Koar-koar Soal Transaksi Janggal Rp 349 Triliun, Mahfud MD Terancam 'Ditendang' Jokowi

Kamis, 30 Maret 2023 | 09:47 WIB
Koar-koar Soal Transaksi Janggal Rp 349 Triliun, Mahfud MD Terancam 'Ditendang' Jokowi
Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. Mahfud MD dalam rapat bersama Komisi III DPR pada Rabu (29/3/2023). [Tangkapan layar]

Suara.com - Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU, Mahfud MD membongkar adanya transaksi janggal di Kemenkeu sebesar Rp 349 triliun.

Namun, aksi berani Menko Politik, Hukum dan Keamanan itu mengungkap ke publik soal kasus dugaan pencucian uang justru membuatnya terancam didepan dari kabinet kerja Jokowi.

Anggota Komisi Hukum DPR dari fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi Sapto Pribowo menyebut Presiden Jokowi tidak menyukai menteri yang berdebat di luar.

Jika ia menemui anak buahnya melakukan hal itu, maka akan segera diganti dengan menteri baru.

"Pak Jokowi paling enggak suka sama menteri yang berdebat di luar, langsung di-reshuffle," kata Johan dalam forum rapat pada Rabu (29/3/2023).

Meski demikian, Johan mengaku mendoakan agar Mahfud MD lolos dari perombakan kabinet kerja. Sebab ia mengangumi keberaniannya.

"Tentu saya berdoa dan saya mengagumi pak Mhafud MD agar tidak di-reshuffle gara-gara ini (bongkar transaksi janggal)" ungkap Johan.

Ia mengingatkan kepada anggota DPR maupun pemerintah untuk tidak saling mengancam menanggapi temuan ini.

Sebab masing-masing pihak memiliki sisi gelap masing-masing.

Baca Juga: Bikin Komisi III Bingung, Ini Perbedaan Data Transaksi Rp 349 T Versi Mahfud MD Dan Sri Mulyani

"Jadi anggota DPR cuma 5 tahun itupun kalau enggak PAW. Menkopolhukam juga belum tentu 5 tahun. Kalau di-reshuffle? Apalagi ada ramai-ramai begini," ungkap Johan.

Dalam rapat dengar pendapat antara Ketua Komite TPPU dengan anggota DPR, anggota DPR komisi hukum fraksi PDIP Arteria Dahlan menyebut ada peluang ancaman karena kepala PPATK memberikan laporan intelijen kepada Mahfud.

Menanggapi hal itu, Mahfud balik menantang Arteria untuk melontarkan pernyataan sama ke Kepala BIN Budi Gunawan.

Budi adalah anak buah Jokowi langsung yang rutin mengirimkan laporan intelijen resmi ke Menkopolhukam.

"Apa dasarnya lapor ke Ketua Komite TPPU? Loh saya Ketua, jadi dia boleh lapor, boleh saya minta. (Budi Gunawan) bukan anak buah Menkopolhukam tapi setiap minggu laporan kayak gini resmi info intelijen ke Menkopolhukam. Coba saudara bilang ke Pak Budi," valas Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI