Bongkar Ajaran Menyimpang di Ponpes Al Zaytun, Siapa Ken Setiawan?

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Kamis, 22 Juni 2023 | 16:23 WIB
Bongkar Ajaran Menyimpang di Ponpes Al Zaytun, Siapa Ken Setiawan?
Potret Ken Setiawan yang memberikan pernyataan terkait santri boleh berzina, yang berada di Pondok Pesantren Al Zaytun. (Instagram@kensetiawan)

Suara.com - Publik harus berterima kasih kepada sosok Ken Setiawan yang telah berhasil membeberkan segudang ajaran menyimpang Pondok Pesantren alias Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

Bukan main, ajaran menyimpang Pondok Pesantren Al Zaytun bahkan banyak yang mengarah ke kriminalitas dari pelacuran hingga terang-terangan makar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ken Setiawan mengungkap 'dosa-dosa' Al Zaytun kala ditemui seusai kegiatan Silaturahmi Kebangsaan di Ponpes Hidayatuttholibiin di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Minggu (18/6/2023).

Dalam keterangannya, Ken mengungkap Ponpes tersebut memungut infaq secara paksa bahkan menyarankan para pelajar untuk menjual diri demi membayar infaq.

Ken juga mengungkap bahwa Ponpes Al Zaytun disisipi ajaran Negara Islam Indonesia (NII) yang tak mengakui kedaulatan NKRI.

Publik bertanya-tanya bagaimana Ken bisa paham betul dengan ajaran Al Zaytun. Usut punya usut, Ken merupakan mantan pengurus Ponpes Al-Zaytun tahun 2000-2002.

Ken juga diketahui merupakan eks anggota NII.

Profil Ken Setiawan: Eks tokoh NII

Ken yang merupakan kelahiran Kebumen 10 September 1979 silam sempat tergiur masuk ke NII namun akhirnya tobat dan kembali setia ke Republik Indonesia.

Adapun NII telah dinyatakan sebagai organisasi yang terlarang di Indonesia dan dibubarkan pada 1962 silam. Ken aktif pada tahun 2000 dan menjadi perekrut alias sosok yang menghimpun anggota baru.

Ken melalui kisahnya ke media membeberkan bahwa ia tergiur masuk NII berkat kagum dengan kehidupan beragama teman-temannya.

Ia sempat sering berdiskusi dan berdebat dengan teman-teman lamanya yang ternyata merupakan anggota NII. Ia langsung kagum dengan cara berdebat teman-temannya hingga menilai bahwa mereka memiliki ilmu agama yang mumpuni gegara bergabung dengan organisasi terlarang itu.

Akhirnya sadar akan 'dosa-dosa' NII, Ken kembali setia ke pangkuan RI. Ken juga mendirikan NII Crisis Center sebagai pusat rehabilitasi korban jaringan NII maupun organisasi radikal sejenis lainnya.

Melalui yayasan tersebut, Ken membantu para anggota NII untuk kembali ke kehidupan mereka sebelum bergabung. Ken memberikan segudang pelatihan dan sosialisasi untuk membantu para anggota NII.

Ajaran 'nyeleneh' Al Zaytun dibongkar Ken Setiawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Masih Pelajari Dugaan Pelanggaran Pondok Pesantren Al-Zaytun: Karena Fenomena Baru

Mahfud MD Masih Pelajari Dugaan Pelanggaran Pondok Pesantren Al-Zaytun: Karena Fenomena Baru

| Kamis, 22 Juni 2023 | 16:10 WIB

Sejarah NII dan Ajaran Berbahayanya, Kini Dikaitkan dengan Ponpes Al Zaytun

Sejarah NII dan Ajaran Berbahayanya, Kini Dikaitkan dengan Ponpes Al Zaytun

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 16:03 WIB

Pakai Dalil Untuk Merampok, Ponpes Al-Zaytun Palsukan Dokumen KTP, KK dan Ijazah

Pakai Dalil Untuk Merampok, Ponpes Al-Zaytun Palsukan Dokumen KTP, KK dan Ijazah

| Kamis, 22 Juni 2023 | 16:00 WIB

CEK FAKTA: Panji Gumilang Akhirnya Kena Azab Karena Berani Duakan Allah, Benarkah?

CEK FAKTA: Panji Gumilang Akhirnya Kena Azab Karena Berani Duakan Allah, Benarkah?

| Kamis, 22 Juni 2023 | 15:35 WIB

Bangunan-bangunan 'Aneh' di Dalam Pondok Pesantren Al Zaytun, Bahtera Nuh hingga Istana Beras

Bangunan-bangunan 'Aneh' di Dalam Pondok Pesantren Al Zaytun, Bahtera Nuh hingga Istana Beras

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 14:50 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB