Fakta Ibu Lumpuh Setelah Operasi Caesar, Kini Lapor Minta Bantuan Menkes

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 04 Maret 2023 | 18:22 WIB
Fakta Ibu Lumpuh Setelah Operasi Caesar, Kini Lapor Minta Bantuan Menkes
Ilustrasi operasi. (Unsplash.com/ Amit Gaur)

Ramai menjadi perbincangan seorang pasien perempuan bernama Yuliantika yang melaporkan dugaan malapraktik sebuah rumah sakit di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Yuliantika mengalami kelumpuhan pasca operasi caesar yang di lakukan di RS tersebut pada 18 Februari 2020. Setelah 3 tahun berselang, kini Yuliantika justru mengalami penyakit komplikasi.

Lantas, seperti apakah fakta ibu lumpuh setelah operasi caesar tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Cerita Korban

Sri Suparyanti, kuasa hukum Yuliantika dari Lokataru menjelaskan dugaan malapraktik yang telah dialami oleh kliennya. Ia menceritakan bahwa kejadian ini terjadi pada tanggal 18 Februari 2020.

Pada saat itu, klien dan rumah sakit yang bersangkutan sudah melakukan audiensi dan disepakati bahwa RS akan bertanggung jawab.

Namun, Sri menyebut sampai saat ini rumah sakit yang bersangkutan tidak memenuhi janjinya, sementara kondisi kesehatan dari Yuliantika semakin parah karena mengalami kelumpuhan pada separuh tubuhnya.

Sri melanjutkan bahwa dalam kasus ini Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) juga telah memutuskan bahwa dokter yang pada saat itu menangani Yuliantika telah melakukan pelanggaran terkait dengan tindakan pemberian penyuntikan anestesi yang tidak sesuai dengan prosedur.

Sri menyebut pada tahun yang sama MKDKI telah menjatuhkan sanksi berupa peringatan tertulis kepada dokter yang menangani persalinan kliennya tersebut.

Dari pengakuan Yuliantika, pihak RS sempat memberikan bantuan berupa popok selama kurang dari setahun. Setelah itu RS tidak memberikan bantuan apapun.

Terserang Penyakit Komplikasi Setelah Operasi di Rumah Sakit

Sri menyebutkan bahwa setelah tiga tahun kliennya hanya bisa terbaring di kasur, kondisi Yuliantika semakin parah hingga tidak bisa melakukan aktivitas.

Tommy yang juga merupakan kuasa hukum dari Yuliantika juga baru-baru ini menyambangi kediaman dari kliennya.

Ia menyebut bahwa saat ini Yuliantika terserang penyakit komplikasi ginjal dan lain sebagainya.

Klaim Rumah Sakit yang Bersangkutan

Kuasa hukum rumah sakit, Joni justru membantah pernyataan Yuliantika. Joni menyebut Yuliantika tidak disuntik anestesi melebihi batas normal.

Joni menyebut bahwa sudah ada putusan Majelis Pemeriksaan Disiplin (MPD) dan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) yang menyebutkan tidak ada suntikan anestesi spinal sebanyak 12 kali.

Oleh karenanya, Joni menegaskan bahwa tidak ada malapraktik sebagaimana yang telah dituduhkan oleh pihak Yuliantika.

Tanggapan Menteri Kesehatan

Adanya kasus yang saat ini tengah ramai menjadi perbincangan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan menindaklanjuti laporan dari korban melalui kuasa hukumnya.

Budi menegaskan akan meminta audiensi dengan Kemenkes agar mendapatkan pertanggungjawaban dari pihak rumah sakit.

"Nanti akan kita terima, nanti kita akan ajak juga teman-teman dari Majelis Kode Etik Kedokteran untuk melihat ininya seperti apa," Kata Budi, Jumat (3/3/2023)

Ia saat ini mengaku belum bisa memastikan apakah pihak RS memang benar-benar melakukan malapraktik atau tidak. Kesimpulan tersebut baru bisa diketahui setelah dilakukan penyelidikan.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas Status Pandemi Covid-19 Jadi Endemi, Menkes Budi Gunadi Mau Temui Kepala WHO

Bahas Status Pandemi Covid-19 Jadi Endemi, Menkes Budi Gunadi Mau Temui Kepala WHO

News | Rabu, 22 Februari 2023 | 17:10 WIB

Buat Orang Kaya: Vaksin Covid-19 Bakal Berbayar Ke Depan, Biaya Rp 100 Ribu

Buat Orang Kaya: Vaksin Covid-19 Bakal Berbayar Ke Depan, Biaya Rp 100 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 19:17 WIB

Deretan Peraturan Baru Usai Kelas BPJS Kesehatan Dihapus: Jadi Kelas Standar

Deretan Peraturan Baru Usai Kelas BPJS Kesehatan Dihapus: Jadi Kelas Standar

News | Jum'at, 10 Februari 2023 | 14:21 WIB

Sistem Kelas BPJS 1,2,3 Bakal Dihapus Menkes, Ini Penggantinya

Sistem Kelas BPJS 1,2,3 Bakal Dihapus Menkes, Ini Penggantinya

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2023 | 17:56 WIB

Menkes Minta Dokter Segera Beri Rujukan Pasien Anak dengan Gejala Gagal Ginjal Akut

Menkes Minta Dokter Segera Beri Rujukan Pasien Anak dengan Gejala Gagal Ginjal Akut

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 22:10 WIB

Dua Anak Diduga Idap Gagal Ginjal Akut, Menkes: Satu Kasus Terkonfirmasi, Satu Tidak

Dua Anak Diduga Idap Gagal Ginjal Akut, Menkes: Satu Kasus Terkonfirmasi, Satu Tidak

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 20:54 WIB

Terkini

Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out

Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:36 WIB

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:37 WIB

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:33 WIB

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:31 WIB

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:19 WIB

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:08 WIB

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:02 WIB

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB