Gegara Ambil Kunyit, 5 Fakta Warga Gresik Dianiaya Ketua RW hingga Tewas

Ruth Meliana Suara.Com
Selasa, 27 Juni 2023 | 16:41 WIB
Gegara Ambil Kunyit, 5 Fakta Warga Gresik Dianiaya Ketua RW hingga Tewas
Ilustrasi penganiayaan (Shutterstock).

Suara.com - Kejadian mengenaskan terjadi pada seorang pria bernama Mujiono di Gresik, Jawa Timur. Nyawanya harus melayang setelah dianiaya oleh Ketua RW, BN, di lokasi ia tinggal. Ironisnya, Mujiono dihajar hingga tewas hanya karena mengambil kunyit.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, tanah pekarangan yang ditanami kunyit itu sebelumnya milik orang tua korban. Namun, tanah tersebut sudah sejak lama dibeli oleh Ketua RW.

Kronologi penganiayaan

Sebelumnya, seorang pria di Gresik tewas dihajar dengan menggunakan balok kayu oleh tetangganya sendiri yang menduduki jabatan sebagai Ketua RW. Alasannya karena korban kerap mencuri kunyit di pekarangan rumah pelaku.

Korban, Mujiono, akhirnya menghembuskan napas yang terakhir setelah dua hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina.

Kronologi kejadian bermula saat korban dan pelaku terlibat adu mulut. Pelaku lantas nekat memukul korban dengan menggunakan balok kayu. Kepala korban pun langsung terluka parah.

Aksi penganiayaan Ketua RW kepada korban itu diketahui oleh warga pada Rabu (21/6/2023) siang pukul 14.30 WIB. Korban pun langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat karena mengalami luka serius di kepala, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Rumah bersebelahan

Polisi menjelaskan bahwa tanah tempat kunyit tersebut ditanam berada tepat di belakang rumah pelaku. Sedangkan rumah korban dengan rumah pelaku berdampingan.

Baca Juga: Seorang Ibu Disebut Aniaya Anak di Stasiun Karena Kesal Ketinggalan Kereta, Bikin Miris Warganet

Sebelumnya, pelaku kerap mengingatkan korban untuk tidak mengambil kunyit di pekarangan rumahnya. Namun, hal tersebut tidak digubris oleh korban karena masih merasa tanah tersebut milik orang tuanya.

Ancam anak pelaku dengan celurit

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan menjelaskan hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Aldhino menyebut pelaku tidak cuma emosi dengan korban karena sering mengambil kunyit di pekarangan rumahnya. Rupanya, pelaku juga menyimpan dendam karena korban pernah mengancam anaknya dengan senjata tajam celurit.

Polisi autopsi mayat korban

Polisi hingga sekarang masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus penganiayaan yang menyebabkan Mujiono tewas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI