Ragam Kelakuan Sadis Mbah Slamet: Tipu Daya Korban Berawal dari Pasang Iklan di Facebook

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Selasa, 04 April 2023 | 17:42 WIB
Ragam Kelakuan Sadis Mbah Slamet: Tipu Daya Korban Berawal dari Pasang Iklan di Facebook
Tersangka pembunuhan (ST) yang mengaku bisa menggandakan uang, kini sudah diamankan pihak Kepolisian. Senin (3/4/2023).

Suara.com - Aksi serial killer atau pembunuhan berantai oleh Slamet Tohari (45) di Banjarnegara, Jawa Tengah yang tengah menjadi sorotan masyarakat kini sudah berhasil terungkap. Mbah Slamet yang disebut-sebut merupakan dukun palsu ini menjanjikan kepada korbannya untuk penggandaan uang.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto menyebut kasus ini terungkap setelah anak dari korban yang berinisial PO (53) warga Sukabumi, Jawa Barat melapor ke Polres Banjarnegara pada 27 Maret 2023. Anak yang diketahui berinisial GE tersebut melapor karena sang ayah tidak kunjung pulang.

Barulah diketahui bahwa PO datang ke rumah Mbah Slamet untuk menagih penggandaan uang yang sebelumnya sudah dijanjikan. Pada tanggal 23 Maret 2023, korban PO sempat mengirimkan pesan kepada sang anak untuk melapor kepada polisi apabila ia sudah tak bisa lagi dihubungi.

Pada Sabtu (1/4/2023), PO ditemukan tewas di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara. Jasad PO tersebut ditemukan di kubur yang berada di pinggiran hutan.

Hendri menyebut bahwa korban mulanya menemui pelaku di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara karena berniat untuk menggandakan uang. Informasi tersebut ia peroleh dari postingan Facebook.

Disebutkan bahwa korban sudah beberapa kali memberikan mahar kepada pelaku. Tetapi uang yang dijanjikan terus tak kunjung diberikan. Berikut ragam sadis kelakuan Mbah Slamet tipu daya korban.

Buat Iklan di Facebook

Pelaku memasang iklan di media sosial Facebook. PO yang menjadi korban pembunuhan tersebut pun diduga perkenalannya dilakukan di media sosial Facebook yang menawarkan penggandaan uang.

AKBP Hendri menyebut bahwa Mbah Slamet pada saat melakukan praktek perdukunan penggandaan uang tidak sendiri, melainkan bersama kaki tangannya yang berinisial BS, warga Pekalongan, Jawa Barat.

BS yang merupakan teman dari tersangka bertugas untuk mengiklankan dan mencari target korban dengan menggunakan media sosial Facebook miliknya.

Setelah berhasil menemukan target, BS kemudian bekerja untuk mempertemukan korban dengan tersangka dengan modus bisa melakukan penggandaan uang sampai dengan miliar rupiah.

Korban Diberi Racun Ikan

Pelaku yang merasa kesal kepada korban kemudian memberikan minuman yang sebelumnya sudah dicampur oleh racun ikan atau potas dengan dalih menjalankan ritual.

Tidak hanya PO, polisi juga kembali menemukan sebanyak 10 mayat korban lain yang ditemukan di kebun milik tersangka. Dengan dibekali informasi oleh pelaku, penggalian dilakukan di sekitar penemuan korban PO yang merupakan warga Sukabumi, Jawa Barat.

Beberapa di antara mayat yang ditemukan diduga sudah dikubur dalam waktu yang lama karena hanya ditemukan tulang belulangnya. Sampai saat ini, polisi masih terus melakukan pendalaman terkait dengan jumlah korban dari mbah Slamet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Dukun Slamet yang Bisa Gandakan Uang di Banjarnegara Terbongkar, Netizen: Mau Kaya Itu Kerja yang Ulet, Bukan ke Dukun

Aksi Dukun Slamet yang Bisa Gandakan Uang di Banjarnegara Terbongkar, Netizen: Mau Kaya Itu Kerja yang Ulet, Bukan ke Dukun

| Selasa, 04 April 2023 | 17:35 WIB

Istri Ungkap Perilaku Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Sekaligus Pembunuh Berantai di Banjarnegara

Istri Ungkap Perilaku Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Sekaligus Pembunuh Berantai di Banjarnegara

| Selasa, 04 April 2023 | 17:34 WIB

Mbah Slamet, dari Janji Menggandakan Uang sampai Lakukan Pembunuhan

Mbah Slamet, dari Janji Menggandakan Uang sampai Lakukan Pembunuhan

| Selasa, 04 April 2023 | 17:10 WIB

4 Fakta Kekejaman Mbah Slamet, Dukun Palsu Banjarnegara Bunuh Para Korbannya

4 Fakta Kekejaman Mbah Slamet, Dukun Palsu Banjarnegara Bunuh Para Korbannya

| Selasa, 04 April 2023 | 17:05 WIB

Tak Bekerja Sendiri, Ini Peran BS Kaki Tangan Dukun Slamet di Kasus Pembunuhan Berantai

Tak Bekerja Sendiri, Ini Peran BS Kaki Tangan Dukun Slamet di Kasus Pembunuhan Berantai

News | Selasa, 04 April 2023 | 17:00 WIB

Terkini

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB