Perjuangan Aparat BNN Bertaruh Nyawa Di Samudra Hindia Tangkap 8 WNA Iran Penyelundup 3 Kuintal Sabu

Bangun Santoso | Rakha Arlyanto | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2023 | 12:53 WIB
Perjuangan Aparat BNN Bertaruh Nyawa Di Samudra Hindia Tangkap 8 WNA Iran Penyelundup 3 Kuintal Sabu
Tersangka penyelundupan narkoba jaringan internasional ditangkap BNN RI. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) membeberkan beberapa kasus penyelundupan narkotika yang belakangan ini baru saja dibongkar. Kasus-kasus tersebut merupakan peredaran gelap narkoba jaringan internasional maupun lokal dengan barang bukti jenis sabu dan ganja.

Deputi Pemberantasan BNN RI, I Wayan Sugiri menerangkan, setidaknya ada empat kasus yang diungkap BNN bersama tim gabungan dari Bea Cukai serta Polri sejak awal tahun 2023.

Kasus pertama, penangkapan terjadi pada 18 Februari 2023. BNN awalnya mendapat informasi mengenai peredaran narkoba jenis ganja dari Aceh menuju Medan.

Ganja tersebut dibawa menggunakan sebuah mobil pick up. Tim gabungan BNN menangkap pick up tersebut ketika berhenti di sebuah SPBU di jalan lintas Medan-Aceh tepatnya di Kabupaten Langkat.

Tiga orang tersangka berinisial AS, NF dan SP ditangkap terkait kasus tersebut. Sebanyak 27 bungkus berisi ganja seberat 758 kg pun disita.

Selanjutnya, tim gabungan BNN RI beraksi di tengah tingginya gelombang Samudra Hindia di Laut Selatan Pulau Jawa pada 23 Februari 2023. Mulanya tim gabungan merasa curiga dengan sebuah kapal yang disinyalir membawa ratusan kilogram sabu.

"Tim gabungan menarik kapal tersebut ke Dermaga Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten," kata Wayan di kantor BNN RI, Jakarta Timur, Selasa (28/3/2023).

Di kapal tersebut, tim gabungan penasaran dengan sebuah ruangan mencurigakan di bawah tangki diesel. Ruangan itu pun dibongkar, hasilnya, tim gabungan menemukan 319,53 kg sabu.

Delapan orang awak kapal berkebangsaan Iran yakni berinisial ARZ, AWS, AAB, UD, AN, SS, WMP, dan WBK ditangkap tim gabungan.

Wayan menceritakan, penangkapan itu membuat anak buahnya harus bertaruh nyawa di tengah Samudra Hindia. Tim gabungan BNN RI setidaknya membutuhkan waktu satu bulan untuk mengumpulkan informasi.

Tersangka penyelundupan narkoba jaringan internasional ditangkap BNN RI. (Suara.com/Rakha)
Tersangka penyelundupan narkoba jaringan internasional ditangkap BNN RI. (Suara.com/Rakha)

"Kita bertaruh nyawa di Samudera Hindia yang ombaknya sampai 5 meter 7 meter tingginya. Hampir satu bulan setengah ya, dan kita di laut hampir seminggu," beber Wayan.

Kasus ketiga, BNN RI mendapati informasi adanya penyelundupan sabu dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut Dumai, Riau. Pada tanggal 25 Februari 2023, tim gabungan BNN bergerak melakukan penangkapan.

Hasilnya, seorang tersangka berinisial CIM ditangkap di Dumai beserta kedua rekannya yang berinisial TIM dan HER yang juga ikut ditangkap usai melakukan pengembangan. Dari penangkapan ini, tim gabungan BNN menyita 37,42 Kg sabu.

Kasus terakhir, penangkapan terjadi pada 14 Februari 2023 di Tangerang, Banten. Tim BNN RI memperoleh informasi mengenai adanya penemuan 22 gram paket sabu. Rencananya paket tersebut akan dikirim ke Maluku Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Difitnah Pakai Narkoba, Barbie Kumalasari: Akukan Duta BNN

Difitnah Pakai Narkoba, Barbie Kumalasari: Akukan Duta BNN

| Senin, 27 Maret 2023 | 15:24 WIB

Kondisi Mata Merah dan Wajah Pucat Irfan Hakim, Kecurigaan BNN Menguat Hingga Kiky Saputri Ingin Test Urine

Kondisi Mata Merah dan Wajah Pucat Irfan Hakim, Kecurigaan BNN Menguat Hingga Kiky Saputri Ingin Test Urine

| Senin, 27 Maret 2023 | 15:00 WIB

Berawal dari Raffi Ahmad, Irfan Hakim Dicurigai BNN Pakai Narkoba, Begini Kronologinya

Berawal dari Raffi Ahmad, Irfan Hakim Dicurigai BNN Pakai Narkoba, Begini Kronologinya

| Senin, 27 Maret 2023 | 14:46 WIB

Ternyata Gara - gara Ini Irfan Hakim Dicurigai BNN Pakai Narkoba

Ternyata Gara - gara Ini Irfan Hakim Dicurigai BNN Pakai Narkoba

| Senin, 27 Maret 2023 | 12:41 WIB

Irfan Hakim Panik Dicurigai BNN Pakai Narkoba, Seketika Lakukan Ini

Irfan Hakim Panik Dicurigai BNN Pakai Narkoba, Seketika Lakukan Ini

| Jum'at, 24 Maret 2023 | 18:03 WIB

Irfan Hakim Hampir Terciduk Pakai Narkoba? Petugas BNN: Mas Irfan Mencurigakan

Irfan Hakim Hampir Terciduk Pakai Narkoba? Petugas BNN: Mas Irfan Mencurigakan

| Jum'at, 24 Maret 2023 | 17:34 WIB

Niat Beri Kejutan ke Raffi Ahmad, Irfan Hakim Justru Dicurigai BNN Gunakan Narkoba

Niat Beri Kejutan ke Raffi Ahmad, Irfan Hakim Justru Dicurigai BNN Gunakan Narkoba

| Jum'at, 24 Maret 2023 | 15:23 WIB

Terkini

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:17 WIB

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:15 WIB

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:07 WIB

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:55 WIB

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:18 WIB