Jadi Korban Pungli saat Perpanjang SIM di Polres Metro Depok, Warganet: Izin Lapor Bapak Kapolri

Diana Mariska, Muhammad Yasir

Selasa, 06 Desember 2022 | 14:49 WIB
Jadi Korban Pungli saat Perpanjang SIM di Polres Metro Depok, Warganet: Izin Lapor Bapak Kapolri
Ilustrasi SIM. (Instagram/Epicveil)

Suara.com - Seorang warganet mengaku menjadi korban pungutan liar atau pungli saat memperpanjang surat izin mengemudi (SIM) A di Polres Metro Depok. Pengalaman ini kemudian dibagikan korban di media sosial hingga viral. 

"Biaya perpanjang SIM: Katanya vs Realitanya (meski ngurus sendiri tanpa calo). Izin lapor bapak @ListyoSigitP. Jd pagi ini kan gw mw prpanjang SIM A ke Polres Depok. Sblm berangkat udh ngecek2 lah ya biayanya kurang lbh Rp 140ribu (80rb+cek kesehatan 25rb+asuransi 30rb+reg 5rb)," tulis akun @disinixxxxx yang mengadu ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, seperti dikutip Suara.com pada Selasa (6/12/2022).

Korban menceritakan bahwa dirinya awalnya diminta menjalani tes kesehatan dengan biaya sebesar Rp 25 ribu. Saat itu, yang bersangkutan sempat meminta bukti pembayaran namun tidak diberikan.

"Gw gak terlalu masalahin sih scr biaya tes kesehatan mmg ada di daftar dan besarannya sama sesuai aturan tertulis," tuturnya. 

Setelah itu, korban selanjutnya diminta menjalani tes psikologi dengan biaya Rp 60 ribu. Hal ini menjadi titik awal korban mulai merasa ada yang tidak beres dalam proses perpanjangan SIM tersebut. 

Mulai cium gelagat gak beres krn biaya psikologi dg besaran segitu gak ada tercantum dlm list biaya resmi. Pas diminta bayar Rp 60rb utk biaya tes psikologi ini msh gw turutin sih, biar cepat aja+gw pikir setelah itu tgl pembayaran akhir di loket pengambilan SIM setelah jadi," katanya. 

Namun, lanjut dia, kejadian tak terduga kembali terjadi saat dirinya hendak melakukan pembayaran di loket terakhir. Di mana ketika itu petugas meminta biaya mencapai Rp170 ribu.

"Jauh banget selisihnya dr biaya resmi," ungkapnya. 

Karena tidak terima, korban pun melayangkan protes. Sampai pada akhirnya dia diminta menemui salah satu petugas. 

"Di situ dia jelasin rincian Rp 170 rb itu buat apa aja. Katanya gini:Biaya resmi SIM A: Rp 80 rb, Asuransi: Rp 50 rb, Sertifikasi: Rp 40 rb. Gw komplen dong," ujarnya. 

Sambil menyampaikan keluhan, korban pun merekam video dengan ponselnya setelah meminta izin. Namun tiba-tiba ada anggota polisi lainnya yang protes hingga meminta korban menghapusnya.

"Sebenarnya kalo selisih biaya normal vs pungli hanya 50rb gw msh ok aja sih...tp ini 120rb lho. Biaya yg tertera: 140rb. Ditambah pungli2nya bs nyampe: 260rb. 260rb buat sekedar perpanjangan SIM+ngurus sendiri pula terlampau mahal sih menurut gw," jelasnya. 

Akibat hal tersebut, korban pun akhirnya mencabut berkas miliknya dan batal memperpanjang SIM.

Terkait kejadian ini, Suara.com telah mencoba mengonfirmasi ke Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar. Namun, hingga berita ini ditayangkan yang bersangkutan belum memberikan penjelasan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amplop Rp 1 Juta Untuk Para RW Jadi Masalah Besar, Tatang Jauhari Dipanggil Polisi, Bakal Jadi Tersangka?

Amplop Rp 1 Juta Untuk Para RW Jadi Masalah Besar, Tatang Jauhari Dipanggil Polisi, Bakal Jadi Tersangka?

Moots | Jum'at, 02 Desember 2022 | 05:29 WIB

Sehari Jadi, Disini Lokasi Layanan SIM Keliling Purwakarta Sabtu 19 November 2022

Sehari Jadi, Disini Lokasi Layanan SIM Keliling Purwakarta Sabtu 19 November 2022

Purwasuka | Sabtu, 19 November 2022 | 07:48 WIB

Jadwal Pelayanan SIM Keliling di Yogyakarta, Persyaratan dan Biaya Selama November 2022

Jadwal Pelayanan SIM Keliling di Yogyakarta, Persyaratan dan Biaya Selama November 2022

Indotnesia | Kamis, 10 November 2022 | 15:58 WIB

Bikin Merinding, Ini Hasil Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Jatijajar Depok

Bikin Merinding, Ini Hasil Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Jatijajar Depok

Depok | Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Update Kasus KDRT di Depok, Korban Alami Luka Robek di Bibir 10 Centimeter

Update Kasus KDRT di Depok, Korban Alami Luka Robek di Bibir 10 Centimeter

Bogor | Senin, 07 November 2022 | 21:56 WIB

Terungkap, Suami yang Viral Pukul Istri di Depok Residivis Kasus Narkoba

Terungkap, Suami yang Viral Pukul Istri di Depok Residivis Kasus Narkoba

Jakarta | Senin, 07 November 2022 | 19:56 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×