Cek Fakta: Hoaks, Video dengan Judul Seolah "Imam Besar" Jadi Dalang Pembakaran Bendera PDIP

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 13 September 2023 | 14:55 WIB
Cek Fakta: Hoaks, Video dengan Judul Seolah "Imam Besar" Jadi Dalang Pembakaran Bendera PDIP
Hasil bidik layar video hoaks di YouTube seputar pembakaran bendera PDIP. [YouTube Suara Politik/screenshot]

Suara.com - Maraknya berita yang beredar di internet membutuhkan verifikasi terhadap informasi yang disampaikan. Salah satunya adalah narasi yang diunggah oleh kanal Youtube “SUARA POLITIK” yang mengklaim adanya "Imam Besar" menjadi dalang aksi pembakaran bendera PDIP.

Klaim Konten yang Diperiksa

Sumber informasi hoaks tersebut berasal dari sebuah unggahan video belum lama ini di kanal Youtube "SUARA POLITIK". Video berdurasi 10 menit 5 detik ini mengklaim bahwa Imam Besar adalah dalang di balik aksi pembakaran bendera PDIP (arsip capture-an videonya di sini).

Dalam video tersebut, terdengar narator membacakan artikel dari Seword.com dengan judul "Bendera Dibakar, PDI-P Tempuh Jalur Hukum, Kadrun Siap Terkencing-kencing".

Sementara itu, gambar pratinjau (thumbnail) video memperlihatkan sosok Habib Rizieq --biasa dikenal atau diberi prediket sebutan Imam Besar-- seperti didampingi polisi dan dikawal oleh 2 anggota polisi dengan baju hitam.

Penelusuran

Sebagaimana dipublikasikan oleh Turnbackhoax.id, setelah dilakukan verifikasi, ditemukan bahwa konten dalam video tersebut merupakan manipulasi. Gambar pratinjau (thumbnail) yang menampilkan Habib Rizieq didampingi polisi adalah hasil suntingan. Selain itu, pencahayaan yang berbeda pada latar belakang gambar juga memperlihatkan bahwa gambar tersebut tidak realistis.

Lebih lanjut, ditemukan salah satu klip pada awal video yang menampilkan massa membakar bendera PDI-P itu identik dengan video unggahan dari kanal Youtube tvOneNews dengan judul "Bendera PDIP Dibakar Saat Demo Tolak RUU HIP".

Dalam pengecekan lebih lanjut, dapat memastikan pula bahwa video asli tersebut menunjukkan aksi pembakaran bendera PKI dan PDIP yang dilakukan oleh sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (Anak NKRI), dalam aksi tolak RUU HIP di depan Gedung MPR/DPR, Jakarta, pada tanggal 24 Juni 2020 lalu.

Sementara itu, di dalam artikel yang dibacakan naratornya sendiri, yang adalah artikel opini dan bukan sebuah berita, juga tidak tampak tulisan yang menyebut istilah Imam Besar maupun nama Habib Rizieq.

Kesimpulan

Dengan demikian, klaim video yang menyebut ada Imam Besar sebagai dalang di balik aksi pembakaran bendera PDIP adalah tidak benar. Fakta sebenarnya adalah video itu hanya konten sesat berbasis narasi dari artikel opini, yang menampilkan aksi pembakaran bendera dari video lama dengan konteks berbeda yang dikait-kaitkan sedemikian rupa.

----
Koreksi/Ralat:
Artikel ini awalnya tidak termasukkan dalam kategori artikel Cek Fakta, meskipun sebenarnya dibuat sebagai artikel Cek Fakta. Kami kemudian telah melakukan perubahan dan menyesuaikan judulnya, serta menaruhnya sebagai bagian dari artikel Cek Fakta. Demikian disampaikan, dan mohon maaf atas ketidaknyamanan. [Redaksi]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China

PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:30 WIB

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:02 WIB

Kritik PDIP untuk Mudik 2026, Indonesia Disebut Masih Tertinggal Dari China

Kritik PDIP untuk Mudik 2026, Indonesia Disebut Masih Tertinggal Dari China

Video | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:37 WIB

Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat

Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:39 WIB

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:22 WIB

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran

Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

PDIP Soroti 800 Lubang Tambang Terbengkalai di Kalsel, Sudah Telan 20 Korban Jiwa

PDIP Soroti 800 Lubang Tambang Terbengkalai di Kalsel, Sudah Telan 20 Korban Jiwa

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 18:00 WIB

Operasi Informasi di Balik Video Hoaks Viral "China Bantu Gaza"

Operasi Informasi di Balik Video Hoaks Viral "China Bantu Gaza"

Liks | Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:15 WIB

Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat

Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB