Kualitas riset minim, kontroversi segudang
Anggota Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam Ali menilai bahwa BRIN kini menunjukkan kinerja yang minim dalam bidang riset namun selalu saja mendulang kontroversi.
"Kami menilai hingga hampir dua tahun waktu berjalan belum ada kemajuan signifikan terkait konsolidasi kelembagaan maupun kebijakan dari BRIN. Yang ada malah kontroversi dan ketidakprofesionalan dari para pejabat BRIN,” ujar Syaikhul dalam keterangan persnya, Rabu (1/2/2023).
Dinilai salah prediksi badai
Sebelum ribut-ribut soal anggaran dengan DPR, ulah seorang peneliti klimatologi BRIN juga sempat memupuk kepanikan di tengah publik. Sebab peneliti tersebut sempat mencuit melalui akun Twitter bahwa daerah Jabodetabek akan didera banjir.
Kesalahan sang peneliti sontak mengundang kritik dari anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto yang juga menyoroti problem ini.
"Apa kewenangannya? Saya tahu BRIN melakukan study early warning system dengan bantuan Jerman, data-data itu kuat. Tapi yang berhak menyampaikan ke publik itu BMKG," ujar Mulyanto.
"Sekarang kita dikejutkan lagi, seorang periset memberikan segepok data APBN yang bersifat rahasia, detail pada wartawan. Itu apakah terkendali atau tidak dokumen seperti itu," sambungnya.
Kontributor : Armand Ilham