'Gelombang Tsunami' Kritikan Pedas Aturan Siswa NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 02 Maret 2023 | 10:08 WIB
'Gelombang Tsunami' Kritikan Pedas Aturan Siswa NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (ANTARA/Kornelis Kaha)

Suara.com - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengesahkan peraturan jam masuk sekolah bagi siswa SMA/SMK menjadi jam 5 pagi menuai kontroversi dari berbagai pihak. Pasalnya, kebijakan ini dianggap terlalu muluk-muluk dan tidak realistis. Hal ini pun disampaikan oleh pihak Ombudsman karena banyaknya keluhan dari masyarakat atas wacana ini.

"Konsep ini (aturan masuk sekolah jam 5 pagi) masih perlu dikaji dan disosialisasikan" ungkap Kepala Perwakilan Ombudsman Nusa Tenggara Timur (NTT), Darius Beda Daton.

Bagi Darius, pemerintah seharusnya dapat mempertimbangkan urgensi dari aturan ini dan apakah dapat diimplementasikan secara optimal oleh sekolah-sekolah.

"Masih dipertanyakan apa urgensi dari jam sekolah masuk pukul 5 pagi ini" lanjut Darius.

Viktor selaku Gubernur NTT sendiri mengungkap aturan ini diberlakukan demi membangun etos kerja yang baik bagi para siswa dan dianggap akan berguna di masa depan nanti, terutama di dunia kerja.

Namun, lagi-lagi hal ini disoroti oleh Kemendikbudristek karena dianggap tidak optimal untuk pengkajian wacana ini. Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbudristek, Anang Ristanto pun mengungkap bahwa wacana ini harus dipertimbangkan ulang agar tidak ada pihak yang dirugikan terutama para orang tua yang harus mengatur jam tidur anak agar tidak terlambat ke sekolah jika harus masuk jam 5 pagi.

"Penting juga dalam proses (pengesahan)nya untuk menjaring dan mempertimbangkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat termasuk orang tua," ujar Anang.

Selaras dengan Anang, Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda ikut mengkritik aturan ini karena berpotensi merugikan siswa dan orang tua terutama dalam masalah pembagian waktu.

"Instruksi Gubernur Viktor Laiskodat yang meminta waktu pembelajaran bagi siswa SMA/SMK dimulai pada pukul 05.00 pagi tentu akan banyak merugikan siswa dan orang tua siswa. Meskipun sebagai kepala daerah memang bertanggungjawab kepada penyelenggaraan pendidikan di SMA/SMK, termasuk setiap peraturannya, baiknya kebijakan yang dikeluarkan harus berdasarkan kajian matang" ujar Syaiful.

Di sisi lain, dukungan pun diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi. Lusi mengungkap wacana ini diperlukan agar siswa siswi dapat belajar disiplin dan lebih teratur lagi kedepannya.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kak Seto Sebut Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Bisa Rusak Hubungan Keluarga, Separah Itu?

Kak Seto Sebut Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Bisa Rusak Hubungan Keluarga, Separah Itu?

Lifestyle | Kamis, 02 Maret 2023 | 09:00 WIB

Kak Seto Soal Siswa SMA NTT Masuk Sekolah Jam 5 Subuh: Bisa Langgar Hak Anak!

Kak Seto Soal Siswa SMA NTT Masuk Sekolah Jam 5 Subuh: Bisa Langgar Hak Anak!

Lifestyle | Rabu, 01 Maret 2023 | 17:46 WIB

Aturan Mudarat Gubernur Laiskodat, Sekolah di Pagi Buta

Aturan Mudarat Gubernur Laiskodat, Sekolah di Pagi Buta

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 17:05 WIB

'Jeritan' Orang Tua Siswa Buntut Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di Kupang NTT

'Jeritan' Orang Tua Siswa Buntut Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di Kupang NTT

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 15:11 WIB

Gubernur NTT Minta Warganya Jalan Kaki Demi Tekan Inflasi, Direktur BPS: Saya Enggak Paham

Gubernur NTT Minta Warganya Jalan Kaki Demi Tekan Inflasi, Direktur BPS: Saya Enggak Paham

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 06:16 WIB

SMA di Kupang Mulai Kegiatan Sekolah Pukul 05.30, Siswa Sulit Akses Transportasi Umum

SMA di Kupang Mulai Kegiatan Sekolah Pukul 05.30, Siswa Sulit Akses Transportasi Umum

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB