Kronologi Bu Ami Ngeluh Proyek Bangunan Tetangga: Dapat Ancaman Pembunuhan

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 09 Februari 2023 | 19:00 WIB
Kronologi Bu Ami Ngeluh Proyek Bangunan Tetangga: Dapat Ancaman Pembunuhan
Kondisi rumah warga di Tebet, Jaksel retak-retak gegara tetangga bangun pondasi lebih tinggi. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Seorang warga Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan bernama Ami mengeluhkan proyek bangunan tetangga. Keluhan itu disampaikan sosok yang akrab disapa Bu Ami ini ke RT dan RW, Camat hingga Balai Kota.

Namun sayangnya, keluhan yang disampaikan itu tidak mendapatkan jawaban. Bahkan, Bu Ami justru menjadi korban ancaman pembunuhan oleh orang tidak dikenal. Kasusnya itu pun sampai menjadi sorotan luas, termasuk dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Berikut kronologi bu Ami mengeluhkan proyek bangunan tetangga sampai mendapatkan ancaman pembunuhan.

Bu Ami adalah warga di Jalan X Nomor 9, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Rumahnya rusak di bagian tembok karena ada proyek pembangunan oleh tetangga di belakang kediaman rumahnya seluas 1.000 meter.

Kejadian bermula saat 2017, di mana saat itu ada rencana warga setempat menata lahan milik seseorang bernama Abdurrahman. Seiring berjalannya proyek tersebut, Bu Ami kaget karena tidak melihat ada pondasi saat pembangunan tersebut.

Tanah, kayu, dan batu ditumpuk di lahan dan kemudian ditambah material bangunan lagi. Aktivitas tersebut mengganggu bu Ami.

Sejak saat itu, rumah bu Ami malah mengalami kerusakan. Tembok rumahnya retak dan lembab karena adanya air yang merembes ke dalam. Bahkan Ami menghabiskan uang Rp14,8 juta untuk memperbaiki rumahnya.

Bu Ami yang khawatir bahwa rumahnya akan roboh akhirnya melaporkan kerusakan rumahnya karena proyek pembangunan tetangga ke RT, RW, Camat, dan Balai Kota. Sayang, upaya bu Ami tidak mendapatkan respons serius.

Akhirnya, Bu Ami memilih tidur di bawah karena takut terjadi apa-apa. Dalam laporannya sendiri, bu Ami hanya meminta untuk memasang pondasi.

baca juga

Alih-alih mendapat jawaban, Bu Ami justru mendapatkan teror pembunuhan karena keluhan tersebut. Bu Ami mengaku diancam dengan telepon bahwa ia akan dibunuh. Ancaman itu membuat teman menyarankan agar bu Ami merekamnya.

Dalam kesaksiannya, ia menceritakan bahwa ada dua nomor yang tak dikenal menelponnya. Sang penelpon menyampaikan pesan agar dirinya tidak memperpanjang masalah itu dan berhenti mengeluh.

Bu Ami membeberkan sang penelpon berkata, "Elu masih ngomong ya, gua bunuh ya".

Kemudian Bu Ami menjawab dengan berani, meski mengaku gemetar saat menerima panggilan itu.

“Bunuh aja, mati di tangan Allah kok, bunuh aja.” tantang bu Ami.

Ami menduga tindakan pengancaman ini berasal dari proyek pembangunan di belakang rumahnya. Dugaannya, sang pemilik proyek meminta agar bu Ami tak banyak berbicara kepada orang lain terkait keluhan tersebut.

Setelah menerima ancaman tersebut, Ami tidak membuat laporan terkait pengancaman yang dialaminya. Alasannya karena ia masih kekurangan bukti jika ingin melapor ke pihak kepolisian.

Berkaitan dengan hal itu, Wakil Ketua fraksi PSI DPRD DKI Jakarta August Hamonangan sampai ikut merespons. Ia membela Bu Ami dan keluarga atas permasalahan tersebut.

August menyampaikan warga seperti bu Ami kerap dikesampingkan haknya untuk mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat.

Kasus tersebut juga baginya merupakan pelanggaraniIzin mendirikan bangunan, sehingga korban harus dilindungi. Pihaknya mengaku bersedia membantu bu Ami dengan melakukan advokasi hingga haknya terpenuhi.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmikan Terminal Bus di Medan, Jokowi: Kalau Banyak Premannya Siapa yang Mau Naik

Resmikan Terminal Bus di Medan, Jokowi: Kalau Banyak Premannya Siapa yang Mau Naik

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2023 | 17:59 WIB

Banding Viani Soal Gugatan Rp1 Triliun Ditolak, PSI Minta PAW DPRD DKI Segera Diproses

Banding Viani Soal Gugatan Rp1 Triliun Ditolak, PSI Minta PAW DPRD DKI Segera Diproses

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 16:49 WIB

Sidang Vonis Eks Geng Sambo Agus Nurpatria dan Hendra Kurniawan Digelar 23 Februari

Sidang Vonis Eks Geng Sambo Agus Nurpatria dan Hendra Kurniawan Digelar 23 Februari

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 16:34 WIB

Hujan Angin Terjang Karawang Kamis Siang, Bangunan Musala Hingga Baliho Ambruk

Hujan Angin Terjang Karawang Kamis Siang, Bangunan Musala Hingga Baliho Ambruk

Purwasuka | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:47 WIB

14 Pohon di Jakarta Tumbang Hari ini, Empat Orang Luka hingga Bangunan Rusak

14 Pohon di Jakarta Tumbang Hari ini, Empat Orang Luka hingga Bangunan Rusak

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:21 WIB

Sidang Vonis Arif Rahman soal Kasus Obstruction of Justice Digelar 23 Februari

Sidang Vonis Arif Rahman soal Kasus Obstruction of Justice Digelar 23 Februari

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 14:08 WIB

Terkini

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:55 WIB

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:50 WIB

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:49 WIB

Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Menkeu Kena Perintah Bayar Ganti Rugi

Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Menkeu Kena Perintah Bayar Ganti Rugi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:45 WIB

×