Duduk Perkara Kasus Saiful Ilah, Seret Bos Kapal Api dan Maspion

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 24 Mei 2023 | 17:15 WIB
Duduk Perkara Kasus Saiful Ilah, Seret Bos Kapal Api dan Maspion
Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di mobil tahanan usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kasus gratifikasi yang melibatkan mantan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah kembali diusut oleh KPK. Setelah diketahui nilai gratifikasi yang diterima Saiful sebesar Rp 15 miliar, KPK pun memburu pihak pihak yang diduga terlibat dalam gratifikasi ini.

Dari beberapa saksi yang dipanggil, muncul nama bos atau Direktur Utama Maspion Group, Alim Markus dan Direktur Utama PT Santos Jaya Abadi Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto. Keduanya diduga terlibat dalam pemberian uang kepada Saiful beberapa tahun yang lalu.

Duduk perkara dari kasus Saiful Ilah ini bermula ketika Saiful diketahui terlibat kasus suap terkait proyek infrastruktur pada 2020. Ia pun divonis 3 tahun penjara karena terbukti menerima uang suap sebesar Rp 600 juta.

Setelah menjalani hukuman penjara selama hampir 3 tahun, Saiful akhirnya bebas pada Januari 2022 lalu. Namun, baru genap 1 tahun bebas dari penjara Saiful kembali ditahan oleh KPK terkait dengan kasus gratifikasi yang menyeret namanya pada Maret 2023 lalu.

Kasus gratifikasi ini pun diduga KPK sudah terjadi saat Saiful masih menjabat sebagai Bupati Sidoarjo dan masih ada kaitan dengan kasus suap yang menjeratnya satu tahun lalu. Untuk itu, KPK pun mendalami kasus ini dan mendapati nama Saiful kembali terseret.

Saiful diduga menerima gratifikasi dari pihak swasta termasuk ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo dan Direksi BUMD dalam berbagai bentuk. Saiful diketahui menerima gratifikasi dalam bentuk uang tunai, logam mulia, hingga jam tangan mewah dari berbagai pihak.

Motif dari penerimaan gratifikasi oleh Saiful ini diduga KPK dimanipulasi seolah olah Saiful menerima uang Lebaran, hadiah ulangtahun hingga fee atas penandatanganan sidang peralihan tanah gogol.

Dari penyelidikan KPK, muncul nama baru yaitu Direktur Utama Maspion Group, Alim Markus dan Direktur Utama PT Santos Jaya Abadi Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto. Keduanya diduga sebagai pihak pemberi gratifikasi ke Saiful bersama pihak lainnya, seperti Direktur PT Behaeastex, Faisol Abdurra'ud yang sempat dipanggil sebagai saksi.

Pemeriksaan terhadap bos Kapal api, Soedomo pun sudah dilakukan kemarin, Selasa (23/05/2023) oleh pihak KPK. Sedangkan pemeriksaan terhadap bos Maspion Alim Markus dijadwalkan dilaksanakan pada Rabu.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Saksi Kasus Korupsi Eks Bupati Sidoarjo, Bos Maspion Bungkam Usai Diperiksa

Jadi Saksi Kasus Korupsi Eks Bupati Sidoarjo, Bos Maspion Bungkam Usai Diperiksa

| Rabu, 24 Mei 2023 | 15:37 WIB

Bos Maspion Alim Markus Diam Usai Diperiksa KPK

Bos Maspion Alim Markus Diam Usai Diperiksa KPK

| Rabu, 24 Mei 2023 | 15:28 WIB

Tampang Bos Maspion Alim Markus Usai Diperiksa KPK Terkait Korupsi Eks Bupati Sidoarjo Saiful Illah

Tampang Bos Maspion Alim Markus Usai Diperiksa KPK Terkait Korupsi Eks Bupati Sidoarjo Saiful Illah

| Rabu, 24 Mei 2023 | 15:11 WIB

Pimpinan Perusahaan Maspion dan Kopi Kapal Api Diperiksa KPK  Sebagai Saksi Mantan Bupati Sidoarjo

Pimpinan Perusahaan Maspion dan Kopi Kapal Api Diperiksa KPK Sebagai Saksi Mantan Bupati Sidoarjo

| Rabu, 24 Mei 2023 | 15:02 WIB

Profil Bos Maspion Alim Markus yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi

Profil Bos Maspion Alim Markus yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2023 | 15:15 WIB

Usai Diperiksa Tiga Jam, Bos Maspion Pilih Bungkam Saat Terobos Kepungan Wartawan di Gedung KPK

Usai Diperiksa Tiga Jam, Bos Maspion Pilih Bungkam Saat Terobos Kepungan Wartawan di Gedung KPK

News | Rabu, 24 Mei 2023 | 13:48 WIB

Bos Maspion Alim Markus Akan Diperiksa KPK dalam Kasus Eks Bupati Sidoarjo

Bos Maspion Alim Markus Akan Diperiksa KPK dalam Kasus Eks Bupati Sidoarjo

| Selasa, 23 Mei 2023 | 21:18 WIB

KPK Dalami Aliran Dana Ke Bos Kopi Kapal Api Soal Korupsi Eks Bupati Sidoarjo

KPK Dalami Aliran Dana Ke Bos Kopi Kapal Api Soal Korupsi Eks Bupati Sidoarjo

News | Selasa, 23 Mei 2023 | 12:01 WIB

Terkini

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB