Suara.com - Belakangan video viral yang membahas gaji dokter internship menjadi perhatian masyarakat. Hal ini lantaran gaji yang diberikan dinilai terlalu rendah, dan kurang layak untuk profesi tersebut. Namun sebenarnya berapa gaji yang diisukan tersebut? Apakah sudah terdapat perubahan terbaru?
Isu lain muncul karena rendahnya gaji dokter internship inilah pemerintah kesulitan memperoleh pasokan tenaga kerja di bidang kesehatan ini. Padahal, peran dokter di sektor kesehatan krusial, dan dibutuhkan di banyak daerah di Indonesia.
Berapa Gaji Awal yang Membuatnya Viral?
Gaji, atau dalam konteks ini disebut dengan Biaya Bantuan Hidup atau BBH untuk program dokter internship awalnya hanya bernilai Rp1.100.000 di beberapa wilayah di Indonesia. Nilai ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Tentu penurunan nilai ini di di banyak kawasan Indonesia memicu protes dari tenaga kesehatan, dokter dalam hal ini, yang tengah menjalankan program internship. Seperti diketahui biaya hidup yang diperlukan tentu cukup besar, lebih besar dari biaya bantuan hidup senilai Rp1.100.000 tersebut.
Keluhan dan protes ini kemudian sampai di telinga Kementerian Kesehatan, yang ditindaklanjuti dengan revisi dan penyesuaian pada besaran biaya bantuan hidup yang diterima oleh dokter program internship untuk tahun 2023 mendatang.
Namun berapa besaran BBH yang sudah direvisi ini? Apakah perbedaannya signifikan?
Besaran BBH setelah Revisi Regulasi
Perbaikan pada aturan yang telah dibuat kemudian dilakukan, untuk menjawab keluhan dan tanggapan dari masyarakat ini. Besaran gaji ini kemudian disesuaikan berdasarkan enam kategori daerah praktek dokter internship.
Penjelasan besaran BBH berdasarkan areanya adalah sebagai berikut.