Puan Sebut Nama AHY Jadi Cawapres Ganjar, Pengamat: Awas Jebakan Batman!

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 08 Juni 2023 | 09:33 WIB
Puan Sebut Nama AHY Jadi Cawapres Ganjar, Pengamat: Awas Jebakan Batman!
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - Ketua DPP PDIP Puan Maharani membeberkan sejumlah nama figur yang masuk dalam peta partai untuk dijadikan calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo. Salah satu yang perhatian, Puan menyebut nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menanggapi hal itu, pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, pernyataan Puan yang menyebut nama AHY adalah hal yang mengejutkan. Pasalnya selama ini AHY di mata PDIP lebih condong negatif.

"Dengan AHY masuk radar PDIP, tentu penilaian negatif terhadap AHY itu menjadi sirna. Penilaian sebagian kader PDIP itu bukan didasarkan atas objektifitas, tapi lebih pada ketidaksukaan," kata Jamiluddin kepada wartawan, Kamis (8/6/2023).

"Dengan pernyataan Puan itu, PDIP secara institusi justru menilai AHY punya nilai lebih. AHY dinilai punya kapasitas untuk menjadi cawapres," sambungnya.

Namun, menurutnya, masuknya nama AHY dalam peta PDIP sebagai cawapres Ganjar bisa jadi hanya sebuah jebakan saja.

"Masuknya AHY dalam radar PDIP bisa jadi hanya jebakan batman. Bisa saja hal itu hanya mengiming-iming Demokrat, termasuk AHY, untuk mau merapat ke PDIP," tuturnya.

Kata dia, dengan adanya jebakan tersebut justru diharapkan Demokrat dapat berpaling dari Koalisi Perubahan. Kalau hal ini terwujud, tentu akan berdampak pada pencapresan Anies Baswedan.

"Jadi, upaya PDIP itu bisa saja untuk membuat Koalisi Perubahan pecah. Dengan begitu, upaya penjegalan Anies menjadi capres dapat mereka wujudkan," ujarnya.

Adapun Ketua DPP PDIP Said Abdullah, mengatakan, bahwa disebutnya nama AHY masuk dalam radar PDIP sebagai pendamping Ganjar adalah hal yang bukan main-main.

"Bagi kami sesungguhnya pilihan-pilihan nama-nama itu kami tidak punya kehendak, tidak punya niat, tidak punya kehendak, dan politik kami adalah politik yang dilandasi etik, moral, maka ketika menyebut bahwa salah satunya AHY kami serius, tidak main-main," kata Said kepada wartawan.

Ia meminta disebutnya nama AHY jangan kemudian diasosiasikan hanya untuk merusak partai lain atau bahkan Koalisi Perubahan dan Persatuan.

"Dengan segala hormat dan dengan segala kerendahan hati ketika menyebut AHY seakan-akan kemudian akan meremehkan AHY. Itu jauh daripada itu dan memang masuk pertimbangan kami dan itu serius," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Politik, Puan Maharani membeberkan nama-nama figur yang masuk dalam peta partainya sebagai pendamping Ganjar Pranowo untuk jadi bakal calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Menurutnya, ada 10 nama figur yang kekinian jadi pertimbangan PDIP. Ia pun menyebut satu persatu nama tersebut dari mulai Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga yang menariknya Puan menyebut nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal itu disampaikan Puan usai awak media mempertanyakan soal sosok cawapres pendamping Ganjar di Pilpres 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Mentereng Puan Maharani, Namanya Masuk di Bursa Cawapres Anies

Rekam Jejak Mentereng Puan Maharani, Namanya Masuk di Bursa Cawapres Anies

News | Kamis, 08 Juni 2023 | 09:19 WIB

PDIP Bentuk Tim Khusus Seleksi Cawapres Ganjar, Sebut Agustus Jadi Bulan Keramat

PDIP Bentuk Tim Khusus Seleksi Cawapres Ganjar, Sebut Agustus Jadi Bulan Keramat

News | Kamis, 08 Juni 2023 | 09:11 WIB

AHY Tetap Setia Dukung Anies, Tak Goyah Meski Namanya Masuk Bursa Cawapres Ganjar

AHY Tetap Setia Dukung Anies, Tak Goyah Meski Namanya Masuk Bursa Cawapres Ganjar

| Kamis, 08 Juni 2023 | 09:01 WIB

AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar, Jhon Sitorus: Ada Potensi Keluar dari Koalisi

AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar, Jhon Sitorus: Ada Potensi Keluar dari Koalisi

| Kamis, 08 Juni 2023 | 09:00 WIB

Waduh, Peluang AHY Jadi Cawapres Ganjar Dinilai Bisa Berbuntut Anies Baswedan Gagal Jadi Capres 2024

Waduh, Peluang AHY Jadi Cawapres Ganjar Dinilai Bisa Berbuntut Anies Baswedan Gagal Jadi Capres 2024

| Kamis, 08 Juni 2023 | 07:10 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Penghina Istri Mas Wali Diamankan dan Ngaku Relawan Anies Baswedan serta AHY?

CEK FAKTA: Benarkah Penghina Istri Mas Wali Diamankan dan Ngaku Relawan Anies Baswedan serta AHY?

| Kamis, 08 Juni 2023 | 07:05 WIB

Geram Dicecar Jawaban Soal AHY Jadi Cawapres Ganjar, Jubir Demokrat: Alhamdulillah Ya Allah.. Itu yang Diharap?

Geram Dicecar Jawaban Soal AHY Jadi Cawapres Ganjar, Jubir Demokrat: Alhamdulillah Ya Allah.. Itu yang Diharap?

| Kamis, 08 Juni 2023 | 06:58 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB