Kronologi Bayi di Gresik Meninggal Gegara Kaget Dengar Ledakan Petasan: Berawal dari Tetangga Ngeyel

Ruth Meliana | Suara.com

Jum'at, 28 April 2023 | 18:53 WIB
Kronologi Bayi di Gresik Meninggal Gegara Kaget Dengar Ledakan Petasan: Berawal dari Tetangga Ngeyel
Ilustrasi bayi. (Unsplash)

Suara.com - Nasib naas dialami bayi perempuan di Gresik yang masih berusia 38 hari. Bagaimana tidak, bayi berinisial HDN itu meninggal dunia setelah diduga kaget mendengar suara ledakan petasan.

Kejadian itu membuat pasangan suami istri Nur Hasim dan Nur Faizah, warga Jatirembe, Benjeng, Gresik, harus kehilangan sang buah hati harus dialami oleh 

Diketahui bayi itu sempat mendapatkan perawatan intensif selama 6 hari di rumah sakit Muhammadiyah Lamongan, setelah kaget mendengar kerasnya suara petasan. Namun korban menghebuskan napas terakhir pada Kamis (27/4/2023).

Kronologi peristiwa

Bayi perempuan itu disebut meninggal gegara kaget mendengar ledakan petasan yang disulut oleh tetangga. Peristiwa ini terjadi pada saat merayakan malam takbir Lebaran.

Awalnya, sang tetangga menyulut petasan pada Sabtu (22/4/2023) sekitar pukul 19.00 WIB. Di jam tersebut, korban sedang beristirahat bersama dengan kedua orang tuanya di dalam kamar.

Begitu suara petasan meledak, bayi itu langsung kaget dan menunjukkan reaksi tubuh aneh. Mata bayi bagian kanan langsung tertutup. Kemudian lidahnya juga terbalik ke atas. Bayi itu juga menangis dalam kondisi tersebut.

Tangisan bayi itu awalnya dikira sang ibu artinya sedang lapar. Ibunya pun bergegas memberikan ASI ke buah hatinya. Namun, betapa kagetnya sang ibu saat melihat kondisi lidah putrinya terbalik sehingga kesulitan minum ASI.

Menyadari ada yang tidak beres, orang tua langsung membawa bayinya itu ke klinik terdekat. Sesampainya di klinik, korban kemudian dirujuk Rumah Sakit Denisa.

Namun pada Rabu (26/4/2023), korban kembali dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar, yakni RS Muhammadiyah Lamongan. Ini karena rumah sakit sebelumnya tidak memiliki kelengkapan alat kesehatan yang dibutuhkan sang bayi, yakni ventilator.

Kondisi korban sendiri sudah semakin memburuk saat mendapatkan perawatan di RS Muhammadiyah Lamongan. Di sana, bayi yang belum genap berusia 2 bulan mengalami koma dan dirawat di ruangan ICU.

Petugas kesehatan pun melakukan pemeriksaan CT Scan demi mengetahui kondisi janggal sang bayi. Hasilnya, ternyata pembuluh darah di bagian otak sang bayi telah pecah.

Dokter yang menangani kasus itu kemudian menyampaikan ke orang tua, bahwa penyebab pecahnya pembuluh darah itu karena terkena sebuah benturan.  Penjelasan itu membuat pihak keluarga bingung.

Pasalnya orang tua merasa bayi mereka sama sekali tidak terkena benturan apapun. Mereka kemudian meyakini bahwa pemicu pecahnya pembuluh darah bayinya karena suara ledakan petasan yang disulut oleh tetangganya.

Pihak keluarga mengatakan, mereka mengaku sempat memberikan peringatan kepada tetangganya agar tidak bermain petasan di dekat rumah karena ada bayi. Apalagi jarak tempat tinggal mereka dengan tetangga yang menyalakan petasan hanya berjarak dua rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi di Gresik Meninggal karena Suara Petasan, 3 Bahaya Kembang Api untuk Bayi

Bayi di Gresik Meninggal karena Suara Petasan, 3 Bahaya Kembang Api untuk Bayi

Your Say | Jum'at, 28 April 2023 | 18:23 WIB

Legislator PAN Dapil Kabupaten Garut Minta Semua Pihak Membantu Bayi Tiga Bulan yang Alami Gizi Buruk

Legislator PAN Dapil Kabupaten Garut Minta Semua Pihak Membantu Bayi Tiga Bulan yang Alami Gizi Buruk

| Jum'at, 28 April 2023 | 15:00 WIB

Kaget Bakal Dijemput Paksa Gegara Kasus Makan Babi, Lina Mukherjee: Terlalu Menyudutkan Aku

Kaget Bakal Dijemput Paksa Gegara Kasus Makan Babi, Lina Mukherjee: Terlalu Menyudutkan Aku

| Jum'at, 28 April 2023 | 12:11 WIB

Kronologi Anak Polisi Lakukan Penganiayaan, Disebut Mirip Kasus Mario Dandy

Kronologi Anak Polisi Lakukan Penganiayaan, Disebut Mirip Kasus Mario Dandy

Your Say | Jum'at, 28 April 2023 | 07:15 WIB

Hamil Tanpa Ikatan Menikah, Denise Chariesta Sebut Tak Ada Anak Terlahir Haram di Dunia

Hamil Tanpa Ikatan Menikah, Denise Chariesta Sebut Tak Ada Anak Terlahir Haram di Dunia

| Kamis, 27 April 2023 | 20:08 WIB

Bayi Gizi Buruk di Selaawi Garut Alami Alergi Susu Sapi, Begini Kata Dokter yang Sekarang Menanganinya

Bayi Gizi Buruk di Selaawi Garut Alami Alergi Susu Sapi, Begini Kata Dokter yang Sekarang Menanganinya

| Kamis, 27 April 2023 | 16:48 WIB

Terkini

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB