Mahfud MD: Tambang Ilegal Banyak Mafianya, Dibeking Aparat dan Pejabat

Muhammad Yunus | Suara.com

Minggu, 21 Januari 2024 | 20:14 WIB
Mahfud MD: Tambang Ilegal Banyak Mafianya, Dibeking Aparat dan Pejabat
Ganjar-Mahfud MD pakai kemeja pecinta alam saat debat capres keempat. Youtube (KPU RI)

Suara.com - Calon Wakil Presiden, Mahfud MD, mengungkapkan fakta mencengangkan terkait dampak buruk dari aktivitas tambang ilegal di Indonesia. Dalam pernyataannya, Mahfud MD mencatat bahwa dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, terjadi deforestasi yang melibatkan lebih dari 2500 tambang ilegal.

"Kita mencatat juga, dalam sepuluh tahun terakhir, terdapat sekitar 2500 tambang ilegal yang telah menjadi penyebab dari deforestasi yang sangat luas," ujar Mahfud MD.

Deforestasi yang disebabkan oleh aktivitas tambang ilegal ini disebutnya jauh lebih luas dari wilayah Korea Selatan dan bahkan 23 kali lebih luas dari pulau Madura.

"Tentu ini suatu kondisi yang sangat memprihatinkan dan memerlukan penanganan serius," tambahnya.

Mahfud MD juga menyinggung tentang maraknya praktik ilegal yang terkait dengan tambang tersebut, menyebut banyaknya keterlibatan pihak-pihak mafia.

"Tambang ilegal banyak mafianya. Saya sudah mengirim tim ke lapangan, tapi disayangkan, sudah putusan Mahkamah Agung itu begitu. Bahkan, KPK seminggu lalu mengatakan bahwa untuk pertambangan di Indonesia, banyak sekali yang ilegal dan itu didukung oleh aparat-aparat dan pejabat," ungkap Mahfud MD.

Permasalahan ini menjadi sorotan serius, karena selain merugikan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam, juga menunjukkan adanya kelemahan dalam penegakan hukum dan pengawasan di sektor pertambangan.

Mahfud MD menegaskan bahwa tindakan ilegal semacam ini harus segera mendapatkan perhatian dan penanganan serius untuk mencegah kerugian lebih lanjut bagi Indonesia.

Debat Keempat Pilpres 2024

Debat keempat Pilpres 2024 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024) mulai pukul 19.00 WIB. Dalam debat ini kembali mempertemukan tiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.

Tema yang diangkat dalam debat yakni pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

Berbeda dari sebelumnya, debat kali ini akan dikawal oleh dua moderator perempuan yakni Retno Pinasti dari SCTV dan Zilvia Iskandar dari Metro TV. Tayangan debat berlangsung selama 120 menit dibagi dalam enam segmen yang sudah disusun untuk debat.

Sebelum digelarnya debat, 11 panelis sudah diputuskan untuk merumuskan pertanyaan yang bakal dipilih secara acak untuk dijawab oleh Cak Imin, Gibran dan Mahfud MD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Giliran Pertama, Cak Imin Langsung Singgung Pemilik Lahan 500 Ribu Hektare di Debat Keempat Pilpres 2024

Dapat Giliran Pertama, Cak Imin Langsung Singgung Pemilik Lahan 500 Ribu Hektare di Debat Keempat Pilpres 2024

Kotak Suara | Minggu, 21 Januari 2024 | 20:12 WIB

Bicara Nasib Petani Diabaikan Negara, Cak Imin Singgung Orang Punya Lahan 500 Ribu Hektare

Bicara Nasib Petani Diabaikan Negara, Cak Imin Singgung Orang Punya Lahan 500 Ribu Hektare

Kotak Suara | Minggu, 21 Januari 2024 | 20:07 WIB

Pamer Program di Debat Keempat, Mahfud Sentil Food Estate: Gagal dan Merusak, Yang Bener Aja Rugi Dong!

Pamer Program di Debat Keempat, Mahfud Sentil Food Estate: Gagal dan Merusak, Yang Bener Aja Rugi Dong!

News | Minggu, 21 Januari 2024 | 20:07 WIB

Terkini

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:01 WIB

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:40 WIB

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB