Diduga Ikut Perkosa ABG di Sulteng, Apa Sebenarnya Tugas Perwira Brimob?

Ruth Meliana | Suara.com

Jum'at, 02 Juni 2023 | 11:20 WIB
Diduga Ikut Perkosa ABG di Sulteng, Apa Sebenarnya Tugas Perwira Brimob?
Ilustrasi pelecehan seksual, pemerkosaan, kekerasan seksual. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Seorang perwira polisi dari kesatuan Brimob diduga menjadi salah satu pelaku pemerkosaan terhadap gadis ABG di Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan kepolisian dan pelakunya diketahui berjumlah 10 orang, termasuk oknum perwira Brimob berinisial HST.

Terkait hal itu, Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng angkat bicara. Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menyebut akan mendalami dugaan keterlibatan HST dalam kasus pemerkosaan itu.

"Masih didalami hingga sekarang. Kepolisian akan tetap bekerja secara profesional. Para penyidik masih terus bekerja terkait dugaan persetubuhan yang dilakukan oleh oknum anggota Polri," jelas Djoko lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (29/5/ 2023).

Lantas apa sebenarnya tugas dari perwira Brimob? Simak ulasan berikut ini.

Korps Brigade Mobil atau Brimob adalah salah satu kesatuan yang berada di bawah naungan institusi Polri dan merupakan kesatuan yang elit.

Ciri khas dari Korps Brimob adalah anggotanya kerap menggunakan baret berwarna biru. Karena itu pula satuan ini sering disebut sebagai korps baret biru. Brimob didirikan kurang lebih setahun setelah Indonesia merdeka, tepatnya 14 November 1946.

Tugas utama dari Brimob adalah menjaga keamanan dan ketertiban sipil. Seperti pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) genting yang takbisa dilaksanakan oleh polisi biasa.

Karena itulah, Brimob selalu hadir setiap ada aksi demonstrasi maupun aksi teror, berseragam hitam dan bersenjata lengkap. Korps Brimob sendiri dalam praktiknya hanya memiliki dua sub unit utama, yaitu Resimen Gegana dan Pelopor.

Sebagaimana diketahui, Resimen Gegana merupakan tim penjinak bahan peledak (Jihandak) yang bertugas mengatasi ancaman bom, termasuk menjinakkan bom di lapangan.

Sementara Resimen Pelopor adalah satuan khusus yang sifatnya paramiliter, di mana tigasnya adalah untuk mengurai huru-hara, penanganan SAR hingga operasi penyerbuan.

Meski berada dalam dua sub unit yang berbeda, Resimen Gegana dan Resimen Pelopor dalam tubuh Brimob memiliki keahlian taktis dalam hal melakukan penyerbuan dan penggerebekan kriminal maupun terorisme.

Kedua resimen itu diberi perlengkapan khusus senjata api yang tidak dimiliki oleh polisi biasa. Tak hanya itu, anggota Brimob juga diberi keahlian untuk mengendarai kendaraan anti huru-hara, misalnya water cannon atau kendaraan lapis baja.

Hingga Juni 2022, jumlah anggota Brimob di Indonesia tercatat sebanyak 45.108. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.081 anggota berdinas di Mako Brimob. Sedangkan 37.027 anggota lainnya tersebar di 34 Sat Brimob seluruh Indonesia.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Bantah Klaim Kapolda Sulteng Soal Kasus Persetubuhan Anak Di Parimou: Itu Kejahatan Seksual!

KPAI Bantah Klaim Kapolda Sulteng Soal Kasus Persetubuhan Anak Di Parimou: Itu Kejahatan Seksual!

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 11:10 WIB

"Kebodohan Apalagi Ini?" Emosi Warganet Soal Kapolda Sulteng Sebut Kasus ABG Persetubuhan Bukan Pemerkosaan

"Kebodohan Apalagi Ini?" Emosi Warganet Soal Kapolda Sulteng Sebut Kasus ABG Persetubuhan Bukan Pemerkosaan

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 11:09 WIB

Pilu, 5 Poin Penjelasan Dokter akan Angkat Rahim ABG yang Diperkosa 10 Orang di Sulteng

Pilu, 5 Poin Penjelasan Dokter akan Angkat Rahim ABG yang Diperkosa 10 Orang di Sulteng

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 10:50 WIB

Rekam Jejak Kapolda Sulteng yang Sebut Pemerkosaan ABG Sebagai Persetubuhan

Rekam Jejak Kapolda Sulteng yang Sebut Pemerkosaan ABG Sebagai Persetubuhan

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 09:36 WIB

Kapolda Sulteng Tak Paham Hukum Karena Sebut Kekerasan Seksual ke Anak 15 Tahun Bukan Perkosaan

Kapolda Sulteng Tak Paham Hukum Karena Sebut Kekerasan Seksual ke Anak 15 Tahun Bukan Perkosaan

| Kamis, 01 Juni 2023 | 20:31 WIB

Berkaca dari Kasus di Sulteng, Ini Beda Persetubuhan dan Pemerkosaan di Mata Hukum

Berkaca dari Kasus di Sulteng, Ini Beda Persetubuhan dan Pemerkosaan di Mata Hukum

News | Kamis, 01 Juni 2023 | 19:50 WIB

Terkini

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB