Teka-teki Motif Utang Dan Dendam Kesumat Di Balik Kasus Mutilasi Di Sleman Yogyakarta

Bangun Santoso

Rabu, 22 Maret 2023 | 08:27 WIB
Teka-teki Motif Utang Dan Dendam Kesumat Di Balik Kasus Mutilasi Di Sleman Yogyakarta
tampang pelaku mutilasi di Sleman. [memomedsos/Instagram]

Suara.com - Kasus mutilasi kembali menggegerkan publik, kali ini terjadi di Sleman, Yogyakarta. Korbannya adalah seorang perempuan yang belakangan diketahui bernama Ayu Idrawari (34), jasadnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah wisma di Jalan Kaliurang, KM 18, Pakem, Kabupaten Sleman, DIY.

Peristiwa penemuad Ayu yang termutilasi pada Sabtu (18/3/2023) malam pekan lalu. Tak lama usai penemuan mayat itu, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku.

Namun demikian, polisi belum mengungkap identitas terduga pelaku itu. Yang jelas, terduga pelaku adalah seorang laki-laki yang diduga adalah teman menginap korban di wisma Jalan Kaliurang itu.

Pada Selasa siang (21/3/2023), polisi akhirnya berhasil membekuk terduga pelaku mutilasi di Sleman tersebut. Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengatakan bahwa pelaku yang ditangkap di Temanggung, Jawa Tengah masih berusia 23 atau 24 tahun.

"Pelaku baru ditangkap ya. Masih dalam rangka penyelidikan untuk mencari tahu segala informasi. Tapi yang jelas pelaku sudah ditangkap, setelah jelas nanti akan kami informasikan," kata Nuredy.

Muncul dugaan bahwa pelaku membunuh korban karena permasalah utang. Namun hal ini belum dikonfirmasi oleh polisi. Aparat masih fokus melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku sekaligus juga sejumlah barang bukti yang ditemukan.

Sebelumnya, ayah dari Ayu Indrawari, Heri Prasetyo, sempat memberikan kesaksian terkait kasus mutilasi di Sleman tersebut. Dia mengatakan bahwa sang anak berprofesi sebagai karyawan di Angkasa Pura. Korban telah bekerja di bagian arsip selama 4 tahun.

"Dia kerja di Angkasa Pura bagian arsip sudah empat atau lima tahun. Kantor di jalan Solo, kadang di Bandara YIA," kata Heri.

Menurut Heri, terakhir ia bertemu anaknya saat pamit hendak bekerja pada Sabtu pekan lalu. Kata dia, hingga kini telepon genggam dan motor korban belum ditemukan.

baca juga

Dugaan Motif Dendam Kesumat

Heri juga mengatakan, dirinya mencurigai adanya motif dendam kesumat di balik kasus mutilasi di Sleman ini. Ia mengaku memiliki dugaan kuat soal sosok pelaku tersebut, namun dirinya menyerahkan kasus sepenuhnya kepada pihak berwenang.

"Makanya kasus ini kalau menurut saya bukan soal utang piutang, tapi motifnya dendam kesumat. Nah tinggal siapa yang dendam kepada anak saya yang mana?" ungkap Heri.

Namun demikian, pihak keluarga korban hanya bisa berharap agar ada titik terang dari kasus mutilasi di Sleman. Heri berharap pelaku diberikan hukuman setimpal.

Pelaku Tinggalkan Surat

Fakta lain dari kasus mutilasi di Sleman adalah penemuan surat di TKP yang diduga dibuat oleh pelaku.

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan pihaknya menemukan sebuah barang bukti penting yakni secarik surat dari pelaku di kamar indekosnya.

Menurut dia, surat yang ditulis pelaku berisi penyesalan atas perbuatannya terhadap sang korban Ayu Indrawari. Dalam surat itu, pelaku mengaku dalam tekanan masalah utang.

"Surat yang dibuat oleh pelaku mengatakan bahwasanya di surat itu intinya penyesalan, kemudian tekanan berupa utang,” ungkap Nuredy.

Ia juga mengungkapkan, pelaku sempat mengucapkan selamat tinggal sebelum melakukan pembunuhan.

"Pelaku mengucapkan selamat tinggal kepada kenalannya (korban)," kata Nuredy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Kasus Mutilasi Wanita di Sleman: Pelaku Terjerat Utang, Korban Mau Menikah

5 Fakta Kasus Mutilasi Wanita di Sleman: Pelaku Terjerat Utang, Korban Mau Menikah

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 07:40 WIB

Pengakuan Pelaku Mutilasi Perempuan di Sleman, Aksi Sadisnya Sudah Direncanakan Dua Hari Sebelum Eksekusi

Pengakuan Pelaku Mutilasi Perempuan di Sleman, Aksi Sadisnya Sudah Direncanakan Dua Hari Sebelum Eksekusi

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 23:21 WIB

Begini Tampang Pelaku Mutilasi Perempuan di Sleman, Wajahnya Kusut Rambutnya Semrawut

Begini Tampang Pelaku Mutilasi Perempuan di Sleman, Wajahnya Kusut Rambutnya Semrawut

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 23:10 WIB

Fakta Sosok Ayu Korban Mutilasi di Wisma Kaliurang: Ibu Tunggal 2 Anak, Dikenal Baik

Fakta Sosok Ayu Korban Mutilasi di Wisma Kaliurang: Ibu Tunggal 2 Anak, Dikenal Baik

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 20:36 WIB

Kronologis Runtut Penemuan Mayat Perempuan yang Dimutilasi di Sleman

Kronologis Runtut Penemuan Mayat Perempuan yang Dimutilasi di Sleman

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 20:30 WIB

Soroti Kasus Mutilasi di Sleman, Psikolog Forensik UGM Ungkap Soal Teori Arah Pusat Dendam Sigmund Freud

Soroti Kasus Mutilasi di Sleman, Psikolog Forensik UGM Ungkap Soal Teori Arah Pusat Dendam Sigmund Freud

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 19:48 WIB

Pelaku Mutilasi Perempuan di Sleman Lakukan Aksi Kejinya Sendirian

Pelaku Mutilasi Perempuan di Sleman Lakukan Aksi Kejinya Sendirian

Jogja | Selasa, 21 Maret 2023 | 19:36 WIB

Terkini

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:48 WIB

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 12:47 WIB

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

3 Sepeda Listrik Lipat United Paling Murah untuk Komuter, Hemat dan Anti Macet

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

5 Alasan Penumpang Rela Membayar Lebih untuk Gerbong Mewah

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 12:46 WIB

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Sunscreen Menggumpal seperti Daki Saat Ditimpa Bedak? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:42 WIB

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 12:41 WIB

254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla

254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 12:37 WIB

2 Pegawai SPPG di Tulungagung Pakai Sabu, Satu Direhabilitasi-Satu Diproses Hukum

2 Pegawai SPPG di Tulungagung Pakai Sabu, Satu Direhabilitasi-Satu Diproses Hukum

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 12:36 WIB

Tips Kelola Budget Nonton Pestapora 2026 Pakai Cicilan 0% BRI

Tips Kelola Budget Nonton Pestapora 2026 Pakai Cicilan 0% BRI

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:35 WIB

Razia Lapas Kelas IIB Tulungagung: Narkoba Nihil, Tapi Puluhan Benda Berbahaya Disita

Razia Lapas Kelas IIB Tulungagung: Narkoba Nihil, Tapi Puluhan Benda Berbahaya Disita

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 12:33 WIB

×