden Extension I, Kalideres, Jakarta Barat. Rencananya hasil penyidikan kasus yang menjadi perhatian publik tersebut akan diekspose sebelum HUT Polda Metro Jaya yang jatuh pada Selasa (6/12/2022) lusa.

"Pokoknya kesimpulan kasus Kalideres diupayakan (diselesaikan) sebelum HUT Polda Metro Jaya hari puncaknya kan tanggal 6 (Desember) tuh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Minggu (4/12/2022).

Sebelum diekspose, lanjut Zulpan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akan mendengarkan terlebih dahulu hasil analisa berbagai ahli yang dilibatkan dalam pengungkapan kasus ini.

Baca Juga: Hasil Rekonstruksi Ulang, Polda Metro Jaya Temukan Bukti Baru Kecelakaan Mahasiswa UI vs Pensiunan Polri

"Pak Kapolda nanti pengin para tim ahli dikumpulkan dan berbicara sesuai keahliannya. Baru nanti penyidik memberikan kesimpulan, belum sekarang," katanya.

Kemungkinan Kecil Tindak Pidana

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut kecil kemungkinan adanya tindak pidana di balik kasus ini. Sebab, dari hasil penyelidikan tidak ditemukan adanya jejak pihak asing atau luar di lokasi tewasnya korban.

Hengki mengatakan ini berdasar hasil pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara atau TKP.

Baca Juga: Ada Ketidaksesuaian Dalam Penyidikan, Polda Metro Jaya Cabut Status Tersangka Mahasiswa UI

"Tidak ada pihak luar yang masuk, artinya sangat kecil kemungkinan adanya tindak pidana di luar dari pada kegiatan dilakukan oleh empat orang (korban) ini di dalam rumah," kata Hengki di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/11/2022).