Dear Pak Jokowi, Isu Stunting Bukan Cuma soal Infrastruktur Kesehatan Tapi Juga Mahalnya Harga Makanan Bergizi

Farah Nabilla

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:04 WIB
Dear Pak Jokowi, Isu Stunting Bukan Cuma soal Infrastruktur Kesehatan Tapi Juga Mahalnya Harga Makanan Bergizi
Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka rapat koordinasi nasional (Rakornas) Transisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional 2023, Kamis (26/1/2023). (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Isu stunting tengah menjadi salah satu fokus pemerintah Indonesia. Presiden Jokowi menyebut, pemerintah menargetkan agar angka stunting di tahun 2024 turun hingga di bawah 14 persen. Beragam cara dan tips mencegah stunting pun gencar dibagikan, tapi apakah semua masyarakat bisa melakoninya?

Jokowi menyebut bahwa problem soal pemerataan gizi anak ini adalah soal ketersediaan fasilitas kesehatan dan infrastrukturnya.

"Problemnya, puskesmas tidak tersebar merata di seluruh Tanah Air. Ada satu kecamatan (punya) tujuh (puskesmas), satu kecamatan punya dua puskemas. Pemerataan ini yang perlu dilihat," kata Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Tapi masalah bukan hanya sekadar urusan fasilitas kesehatan. Ada faktor dasar yang lebih dekat dengan masyarakat yang jadi penentu pemenuhan kebutuhan gizi yakni makanan.

Asupan nutrisi melalui makanan ibu dan bayi menjadi faktor penentu agar anak terhindar dari stunting. Tak hanya makanan di atas, ibu hamil juga dihimbau minum tablet tambah darah minimal 90 tablet selama masa kehamilan yakni dengan 1 hari sekali.

Kementerian Sekretariat Negara pun turut menambahkan bahwa makanan ibu hamil dan anak harus diperhatikan untuk mencegah stunting.

Dikutip dari unggahan Twitter Kementerian Sekretarian Negara, makanan pencegah stunting banyak berupa protein hewani maupun nabati. Protein merupakan zat esensial yang diperlukan tubuh agar terus tumbuh dan berkembang. Oleh sebab itulah protein dikenal sebagai zat pembangun tubuh karena berperan penting sejak seribu hari pertama kehidupan janin dalam kandungan.

Salah satu asupan makanan mengandung protein hewani yang disarankan Kemensetneg untuk mencegah stunting adalah sebagai berikut:

  • Daging tanpa lemak
  • Telur
  • Ikan
  • Susu
  • Keju
  • Yoghurt

Sayangnya, deretan makanan pengandung protein nabati tersebut dikeluhkan publik karena harganya yang mahal di pasaran.

baca juga

Bukan gak mau konsumsi protein hewani (daging), mau sih mau banget. Masalahnya tidak murah..” keluh seorang pengguna Twitter.

Ga cukup dengan menghimbau,bikin kebijakan agar harga pangan terjangkau oleh mayoritas rakyat,” imbuh warganet lain.

“Sebagian besar sudah tau kayaknya Min. Yang lebih susah dilakukan masyarakat itu menyediakannya. Semoga itu juga dibantu pemerintah.” publik berharap.

Keluhan ini bukan tak berdasar. Di Jakarta misalnya, sebagai provinsi dengan pendapatan perkapita tertinggi tahun 2022, daftar makanan pencegah stunting bisa dibilang cukup dikeluhkan.

Menilik dari laman infopangan.jakarta.go.id, deretan harga makanan pencegah stunting untuk daging tanpa lemak saja bisa di kisaran Rp 150 ribu per kilonya (per Januari 2023) dengan rincian sebagai berikut.

  • Daging Sapi Has: Rp145.930/kg
  • Daging Sapi Murni (Semur): Rp141.630/kg
  • Daging Kambing: Rp143.653/kg
  • Daging Babi Lemak: Rp117.000/kg

Sementara itu untuk golongan ikan yang dianjurkan pemerintah dan banyak ditemui di pasar dijual dengan rincian sebagai berikut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menakar Pernyataan Menkes soal Arti Stunting, Apakah Sama dengan Bodoh?

Menakar Pernyataan Menkes soal Arti Stunting, Apakah Sama dengan Bodoh?

Health | Rabu, 25 Januari 2023 | 17:20 WIB

Cara Cegah Stunting, 1000 HPK Adalah Kunci

Cara Cegah Stunting, 1000 HPK Adalah Kunci

Purwokerto | Sabtu, 14 Januari 2023 | 16:40 WIB

5 Cara Cegah Stunting di Keluarga: Dimulai dari Meja Makan!

5 Cara Cegah Stunting di Keluarga: Dimulai dari Meja Makan!

Health | Jum'at, 13 Januari 2023 | 11:50 WIB

Inisiasi Posko Rumah Gizi dan Stunting, Relawan GMC Banten Fokus Pada Kesehatan Balita

Inisiasi Posko Rumah Gizi dan Stunting, Relawan GMC Banten Fokus Pada Kesehatan Balita

Serang | Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:19 WIB

Studi Membuktikan 96 Persen Penduduk Indonesia Tahu Soal Stunting, Tapi Nggak Paham Dampaknya untuk Anak

Studi Membuktikan 96 Persen Penduduk Indonesia Tahu Soal Stunting, Tapi Nggak Paham Dampaknya untuk Anak

Health | Rabu, 14 Desember 2022 | 14:51 WIB

Pengetahuan Minim Jadi Biang Kerok Angka Stunting Masih Tinggi, Terus Harus Bagaimana?

Pengetahuan Minim Jadi Biang Kerok Angka Stunting Masih Tinggi, Terus Harus Bagaimana?

Health | Selasa, 13 Desember 2022 | 17:22 WIB

Buntut Hina Netizen Stunting, Gita Savitri Dikecam: Nggak Ada Empati!

Buntut Hina Netizen Stunting, Gita Savitri Dikecam: Nggak Ada Empati!

Sumut | Minggu, 27 November 2022 | 11:50 WIB

Gitasav Hina Orang yang Menasehatinya Kena Stunting, Auto Dihujat Warganet

Gitasav Hina Orang yang Menasehatinya Kena Stunting, Auto Dihujat Warganet

Sukabumi | Minggu, 27 November 2022 | 12:00 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×