Yudi Disebut Tiba-tiba Ngamuk dan Jatuhkan Motor Tetangga, Sandera Anak karena Takut Dimintai Pertanggungjawaban

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Rabu, 11 Januari 2023 | 22:00 WIB
Yudi Disebut Tiba-tiba Ngamuk dan Jatuhkan Motor Tetangga, Sandera Anak karena Takut Dimintai Pertanggungjawaban
Ilustrasi anak ketakutan disandera ayahnya. (Pixabay/Kellepics)

Suara.com - Warga Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok, dihebohkan dengan peristiwa seorang anak perempuan berusia 3 tahun disandera oleh ayahnya sendiri, Yudi Wibowo (42) menggunakan pisau sangkur.

Salah seorang warga sekitar, Samuri (65) mengatakan kejadian penyaderaan ini bermula ketika Yudi yang menderita sakit jiwa, sedang kumat. Saat itu Yudi mengamuk dengan merubuhkan motor tetangga yang sedang parkir.

“Tetangga yang enggak terima perbuatan itu kemudian menanyakan maksut perbuatan Yudi,” kata Samuri, kepada Suara.com, Rabu (11/1/2023).

Tetangganya juga sempat mencecer maksut Yudi. Yudi yang merasa tertekan kemudian kabur masuk ke dalam rumah.

Saat itu ia sempat menembak tetangganya menggunakan senapan angin yang tidak berisi peluru.

“Sempet nembakin senapan angin tapi gak ada pelurunya,” jelasnya.

Yudi sempat terdesak saat tetangganya masuk ke dalam rumahnya. Saat itu, Yudi kabur ke dalam kamar dan menyandera anaknya sendiri.

“Jadi anaknya, kaya dijadiin tameng saja karena dia terdesak,” katanya.

Saat itu tetangga yang panik menghubungi Polsek Cilodong yang kemudian diteruskan ke Polres Metro Depok.

baca juga

Bahkan, Unit Jatanras dan Resmob Polda Metro Jaya yang kebetulan melintas usai memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor di dekat wilayah tersebut turut membantu.

Yudi Wibowo, ayah yang menyandera bayinya sendiri di kawasan Cilodong, Depok, Jawa Barat. (Suara.com/Faqih)
Yudi Wibowo, ayah yang menyandera bayinya sendiri di kawasan Cilodong, Depok, Jawa Barat. (Suara.com/Faqih)

Selain itu, pihak kepolsian juga sempat menerjunkan tim penembak jitu atau sniper untuk melumpuhkan Yudi.

Yudi awalnya dibujuk oleh adiknya untuk meyerahkan pisau sangkur yang ditempelkan olehnya ke leher anaknya. Namun upaya itu tidak berhasil.

Setelah 6 jam upaya penyelamatan balita itu, berbuah manis. Petugas melihat celah menyergap Yudi saat ia sedang merokok.

Pisau sangkur yang sebelumnya selalu menempel dileher anaknya, ditaruhnya di atas perutnya. Saat Yudi tengah menikmati tembakau kretek, polisi langsung menyergapnya.

Beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam aksi pelepasan sandera ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Dramatis Penyelamatan Anak yang Disandera Ayahnya di Depok

Aksi Dramatis Penyelamatan Anak yang Disandera Ayahnya di Depok

Video | Rabu, 11 Januari 2023 | 18:45 WIB

Yudi Tempel Pisau ke Leher Bayinya, Aksi Penyelamatan Anak Disandera Ayahnya Bikin Ketua RW Nangis

Yudi Tempel Pisau ke Leher Bayinya, Aksi Penyelamatan Anak Disandera Ayahnya Bikin Ketua RW Nangis

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 18:07 WIB

Diduga ODGJ, Ayah Penyandra Anak Balita di Depok Merasa Dirinya Kopral Peleton TNI AD

Diduga ODGJ, Ayah Penyandra Anak Balita di Depok Merasa Dirinya Kopral Peleton TNI AD

Jakarta | Rabu, 11 Januari 2023 | 17:32 WIB

Sandera Anak Kandung yang Masih Balita di Depok, Tetangga Sebut Yudi Sering Ngamuk dan Pakai Seragam TNI

Sandera Anak Kandung yang Masih Balita di Depok, Tetangga Sebut Yudi Sering Ngamuk dan Pakai Seragam TNI

Jakarta | Rabu, 11 Januari 2023 | 17:20 WIB

Tempel Pisau ke Leher Bayinya, Ayah Penyandera Anak Kandung di Depok Ternyata Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa

Tempel Pisau ke Leher Bayinya, Ayah Penyandera Anak Kandung di Depok Ternyata Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 16:24 WIB

5 Fakta Ayah Tega Sandera Anak di Depok: Penyelamatan Dramatis, Sniper Diterjunkan

5 Fakta Ayah Tega Sandera Anak di Depok: Penyelamatan Dramatis, Sniper Diterjunkan

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 16:23 WIB

Terkini

Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta

Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:39 WIB

DPR RI Terima Delegasi California, Bahas Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan

DPR RI Terima Delegasi California, Bahas Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:38 WIB

Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan

Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:34 WIB

Bawa Empat Saksi dan Satu Ahli, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Status Tersangka Roy Suryo

Bawa Empat Saksi dan Satu Ahli, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Status Tersangka Roy Suryo

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

KPK Ogah Buru-buru Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Jangan Berandai-andai

KPK Ogah Buru-buru Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Jangan Berandai-andai

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:27 WIB

Ekonom Bongkar Alasan Warga Pesimis Cari Kerja: PHK Marak, Ekonomi Melambat

Ekonom Bongkar Alasan Warga Pesimis Cari Kerja: PHK Marak, Ekonomi Melambat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:15 WIB

Analis Sebut Prabowo Alami Miopi Politik: Hanya Tahu yang Baik-baik Saja

Analis Sebut Prabowo Alami Miopi Politik: Hanya Tahu yang Baik-baik Saja

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:14 WIB

Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi

Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:11 WIB

Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu

Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:45 WIB

×