Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasannya

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 06 Juni 2023 | 15:15 WIB
Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi anak - Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasannya (pexels/T Turovska)

Suara.com - Cukup banyak kondisi kesehatan yang sebenarnya tidak tampak secara fisik, namun dapat terlihat dari perilaku seseorang. ADHD misalnya, atau attention deficit hyperactivity disorder, menjadi salah satu kondisi yang harus mendapat perhatian khusus. Tapi apakah terapi ADHD ditanggung BPJS Kesehatan?

ADHD sendiri bisa menjadi salah satu bentuk gangguan tumbuh kembang anak, yang terdeteksi pada usia awal perkembangannya. Menjadi salah satu tanda dari keterlambatan permanen tumbuh kembang, kondisi ini harus disikapi dengan tepat.

Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan?

Mengacu pada berbagai sumber, ternyata BPJS Kesehatan menanggung biaya konsultasi dan tindakan untuk menangani gangguan tumbuh kembang anak. ADHD termasuk salah satu kondisi yang konsultasi dan tindakannya ditanggung oleh program kesehatan pemerintah ini.

Gangguan tumbuh kembang anak umumnya memerlukan terapi dan konsultasi jangka panjang, yang biayanya tentu saja tidak sedikit. Fasilitas dari BPJS Kesehatan ini telah disediakan sejak lama, namun hingga saat ini cukup banyak orang tua yang belum mengetahuinya.

Tidak hanya ADHD saja, ternyata ada beberapa jenis gangguan tumbuh kembang lain yang biaya konsultasi dan tindakannya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Antara lain:

  • Gangguan berbicara, berbahasa, dan speech delay
  • Autisme
  • Down syndrome
  • Retardasi mental
  • Cerebral palsy
  • Stunting

Beberapa gangguan tumbuh kembang anak ini ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga dapat membantu orang tua dalam segi finansial sebab perawatannya biasanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Cara Klaim Terapi ADHD Menggunakan BPJS Kesehatan

Untuk prosedurnya sendiri cukup mudah.

baca juga
  • Pertama, pastikan anak sudah didaftarkan ke BPJS Kesehatan dan memiliki status keanggotaan aktif
  • Berusia maksimal 14 tahun
  • Datang ke faskes tingkat I untuk mendapatkan rujukan ke rumah sakit tingkat II. Jika di wilayah tempat tinggal Anda tidak ada rumah sakit yang dilengkapi dengan klinik tumbuh kembang, cari rumah sakit swasta sekitar yang menerima layanan BPJS Kesehatan. Anda dapat mengganti faskes agar anak diperiksa oleh dokter umum lainnya
  • Bawa surat rujukan dari faskes tingkat I ke rumah sakit yang dirujuk, lalu petugas akan menentukan dokter spesialis yang menangani anak
  • Bawa surat pengantar dari petugas ke dokter tumbuh kembang anak yang ditunjuk
  • Konsultasikan masalah gangguan tumbuh kembang anak secara detail pada dokter untuk mendapat diagnosis dan jadwal terapi yang dibutuhkan. Hasil akan mengikuti kondisi anak, dan akan ditentukan apakah membutuhkan terapi atau tidak

Jumlah terapi akan beragam mengacu pada kondisi anak dan peraturan rumah sakit. Umumnya kuota dari BPJS Kesehatan adalah 8 kali per bulan

Cukup jelas bukan? Kini pertanyaan apakah terapi ADHD ditanggung BPJS Kesehatan atau tidak sudah bisa dijawab, dan Anda bisa segera menggunakan fasilitas jika memang membutuhkannya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu ADHD? Simak Ciri-ciri, Penyebab, dan Penanganannya

Apa itu ADHD? Simak Ciri-ciri, Penyebab, dan Penanganannya

Health | Selasa, 06 Juni 2023 | 12:03 WIB

Sexual Anorexia: Definisi, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Sexual Anorexia: Definisi, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Your Say | Sabtu, 03 Juni 2023 | 09:21 WIB

Perbedaan Fasilitas dan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3

Perbedaan Fasilitas dan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3

News | Senin, 29 Mei 2023 | 17:44 WIB

Kasusnya Meningkat, Apakah Penyakit Sifilis Ditanggung BPJS Kesehatan?

Kasusnya Meningkat, Apakah Penyakit Sifilis Ditanggung BPJS Kesehatan?

News | Jum'at, 26 Mei 2023 | 17:32 WIB

PNS Dapat BPJS Kesehatan Kelas Berapa? Simak Rinciannya Berikut Ini

PNS Dapat BPJS Kesehatan Kelas Berapa? Simak Rinciannya Berikut Ini

News | Jum'at, 26 Mei 2023 | 14:47 WIB

Cara Tambal Gigi dengan BPJS Kesehatan, Simak Prosedur yang Ditanggung

Cara Tambal Gigi dengan BPJS Kesehatan, Simak Prosedur yang Ditanggung

News | Rabu, 24 Mei 2023 | 10:23 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×