Babak Baru Drama Lukas Enembe di Sel KPK: Ngaku Diberi Ubi Busuk, Ogah Minum Obat

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 23 Maret 2023 | 10:23 WIB
Babak Baru Drama Lukas Enembe di Sel KPK: Ngaku Diberi Ubi Busuk, Ogah Minum Obat
Gubernur Papua non-aktif, Lukas Enembe. [lukasenembe.com]

Suara.com - Tingkah Lukas Enembe, gubernur non aktif Papua yang kini ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan. Diketahui Enembe ditahan atas kasus dugaan suap dan gratifikasi

Proses penahanan Enembe juga melewati tahapan sulit karena  KPK harus melakukan penjemputan paksa dari Papua. Ketika berada dalam sel KPK, dia juga banyak tingkah. Simak babak baru drama Lukas Enembe di sel KPK berikut ini.

Klaim Diberi Makan Ubi Busuk

Kuasa hukum Enembe, Otto Cornelis Kaligis atau kerap disapa OC Kaligis menyebut kliennya sering diberi menu makan ubi busuk oleh KPK. Namun KPK langsung membantah memberikan menu makanan tidak layak bagi Enembe atau tahanan lain. 

KPK membenarkan telah menyediakan menu makanan bagi tahanan, termasuk Enembe dengan nasi. Namun Enembe meminta nasi itu diganti dengan ubi.

Makanan untuk tahanan KPK disediakan oleh pihak ketiga yakni perusahaan catering lewat skema tender. Walau begitu, KPK memastikan makanan yang disediakan untuk tahanan adalah berkualitas. Sementara itu perubahan menu makan Enembe itu mengacu pada standar biaya dan kualitas makanan yang berlaku.

Walau kualitas makanan untuk penghuni rutan dijamin, menu makan para tahanan itu tidak mewah. Para tahanan KPK tidak mendapatkan perlakuan berbeda dengan tahanan di rutan maupun lembaga pemasyarakatan lainnya.

Ali Fikri selaku Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK mengungkap makanan yang disediakan untuk Enembe dalam konferensi pers pada Selasa (21/3/2023). Dia juga membagikan foto menu makanan Enembe yang terdiri dari ikan bawal goreng sebagai lauk dan diletakkan dalam wadah tertutup. 

Selain itu ada juga ubi yang sudah direbus dan dipotong-potong dalam wadah bening untuk makanan Enembe. Dalam menu makanan Enembe juga ada sayur yang disimpan dalam wadah berbentuk gelas.

baca juga

Mogok Minum Obat

Bukan hanya pengakuan diberi makan ubi busuk, Enembe juga menolak minum obat yang diberikan oleh dokter dari KPK seperti diungkap oleh kuasa hukumnya, Petrus Bala Pattyona. Ketika menjenguk Enembe pada Selasa (21/3/2023), dia menerima surat pernyataan Enembe yang menolak minum obat dari KPK. Enembe menyatakan tidak mau lagi minum obat dari KPK sejak 19 Maret 2023. 

Dalam surat itu, Enembe menyampaikan dua alasan menolak obat. Alasan pertama Enembe adalah penyakit yang dideritanya tidak mengalami perubahan sejak dia minum obat dari KPK. Hal itu dibuktikan dengan kedua kakinya yang hingga saat ini masih bengkak. 

Sedangkan alasan kedua adalah Enembe minta menjalani perawatan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Dia menilai dokter Singapura sangat paham dan mengerti tentang sakit yang dideritanya.

Enembe juga protes karena ditempatkan di rutan KPK. Menurutnya sebagai orang yang sakit, dia harusnya mendapatkan perawatan di rumah sakit bukan ditahan. 

Nurul Ghufron selaku Wakil Ketua KPK mengatakan akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait keluhan Enembe itu. Dia menegaskan KPK adalah lembaga penegak hukum yang menjalankan tugas secara profesional, bukan penjamin kesehatan warga negara termasuk Lukas Enembe. Oleh karenanya, penanganan kesehatan Lukas yang mendekam di rutan KPK akan dikoordinasikan dengan IDI.

Sejauh ini KPK dan IDI menilai penyakit Enembe masih dapat ditangani di dalam negeri. Kekinian KPK terus memantau kondisi Enembe hingga 4 kali dalam sehari. Petugas KPK juga  memastikan Enembe meminum seluruh obat yang diberikan dokter.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salat Tarawih Di Rutan KPK, Imam Dan Jemaah Sesama Tersangka Korupsi

Salat Tarawih Di Rutan KPK, Imam Dan Jemaah Sesama Tersangka Korupsi

News | Kamis, 23 Maret 2023 | 07:42 WIB

Teka-teki Siapa Sosok Pejabat yang Identitasnya Dirahasiakan KPK Usai Klarifikasi LHKPN

Teka-teki Siapa Sosok Pejabat yang Identitasnya Dirahasiakan KPK Usai Klarifikasi LHKPN

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 20:28 WIB

Jejak 'Drama' Lukas Enembe dengan KPK, Terbaru Ngaku Dikasih Ubi Busuk

Jejak 'Drama' Lukas Enembe dengan KPK, Terbaru Ngaku Dikasih Ubi Busuk

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 14:11 WIB

Wow, Segini Harta Firli Bahuri yang Gelar Rakor KPK di Hotel Mewah Demi Bantu Rakyat

Wow, Segini Harta Firli Bahuri yang Gelar Rakor KPK di Hotel Mewah Demi Bantu Rakyat

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 13:47 WIB

Geger Lukas Enembe Ngaku Diberi Makan Ubi Busuk, KPK Sat Set Bilang Begini

Geger Lukas Enembe Ngaku Diberi Makan Ubi Busuk, KPK Sat Set Bilang Begini

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 12:56 WIB

Buntut Istri Diduga Doyan Pamer Harta, Direktur Penyelidikan KPK Diperiksa Dewas, Apa Hasilnya?

Buntut Istri Diduga Doyan Pamer Harta, Direktur Penyelidikan KPK Diperiksa Dewas, Apa Hasilnya?

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 07:54 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×