Aksi Kaum Perempuan Geruduk Istana: Adili Jokowi Perusak Demokrasi!

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 08 Maret 2024 | 14:22 WIB
Aksi Kaum Perempuan Geruduk Istana: Adili Jokowi Perusak Demokrasi!
Aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) di depan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)

Suara.com - Aksi unjuk rasa dilakukan beberapa organisasi kewanitaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Aksi itu bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Sedunia yang jatuh pada Jumat (8/3/2024).

Aksi bertajuk 'Perempuan Geruduk Istana, Adili Jokowi Perusak Demokrasi' diikuti oleh 43 organisasi dari seluruh  Indonesia.

"Aksi ini terdiri para perempuan dari berbagai organisasi perempuan yang tergabung menjadi satu. Ini aksi perempuan geruduk Istana, adili Jokowi perusak demokrasi, sekaligus peringatan hari perempuan sedunia yang jatuh pada hari ini," ujar Koordinator aksi dari Koalisi Perempuan Indonesia, Eka kepada Suara.com, Jumat.

Aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) di depan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)
Aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) di depan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)

Dalam aksinya, para demonstran yang didominasi kaum perempuan itu menggulirkan tiga tuntutan, mulai dari penegakan demokrasi dan supremasi hukum, mewujudkan kebijakan yang mendukung penghapusan kekerasan dan melindungi perempuan serta penuntasan berbagai pelanggaran HAM berat di masa lalu.

"Keterwakilan dalam politik, lalu ada juga isu (pelanggaran) HAM berat lalu pemiskinan yang itu banyak sekali. Misalnya, penggusuran, perampasan lahan, itu kan pemiskinan kepada perempuan," kata dia.

Aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) di depan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)
Aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) di depan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)

Pemiskinan perempuan itu ia nilai dapat membuat para perempuan pergi ke kota hingga luar negeri untuk bisa mencari pekerjaan. Bekal ijazah pendidikan yang tidak terlalu tinggi menyebabkan para perempuan ini tidak bisa mendapatkan upah yang tinggi, hal itu menjadi pemicu penderitaan lainnya yang dialami kaum perempuan.

"Yang menyebabkan kawan-kawan perempuan ini karena tergusur misalnya dari tanah yang tergusur, akhirnya dia pindah mencari pekerjaan yang lain di kota, di kota Jakarta misalnya yang jelas upahnya rendah," ujarnya. 

Dia juga mengatakan bahwa upah kerja yang rendah itu memaksa para perempuan untuk bekerja keluar negeri sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). Minimnya pemahaman dan pengetahuan para perempuan itu menambah resiko mereka sebagai korban kekerasan serta perdagangan manusia.

Aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) di depan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)
Aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day) di depan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)

"Belum lagi karena upah rendah dia memaksa diri pergi ke luar negeri, ke luar negerinya dalam kondisi yang tidak aman. Yang mana dia juga belum paham kondisi luar negeri yang akhirnya ia mengalami kondisi trafficking," jelasnya.

baca juga

Kondisi ini menurut Eka merupakan pemiskinan yang telah dilakukan secara terstruktur dan berlapis. Alhasil, pemiskinan inilah yang menyebabkan berbagai kondisi yang memprihatinkan itu.

"Itu lah hal-hal yang sebetulnya pemiskinan berlapis dari yang ujung sampe yang menyebabkan banyak hal tadi, sudah dia digusur terus dapet pekerjaannya upahnya murah, lalu dia mengalami kekerasan," ujarnya.

(Muhamad Iqbal Fathurahman)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaung Hak Angket di DPR untuk Makzulkan Jokowi? Begini Kata Mahfud MD

Gaung Hak Angket di DPR untuk Makzulkan Jokowi? Begini Kata Mahfud MD

Kotak Suara | Jum'at, 08 Maret 2024 | 13:05 WIB

Setop Kecurangan! Hasto PDIP Minta Jokowi Tak Hapus Sejarah PPP Demi Kepentingan PSI

Setop Kecurangan! Hasto PDIP Minta Jokowi Tak Hapus Sejarah PPP Demi Kepentingan PSI

Kotak Suara | Jum'at, 08 Maret 2024 | 10:17 WIB

Terlihat Kompak saat Kunker ke Jatim, Jokowi Didampingi Prabowo Naik Pesawat Kepresidenan

Terlihat Kompak saat Kunker ke Jatim, Jokowi Didampingi Prabowo Naik Pesawat Kepresidenan

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 10:01 WIB

Diungkap Irma, Ini Alasan NasDem Cuma Mau Dukung Jokowi Sampai 2024 Setelah Itu Tidak!

Diungkap Irma, Ini Alasan NasDem Cuma Mau Dukung Jokowi Sampai 2024 Setelah Itu Tidak!

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 09:49 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×