Pamerkan Rumah Menteri di IKN, Jokowi: Saya Hanya Ingin Sampaikan Optimisme

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 23 Februari 2023 | 15:34 WIB
Pamerkan Rumah Menteri di IKN, Jokowi: Saya Hanya Ingin Sampaikan Optimisme
Presiden Joko Widodo. [Foto: Istimewa]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau pembangunan rumah menteri di IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023). Presiden turut menyampaikan optimisme terkait kelancaran pembangunan IKN yang telah dimulai.

Selain rumah menteri, Jokowi mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur hingga perkantoran juga sudah dimulai di ibu kota Indonesia masa depan itu. Nantinya, Jokowi berencana agar upacara bendera peringatan kemerdekaan RI bisa dilakukan di IKN pada 17 Agustus 2024 mendatang.

"Saya hanya ingin sampaikan sebuah optimisme bahwa IKN ini sudah dimulai pembangunannya, baik infrastruktur, kantor dan ini rumah menterinya," ujar Presiden Jokowi di sela peninjauan pembangunan IKN, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023).

Jokowi menjelaskan bahwa pengerjaan fisik IKN sudah dimulai dengan progres yang terus berjalan. Dengan begitu, lanjutnya, maka tidak perlu ada pihak yang meragukan pembangunan IKN.

"Jadi kalau masih ada yang ragu-ragu, lapangannya sudah bergerak seperti ini," terang Jokowi.

Presiden Jokowi melanjutkan, pembangunan IKN dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Pembangunan IKN kemungkinan akan dilakukan dalam kurun 10-15 tahun, bukan hanya dua atau sampai lima tahun.

Hal tersebut, kata Jokowi, jamak dilakukan di negara-negara yang juga telah melakukan pemindahan ibu kota.

“Ini memang bukan proyek 2 sampai 5 tahun. Ini bisa 10-15 tahun sama dengan kota-kota di negara lain yang pindah itu juga memulainya dan selesainya sama dengan kurun waktu yang saya sampaikan," tambah Jokowi.

Kepala Negara menargetkan upacara bendera peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat dilakukan di IKN pada 17 Agustus 2024.

baca juga

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi meninjau pembangunan rumah-rumah menteri di IKN. Total terdapat 36 rumah menteri di kawasan tersebut yang ditargetkan dapat selesai dibangun pada Juni 2024.

"Karena memang kita ada target 17 Agustus 2024 ada upacara bendera di Ibu Kota Nusantara," ucap Presiden Jokowi.

Pemerintah Indonesia sedang membangun IKN yang akan menjadi ibu kota baru Indonesia menggantikan Jakarta.

Menurut Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, IKN akan mengusung kota yang berkonsep modern, kota pintar, dan kota ramah lingkungan.

Pembangunan ibu kota baru ini diperkirakan rampung secara keseluruhan pada 2045 dengan kebutuhan biaya diperkirakan mencapai Rp466 triliun. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santer Dikabarkan Jadi Menpora, FX Rudy Beri Tanggapan Mengejutkan

Santer Dikabarkan Jadi Menpora, FX Rudy Beri Tanggapan Mengejutkan

Surakarta | Kamis, 23 Februari 2023 | 15:22 WIB

Jokowi Tinjau Persemaian Mentawir IKN untuk Mendukung Penghijauan di Kalimantan

Jokowi Tinjau Persemaian Mentawir IKN untuk Mendukung Penghijauan di Kalimantan

Foto | Kamis, 23 Februari 2023 | 15:13 WIB

Sesumbar PDIP Sudah Buktikan Jadi Partai Sukses: Usung Jokowi, Menang Dua Kali

Sesumbar PDIP Sudah Buktikan Jadi Partai Sukses: Usung Jokowi, Menang Dua Kali

News | Kamis, 23 Februari 2023 | 15:05 WIB

IKN Diharapkan Jadi Kawasan Ramah Anak

IKN Diharapkan Jadi Kawasan Ramah Anak

Tantrum | Kamis, 23 Februari 2023 | 14:53 WIB

PDIP Tegaskan Tak Sudi Bergabung Dengan Koalisi Perubahan: Kami Jelas Beda!

PDIP Tegaskan Tak Sudi Bergabung Dengan Koalisi Perubahan: Kami Jelas Beda!

Kotak Suara | Kamis, 23 Februari 2023 | 14:36 WIB

Tega! Kiky Saputri 'Permalukan' Muhammad Khairi di Depan Banyak Orang

Tega! Kiky Saputri 'Permalukan' Muhammad Khairi di Depan Banyak Orang

Soreang | Kamis, 23 Februari 2023 | 14:30 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×