Menerka Sosok Capres Pilihan Megawati, Siapa yang Akan Jadi Next Jokowi?

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 10 Januari 2023 | 11:49 WIB
Menerka Sosok Capres Pilihan Megawati, Siapa yang Akan Jadi Next Jokowi?
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato dalam acara HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)

Suara.com - PDIP masih belum menetapkan pilihannya yang akan maju sebagai capres (calon presiden) dalam Pilpres 2024. Hal ini membuat sejumlah pihak menerka-nerka siapa sosok yang nantinya diumumkan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

Sebelumnya, sudah beredar kabar bahwa dua nama kader PDIP, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo sudah digaungkan menjadi sosok yang kemungkinan akan diusung.

Megawati Soekarnoputri juga disebut akan memberikan kejutan pada momen HUT ke-50 PDIP yang digelar pada Selasa (10/1/2023). Namun, siapa sosok capres yang akan diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih ini masih menjadi teka-teki.

Elektabilitas Ganjar dan Puan

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengaku kesulitan menebak siapa capres yang akan diumumkan PDIP. Sebab, satu-satunya yang bisa menentukan hanya Megawati Soekarnoputri. Namun, ia menyebut baik Puan maupun Ganjar memiliki peluang.

"Yang jelas, capres PDIP antara Puan dan Ganjar. Dua-duanya punya peluang dan keunggulan," ujar Adi.

Adi kemudian membandingkan elektabilitas Puan dan Ganjar. Meski akan didukung elite-elite PDIP serta memiliki trah politik ideologis dan biologis Soekarno, elektabilitasnya belum muncul secara signifikan di survei.

Sementara itu, Ganjar, menurutnya, memiliki elektabilitas yang tinggi dan sering menerima endorse dari Presiden Jokowi. Hal ini bisa menjadi nilai plus, meski Gubernur Jateng itu mungkin tak didukung elite PDIP.

"Ganjar terlihat tak didukung elite PDIP, bukan trah Soekarno, tapi Ganjar elektabilitas menjulang. Dan sering mendapat endorse dari Jokowi," tambah Adi.

baca juga

Adi meyakini bahwa Ganjar yang akan diumumkan Megawati sebagai capres PDIP. Sebab, elektabilitasnya paling tinggi, kemungkinan didukung Jokowi, dan agresifitas kampanye Puan pun mulai terlihat mengendor.

Megawati Bantah Mau Nyapres Lagi

Baru-baru ini juga mencuat isu bahwa Megawati akan turun gunung untuk mencalonkan diri menjadi calon presiden. Namun, hal itu sudah dibantah oleh Megawati sendiri.

Melalui politikus senior PDIP, Panda Nababan, Megawati pernah menyatakan kepadanya bahwa ia tidak ingin lagi mencalonkan diri sebagai capres. Adapun alasannya karena sudah terlalu tua dan merasa malu.

"Aku pribadi sudah nanya Mega beberapa waktu yang lalu, Mbak mau maju lagi, mau jadi calon presiden? (Mega bilang) Panda apa kamu pikir saya enggak tahu malu? Saya sudah nenek-nenek saya sudah kalah tiga kali dengan Gus Dur dengan SBY," ungkap Panda dalam Adu Perspektif yang tayang Senin (9/1/2023).

Ia menambahkan jika pernyataan yang diungkap Megawati itu terjadi pada tahun 2013 lalu. Tepatnya sebelum kongres Ancol dan Panda melihat tidak ada indikasi yang berubah meski sudah satu dekade berlalu.

Nama Sudah Di kantong Megawati

Dalam acara Bimtek Anggota DPRD Kabupaten Kota Fraksi PDI-P seluruh Indonesia, di Hotel Grand Paragon, Jakarta, Senin (9/1/2023), Puan Maharani menyebut akan ada momentum tepat bagi Megawati untuk mengumumkan pilihannya.

"Ketua umum sudah punya nama di kantongnya, tinggal diumumin. Jadi, enggak usah nengok kiri kanan," ujar Puan.

