'Hati dan Pikirannya Terbelah' Kegalauan Gerindra Absen di Pertemuan 8 Partai Penolak Sistem Pemilu Tertutup

Rabu, 11 Januari 2023 | 11:25 WIB
'Hati dan Pikirannya Terbelah' Kegalauan Gerindra Absen di Pertemuan 8 Partai Penolak Sistem Pemilu Tertutup
Prabowo Subianto (Suara.com/Alfian Winanto)

Suara.com - Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti absennya Partai Gerindra dalam pertemuan delapan partai politik yang menolak wacana yang digaungkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal sistem pemilu proporsional tertutup.

Menurutnya, dengan tidak hadirnya Prabowo Subianto dalam pertemuan tersebut menandakan bahwa Gerindra tidak sepenuh hati dalam menolak wacana tersebut.

Satu sisi Gerindra ingin berada di pihak PDI Perjuangan, tapi di sisi lain Prabowo Cs juga ingin berada di pihak yang menolak sistem proporsional tertutup.

"Gerindra ini hati dan pikirannya terbelah, satu sisi memang ingin sama PDIP, tetapi pada saat yang bersamaan kan juga dia satu kakinya berada di grup kelompok 8 partai politik yang nolak itu," kata Adi seperti dikutip Suara.com melalui tayangan kanal YouTube Total Politik pada Rabu (11/1/2023).

Para petinggi dari 8 parpol berkumpul di Hotel Dharmawangsa, Minggu (8/1/2023). (Suara.com/Novian)
Para petinggi dari 8 parpol berkumpul di Hotel Dharmawangsa, Minggu (8/1/2023). (Suara.com/Novian)

Ia menilai jika keputusan Gerindra menolak sistem proporsional tertutup hanya sebagai aksi solidaritas kepada tujuh partai lainnya.

"Judulnya aja nolak, tetapi hatinya juga ingin sama PDIP. Ini sebenarnya solidaritas saja," ujar Adi.

Direktur Eksekutif Parameter Politik ini juga mengungkapkan penilaiannya mengenai penyebab mengapa delapan partai sepakat untuk menolak sistem tersebut. Yaitu karena 8 partai tersebut memiliki kekhawatiran soal perolehan suara yang bakal didapatkan dalam Pemilu mendatang.

"Ini ada kekhawatiran partai-partai non PDIP suara mereka akan tergerus akan habis sementara PDIP kuat dan melambung sendirian," terang Adi.

Adi lagi-lagi menegaskan jika ada maksud terselubung mengapa 8 partai tersebut berkongsi untuk menolak sistem proporsional tertutup.

Baca Juga: Gaji Panwaslu Desa Pemilu 2024 Berapa? Simak Aturan Menteri Keuangan Berikut

"Ini menyangkut nasib mereka aja, makanya kompak nolak. Mana ada sejarahnya cebong dan kampret bersatu, baru ini aja nih," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI