Isu Perindo Dapat Jatah Menteri, Analis: PSI Dan PBB Bisa Ngamuk

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 28 Desember 2022 | 10:30 WIB
Isu Perindo Dapat Jatah Menteri, Analis: PSI Dan PBB Bisa Ngamuk
Kabinet Indonesia Maju untuk ilustrasi reshuffle kabinet

Suara.com - Isu Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi bakal melakukan reshuffle kabinet hangat berhembus. Menteri-menteri Partai NasDem disebut-sebut bakal didepak dan diganti, salah satunya oleh Partai Perindo.

Menanggapi hal itu analis politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, bahwa memang terkait reshuffle kabinet merupakan hak prerogratif presiden.

Namun ia menilai, jika memang Perindo kembali mendapat jatah kekinian kursi menteri gantikan NasDem, maka partai non-parlemen lainnya disebut akan melakukan protes.

"Kalau dikasih ke Perindo ada partai non parlemen dalam tanda petik dapet Wamen (wakil menteri) ditambah satu menteri paling ya PBB (Partai Bulan Bintang) dan PSI yang protes," kata Ujang saat dihubungi, Rabu (28/12/2022).

Bukan tanpa sebab, Ujang menyebut, PBB dan PSI bakal melancarkan protes jika Perindo diberikan jatah satu kursi menteri. Pasalnya, kedua partai non-parlemen tersebut kekinian hanya mendapatkan jatah kursi wakil menteri saja.

"Karena PBB dan PSI dapat Wamen saja tidak dapat menteri. Ya kalau Perindo dapat menteri mestinya PBB dan PSI juga dapet menteri karena itu koalisi Jokowi di non parlemen," tuturnya.

Kendati begitu, ia menegaskan, soal keputusan reshuffle merupakan hak prerogratif presiden. Menurutnya, jika memang Perindo diberikan jatah kursi menteri maka tidak akan disia-siakan.

"Bagaimana pun termasuk Perindo diberikan jatah oleh Jokowi pasti akan diambil akan dinikmati kan itu menjadi sesuatu yang menyenangkan buat Perindo soal sosok namanya Tuan Guru Bajang atau TGB bisa jadi karena TGB itu kalau nggak salah ketua harian di Perindo," tuturnya.

'Goyang' Kursi Mentan

baca juga

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dikabarkan akan me-reshuffle kabinet pemerintahannya dan menteri-menteri dari Partai NasDem yang diduga keras akan digeser dari posisinya.

Banyak yang mengaitkan kabar ini dengan isu politik, di mana hubungan Jokowi dan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dikabarkan dalam kondisi kurang baik.

Dengan demikian nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo turut berpotensi untuk dicopot dari posisinya. Lalu nama eks Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang digadang-gadang menjadi pengganti Syahrul.

Isu ini diembuskan oleh akun Twitter @yosnggarang. Pemilik akun kemudian menyoroti skandal yang pernah menjerat politikus dengan nama Muhammad Zainul Majdi tersebut.

"Saya mendapat kabar bahwa Pak TGB mau diangkat jadi Menteri Pertanian oleh pak @jokowi. Sangat miris jika pak Jokowi mengangkat orang yang punya track record bermasalah untuk mengurus pangan," tulis @yosnggarang, dikutip pada Senin (26/12/2022).

Cuitan inilah yang ditanggapi oleh ekonom senior Rizal Ramli. Lewat platform Twitter-nya, Rizal terang-terangan menertawakan kabar tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Safari Anies Baswedan, Partai Perindo Dilirik: Jokowi Butuh Media Hary Tanoesoedibjo

Buntut Safari Anies Baswedan, Partai Perindo Dilirik: Jokowi Butuh Media Hary Tanoesoedibjo

Sumatera | Rabu, 28 Desember 2022 | 09:46 WIB

Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi Segera Berakhir, Terdakwa Mantan Menpora Roy Suryo Akan Jalani Sidang Putusan

Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi Segera Berakhir, Terdakwa Mantan Menpora Roy Suryo Akan Jalani Sidang Putusan

Serang | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:00 WIB

Dua Mantan Wali Kota Solo Kangen-kangenan di Istana Negara: Ngaku Hanya Mampir, Bahas Reshuffle Kabinet?

Dua Mantan Wali Kota Solo Kangen-kangenan di Istana Negara: Ngaku Hanya Mampir, Bahas Reshuffle Kabinet?

Surakarta | Rabu, 28 Desember 2022 | 09:56 WIB

Sah! Jokowi Resmi Lantik Laksamana TNI Muhammad Ali Sebagai KSAL

Sah! Jokowi Resmi Lantik Laksamana TNI Muhammad Ali Sebagai KSAL

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 09:48 WIB

Ramal Capres Tak Jauh dari Survei, Jokowi Cuma Tertawa Saat Ditanya Soal Ganjar: Tapi Saya Berharap..

Ramal Capres Tak Jauh dari Survei, Jokowi Cuma Tertawa Saat Ditanya Soal Ganjar: Tapi Saya Berharap..

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:21 WIB

Hukum Masuk Gereja Menurut Islam, Boleh atau Tidak?

Hukum Masuk Gereja Menurut Islam, Boleh atau Tidak?

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 09:43 WIB

Kudeta Konstitusi Ala Rizal Ramli Untuk Jokowi 3 Periode, Hendri Satrio : Jahat

Kudeta Konstitusi Ala Rizal Ramli Untuk Jokowi 3 Periode, Hendri Satrio : Jahat

Bestie | Rabu, 28 Desember 2022 | 09:41 WIB

Terkini

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ngaku Bukan Triliuner, Kerry Riza Nyatakan Tak Bisa Bayar Uang Pengganti Rp13,5 Triliun

Ngaku Bukan Triliuner, Kerry Riza Nyatakan Tak Bisa Bayar Uang Pengganti Rp13,5 Triliun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:05 WIB

×