Puan juga menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak khawatir. Sebab, urusan capres sudah ada di garis tangan, sehingga pilihan Megawati akan dihadapinya dengan santai. Ia pun menyatakan dirinya bernaung di partai yang besar dan tidak mungkin kekurangan kader untuk dicalonkan.

"Kita ini partai besar sebesar ini. Jadi enggak mungkin kita enggak punya kader untuk dicalonkan. Santai. Mbak Puan kok enggak deg-degan? Kenapa deg-dengan? Urusan calon presiden itu ada di garis tangan. 270 juta orang ingin jadi presiden semua, yang jadi cuma satu," katanya.

Politikus Gerindra Sebut Capres PDIP Bershio Kerbau

Politikus Partai Gerindra, Arief Poyuono menyebut Puan yang akan diumumkan sebagai capres. Sebab menurutnya, Puan memiliki modal politik yang mentereng. Mulai dari jabatan menteri, pimpinan tertinggi DPR hingga mampu mengurus partai.

"Saya pikir Mbak Puan Maharani yang akan diusung PDIP karena dia punya pengalaman banyak, pernah jadi menteri, anggota DPR. Lalu sekarang ketua DPR RI dan pengurus partai tertinggi," kata Arief, Sabtu (7/1/2023).

Arief juga menyinggung hari kelahiran dan shio Puan. Ini lantaran Ketua DPR itu memiliki shio yang sama dengan Presiden RI pertama, Soekarno. Sehingga, menurutnya, hal tersebut dapat membuat Puan Maharani mengikuti jejak sang kakek.

"Mbak Puan itu Kamis Pon dan shio kerbau. Nah, ada tiga presiden yang shio-nya kerbau, salah satunya kakek Mbak Puan..Jadi menurut saya, antara data dari langit dan data tadi itu, PDIP yang akan lebih condong mengusung Mbak Puan Maharani," imbuhnya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengaja Tak Undang Parpol Lain ke HUT PDIP, Mega Cuma Mau Kangen-kangenan sama Kader

Sengaja Tak Undang Parpol Lain ke HUT PDIP, Mega Cuma Mau Kangen-kangenan sama Kader

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:48 WIB

Megawati ke Para Kader PDIP: Awas! Hati-hati Jangan Dikira Saya Tidak Tahu Ada Korupsi Berjamaah

Megawati ke Para Kader PDIP: Awas! Hati-hati Jangan Dikira Saya Tidak Tahu Ada Korupsi Berjamaah

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:45 WIB

Tegas! Megawati Minta Kader Tak Bonding untuk Out dari PDIP: Rasanya Anyep

Tegas! Megawati Minta Kader Tak Bonding untuk Out dari PDIP: Rasanya Anyep

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:41 WIB

Singgung Kuping Budek, Mega Ancam Jika Kader PDIP Tak Patuh Aturan Partai: Jangan Bikin Tangan Ibu Buat Itu!

Singgung Kuping Budek, Mega Ancam Jika Kader PDIP Tak Patuh Aturan Partai: Jangan Bikin Tangan Ibu Buat Itu!

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:35 WIB

'Konsolidasi untuk Kangen-kangenan' Alasan Megawati Tak Undang Partai Lain di HUT ke-50 PDI Perjuangan

'Konsolidasi untuk Kangen-kangenan' Alasan Megawati Tak Undang Partai Lain di HUT ke-50 PDI Perjuangan

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:24 WIB

Terkini

Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu

Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jangan Berani Hambat! Polisi Bidik Pidana Bagi Penghalang Penggeledahan di  Cafe de'CLAN Signature

Jangan Berani Hambat! Polisi Bidik Pidana Bagi Penghalang Penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:39 WIB

Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar

Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:34 WIB

Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR

Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:25 WIB

Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU

Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:15 WIB

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:13 WIB

Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan

Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:02 WIB

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:58 WIB

Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo

Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:57 WIB

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:54 WIB

×