'Ada Demokrat di Situ' Kecil Kemungkinan Anas dan PKN Gabung Koalisi Perubahan

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Selasa, 11 April 2023 | 15:15 WIB
'Ada Demokrat di Situ' Kecil Kemungkinan Anas dan PKN Gabung Koalisi Perubahan
Terpidana kasus Hambalang yang juga mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum keluar dari tahanan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang menilai Anas Urbaningrum dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) kemungkinan kecil berlabuh bersama Koalisi Perubahan. Hal itu karena dalam koalisi tersebut ada Partai Demokrat.

"Melihat realitas yang ada, Anas dan PKN kecil kemungkinan akan berlabuh pada koalisi perubahan karena ada partai Demokrat di situ, walaupun Anas dan Anies Baswedan sama-sama lahir dari rahim HMI," kata Ahmad Atang, Selasa (11/4/2023).

Pendapat itu dikeluarknnya berkaitan dengan momen bebasnya Anas Urbaningrum pada 11 April 2023 dan membaca arah dukungan politik Anas beserta partai barunya, PKN, pada Pilpres 2024.

Ia mengatakan bahwa pilihan politik Anas dan PKN hanya ada pada koalisi besar yang sedang dibangun Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Indonesia Raya (KIR).

Menurutnya, apapun pilihan politik Anas akan tetap memberikan warna pada dinamika politik menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Lebih lanjut, Ahmad Atang mengatakan bebasnya Anas dari lapas Sukamiskin usai dipenjara selama 10 tahun menjadi fenomena menarik. Pasalnya, kasus yang menjerat Anas Urbaningrum ini masih menjadi misteri hingga kini, antara murni kasus hukum atau intervensi kekuasaan saat itu.

Dengan bebasnya Anas, hal ini menjadi pertanda babak baru perjalanan politik Anas Urbaningrum akan dimulai kembali. Namun, publik masih abu-abu dengan manuver dan agenda Anas usai menghirup udara bebas. Kendati demikian, naluri politik Anas dinilai tidak bisa dihentikan.

"Loyalis Anas telah membangun panggung politik baru baginya, yakni Partai Kebangkitan Nusantara," ujarnya.

Kahadiran Anas disebut-sebut dapat menjadi kekuatan baru bagi PKN, walaupun Anas mantan napi namun masih memiliki pengaruh politik yang cukup kuat.

Sebagai figur yang besar dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Anas masih memiliki jaringan politik yang luas. Hal ini akan menguntungkan PKN.

Pengajar ilmu komunikasi politik pada sejumlah perguruan tinggi di NTT itu mengatakan, walaupun sebagai peserta pemilu untuk pertama kalinya, PKN setidaknya memiliki arah perjuangan, termasuk pilihan untuk mendukung capres pada pemilu mendatang. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Ini Kembali Singgung Anas Urbaningrum Adalah Tumbal Politik

Sosok Ini Kembali Singgung Anas Urbaningrum Adalah Tumbal Politik

Jabar | Selasa, 11 April 2023 | 15:08 WIB

Anas Urbaningrum Bebas dari Penjara, Sejumlah Tokoh Ikut Jemput ke Sukamiskin

Anas Urbaningrum Bebas dari Penjara, Sejumlah Tokoh Ikut Jemput ke Sukamiskin

| Selasa, 11 April 2023 | 15:03 WIB

Tenda Untuk 300 Tamu Berdiri di Rumah Sriati, Ibu Anas Urbaningrum di Blitar

Tenda Untuk 300 Tamu Berdiri di Rumah Sriati, Ibu Anas Urbaningrum di Blitar

| Selasa, 11 April 2023 | 14:59 WIB

Pekik Anas Urbaningrum Bebas dari Penjara: Merdeka! Merdeka!

Pekik Anas Urbaningrum Bebas dari Penjara: Merdeka! Merdeka!

| Selasa, 11 April 2023 | 14:54 WIB

Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum dan PKN Bakal Ikut Jejak Demokrat Join ke Koalisi Perubahan?

Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum dan PKN Bakal Ikut Jejak Demokrat Join ke Koalisi Perubahan?

| Selasa, 11 April 2023 | 14:41 WIB

Terkini

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:07 WIB

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:20 WIB

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB