Apa Itu Ajaran Machiavelli? Dibahas SBY Soal Menghalalkan Segala Cara untuk Berkuasa

Ruth Meliana | Suara.com

Jum'at, 18 Agustus 2023 | 10:27 WIB
Apa Itu Ajaran Machiavelli? Dibahas SBY Soal Menghalalkan Segala Cara untuk Berkuasa
Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono(SBY) menyinggung mengenai ajaran Machiavelli dalam pidatonya. (YouTube/AHY)

Suara.com - Lama tak muncul ke publik, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampil memberikan pidato di acara peresmian Museum dan Galeri SBY ANI.

Dalam pidatonya, SBY sempai menyinggung mengenai kondisi perpolitikan di Indonesia dan lalu mengaitkannya dengan ajaran filsuf dari Italia, Noccolo Machiavelli.

Ia menyebut ajaran itu kerap kali diartikan sebagai cara menuju kekuasaan dengan menghalalkan segala cara, sehingga tidak patut untuk dilakukan.

“Kita peduli dengan cara untuk mencapai suatu tujuan, kita tidak memilih cara yang tidak patut, seperti dikatakan oleh banyak orang yang mengikuti ajaran Machiavelli,” ujar SBY.

Entah ada hubungannya atau tidak, ketika SBY menjadi presiden Indonesia, kepemimpinannya kerap kali dihubung-hubungkan dengan ajaran tersebut.

Lantas seperti apa persisnya ajaran Machiavelli? Simak ulasan berikut ini.

Mengutip laman Sejarah.upi.id, dosen Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Wawan Darmawan mengatakan, gagasan Machiavelli yang tertuang dalam bukunya yang berjudul The Prince, hampir seluruhnya brnuansa nefatif.

Buku tersebut adalah pemikiran Machiavelli mengenai seorang raja atau penguasa, serta cara-cara untuk memperoleh kekuasaan, yang dilakukan dengan segala cara.

“Banyak orang yang mencap tentang Machiavelli berisi 'the end justifies the means' atau tujuan menghalalkan cara, yang dipandang orang, bahwa hal itu tidak boleh melanggar moralitas dan agama,” tulis Wawan.

Ia melanjutkan, menurut Machiavelli, cara-cara tersebut tak jadi soal bila digunakan, sepanjang untuk mencapai kekuasaan. Karena itu pula, tak sedikit orang yang memandang Machiavelli sebagai sosok yang penuh dengan aura negatif.

Seperti di antaranya pengatur siasat yang jahat, penjilat, penuh kekejaman bahkan penuh tipuan dalam mengejar kekuasaan.

Wawan menjelaskan, Machiavelli membolehkan membunuh semua lawan, jika mereka dikhawatirkan akan melawan atau menghancurkan kekuasaan politiknya.

“Apapun boleh dilakukan untuk memperkuat dan memperluas kekuasaannya. Sekarang saja (dalam dunia hukum) orang diperkenankan untuk membunuh jika keselamatan jiwanya terancam,” tulisnya.

Di antara tokoh-tokoh dunia yang mempraktikkan gagasannya, terdapat sejumlah nama tokoh diktator seperti Adolf Hitler dan Bennito Mussolini.

Selain itu, oleh bangsa-bangsa barat, Machiavelli dianggan sebagai pelopor pemikiran politik modern. Pemikirannya menunjukkan pertumbuhan akan nasionalisme, yakni nasionalisme Italia. Namun di pihak lain, pemikirannya cenderung mengarah pada imperialisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Resmikan Museum Kepresidenan Pertama di Asia, Berapa Nilainya?

SBY Resmikan Museum Kepresidenan Pertama di Asia, Berapa Nilainya?

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 10:09 WIB

Alasan SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR/DPR: Persiapan Buka Museum SBY*ANI

Alasan SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR/DPR: Persiapan Buka Museum SBY*ANI

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 10:40 WIB

Berkaca dari Kemenangan SBY di 2014, Koalisi Perubahan Tak Gentar Hadapi Koalisi Gemuk Gerindra

Berkaca dari Kemenangan SBY di 2014, Koalisi Perubahan Tak Gentar Hadapi Koalisi Gemuk Gerindra

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 05:52 WIB

Soroti Penyebab Polusi di Jakarta, Annisa Pohan Kena Skakmat: Malah Malu Sendiri

Soroti Penyebab Polusi di Jakarta, Annisa Pohan Kena Skakmat: Malah Malu Sendiri

Entertainment | Selasa, 15 Agustus 2023 | 13:39 WIB

AHY Ungkap SBY Tak Bebankan Dirinya Ikuti Jejak Sang Ayah Jadi Presiden: Tetap Dukung, Walau Beda Keinginan

AHY Ungkap SBY Tak Bebankan Dirinya Ikuti Jejak Sang Ayah Jadi Presiden: Tetap Dukung, Walau Beda Keinginan

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 06:52 WIB

AHY Bacakan Putusan MA Tolak PK Moeldoko, Kader Demokrat: Allahu Akbar!

AHY Bacakan Putusan MA Tolak PK Moeldoko, Kader Demokrat: Allahu Akbar!

News | Kamis, 10 Agustus 2023 | 15:25 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB