Akui Keteteran jika Jakarta Diguyur Hujan Deras Lebih dari 4 Jam, Heru Budi: Semua Warga Mohon Dimaklumi

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 25 Maret 2024 | 15:03 WIB
Akui Keteteran jika Jakarta Diguyur Hujan Deras Lebih dari 4 Jam, Heru Budi: Semua Warga Mohon Dimaklumi
Akui Keteteran jika Jakarta Diguyur Hujan Deras Lebih dari 4 Jam, Heru Budi: Semua Warga Mohon Dimaklumi. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat bicara mengenai banjir yang terjadi belakangan ini. Ia menyebut salah satu penyebab utamanya adalah curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ibu Kota dalam waktu lama.

Misalnya, pada Jumat, 22 Maret lalu, sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir hingga lebih dari 24 jam. Tercatat, banjir merendam hingga 39 RT di Jakarta Barat dan Jakarta Utara dan memaksa 976 warga atau 291 KK di Kelurahan Tegal Alur mengungsi.

Ia menyebut curah saat itu, curah hujan yang turun tergolong sangat ekstrem, yakni 200 mm. Sementara, sistem drainase di Jakarta hanya bisa menampung air hujan 100 mm.

Petugas gabungan menangani banjir di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (25/3/2024). ANTARA/HO-BPBD DKI.
Petugas gabungan menangani banjir di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (25/3/2024). ANTARA/HO-BPBD DKI.

Hal ini, kata Heru, akan membuat Jakarta kewalahan lantaran tak mampu menampung air. Akibatnya, sejumlah wilayah di Jakarta kebanjiran.

"Di Jabotabek termasuk di Jakarta kemarin kan intensitas hujannya 200 (mm), lho. 180 aja kita DKI tuh kalau hujannya 4 jam, sudah kewalahan. Jadi, semuanya mohon dimaklumi," ujar Heru di Cengkareng, Senin (25/3/2024).

Selain curah hujan ekstrem, Heru menyebut kiriman air dari hulu atau daerah penyangga yang juga mengalami hujan deras belakangan ini, serta rob atau kenaikan muka air laut juga menjadi penyebab lain banjir di Jakarta.

Pantauan aliran sungai Ciliwung di kawasan Hek Kramat Jati, Jakarta Timur setelah sempat meluap. (Suara.com/Muhamad Iqbal Fathurahman)
Pantauan aliran sungai Ciliwung di kawasan Hek Kramat Jati, Jakarta Timur setelah sempat meluap. (Suara.com/Muhamad Iqbal Fathurahman)

"Banjir lebih dari 24 jam tapi kan kita sudah atasi. Ini karena rob dan air hujan yang tadi 200 mm. Lantas juga ada kiriman. Termasuk juga yang di (Simpang) HEK, di HEK ada kiriman dari Bogor, ya. Mudah-mudahan kita bisa atasi semua," pungkas Heru.

Sejumlah wilayah di Jakarta dan daerah penyangga sekitar diguyur hujan deras sejak Minggu (24/3) malam hingga Senin (25/3) pagi. Akibatnya, beberapa titik permukiman warga kini kebanjiran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, hujan tersebut sempat menyebabkan kenaikan status Pos Depok menjadi Siaga 3 (Waspada). Lalu, Pintu Air Manggarai dan Pos Pesanggrahan juga Siaga 3 (Waspada).

"BPBD mencatat genangan yang ada saat ini mengalami kenaikan dari 28 RT menjadi 30 RT atau 0.098 persen dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," ujar Isnawa kepada wartawan, Senin (25/3/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Banjir di Hek Jaktim, Heru Budi Bantah Gegara Tanggul Jebol: Lagi Diturap

Soal Banjir di Hek Jaktim, Heru Budi Bantah Gegara Tanggul Jebol: Lagi Diturap

News | Senin, 25 Maret 2024 | 12:14 WIB

Kali Ciliwung Luber, Tanggul Hek Kramat Jati Ditutup Tumpukan Batu usai Jebol

Kali Ciliwung Luber, Tanggul Hek Kramat Jati Ditutup Tumpukan Batu usai Jebol

News | Senin, 25 Maret 2024 | 10:33 WIB

Kali Ciliwung Meluap, Tanggul di Hek Kramat Jati Jebol

Kali Ciliwung Meluap, Tanggul di Hek Kramat Jati Jebol

News | Senin, 25 Maret 2024 | 10:12 WIB

Hujan Guyur Jakarta Sejak Dini Hari, 14 RT dan 16 Ruas Jalan Kebanjiran

Hujan Guyur Jakarta Sejak Dini Hari, 14 RT dan 16 Ruas Jalan Kebanjiran

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 13:52 WIB

Terkini

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:04 WIB

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:56 WIB

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:55 WIB

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:45 WIB

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:44 WIB

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:40 WIB

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:36 WIB

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:34 WIB

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:27 WIB