Ciptakan SDM Unggul, Kemenkop dan UKM Sediakan Perpustakaan Fisik & Digital

Fabiola Febrinastri

Kamis, 04 April 2024 | 08:00 WIB
Ciptakan SDM Unggul, Kemenkop dan UKM Sediakan Perpustakaan Fisik & Digital
Perpustakaan dinilai mampu mewujudkan SDM unggul. (Dok: Kemendikbudristek)

Suara.com - Sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berkualitas dibutuhkan dalam menyongsong cita-cita besar Indonesia Emas tahun 2045. Mutu pendidikan Indonesia dan kemampuan literasi menjadi salah satu aspek penting yang perlu ditingkatkan demi mendapatkan SDM unggul dan berdaya saing tinggi, sehingga keberadaan perpustakaan mempunyai peran penting sebagai sumber belajar demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Seperti yang kita semua ketahui, sebagai negara berkembang, Indonesia saat ini memiliki cita-cita besar untuk dapat menaikkan levelnya menjadi negara maju. Dalam menggapai cita-cita “Indonesia Emas 2045”, Pemerintah telah menuangkannya ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 guna mewujudkan visi ‘Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan’.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peluncuran RPJPN 2025-2045, pada Bulan Juni 2023 menjelaskan, setidaknya ada tiga hal pokok yang tertuang pada dokumen RPJPN 2025-2045, dan akan menjadi acuan pembangunan Indonesia untuk menggapai visi Indonesia Emas 2045. Pertama adalah stabilitas bangsa dan negara. Kedua, keberlanjutan dan kesinambungan pembangunan. Ketiga adalah SDM yang berkualitas.

Optimis dalam menggapai cita-cita besar tersebut, Indonesia telah dibekali kekuatan yang tidak dapat disepelekan. Pertama, Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia. Kedua, optimalisasi peluang bonus demografi. Ketiga, letak wilayah Indonesia yang strategis dan sangat menguntungkan dalam perdagangan internasional, serta Indonesia sebagai negara agraris.

Keempat, melimpahnya sumber daya alam dengan kekayaan cadangan mineral yang sangat besar. Jika modal tersebut dapat dikelola dengan baik, tentunya Indonesia memiliki peluang besar menjadi lima negara ekonomi terkuat tahun 2045.

Salah satu modal besar dalam mencapai Indonesia Emas 2045 adalah jumlah penduduk Indonesia termasuk yang terbesar ke-4 di dunia. Per 3 Maret 2024, jumlah penduduk Indonesia menurut worldmeters.info (berdasarkan data terbaru PBB) adalah sebanyak 279.053.774 jiwa, dengan median usia 30,1 tahun.

Dengan populasi tersebut, tentunya Indonesia perlu mempunyai formulasi yang tepat agar SDM yang telah tersedia dapat dimaksimalkan menjadi SDM unggul, kompeten, dan berkualitas.

SDM yang unggul merupakan salah satu faktor penentu kemajuan bangsa, karena sebaik apapun infrastuktur yang dimiliki Indonesia, tidak akan memiliki dampak yang maksimal pada kemajuan bangsa jika tidak dibekali dengan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

Tantangan dalam menghasilkan SDM unggul demi menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045 tentu tidaklah mudah. Berdasarkan dokumen RPJPN 2025-2045, pada sasaran visi 4, yaitu Daya Saing Sumber Daya Manusia Meningkat, terdapat beberapa cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia secara merata, yaitu melalui pendidikan, pelatihan dan pengembangan, sikap dan etos kerja, penguasaan teknologi inovasi dan kreativitas, dan kesehatan.

baca juga

Pada dunia pendidikan, literasi menjadi salah satu fondasi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan serta meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat bangkit dan bersaing dengan bangsa lain. Secara sederhana, literasi merupakan kemampuan individu untuk membaca, menulis, memahami, menginterpretasi, dan menggunakan informasi secara efektif.

Literasi melibatkan penggunaan bahasa serta simbol-simbol untuk memperoleh, mengolah, dan menyampaikan informasi. Maka dari itu, diperlukan upaya yang komprehensif dan terintegrasi demi meningkatkan literasi masyarakat Indonesia, di mana hal ini juga akan berimplikasi pada meningkatnya kualitas SDM Indonesia.

Namun sayangnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 72 dari 78 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Sementara data UNESCO di tahun 2016 menyebutkan bahwa tingkat minat baca masyarakat Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara di dunia, di mana hanya 0,001 persen atau 1 dari 1.000 orang di Indonesia yang rajin membaca.

Selain itu, berdasarkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) yang dihimpun oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menunjukkan tingkat literasi masyarakat pada tahun 2022 berada pada 64,48 dari skala 100 atau masuk kategori sedang. Pemerintah telah menargetkan pada tahun 2024 sebesar 71,4.

Ketiga data tersebut menunjukkan persoalan literasi masih harus dibenahi di Indonesia. Kemampuan literasi dasar yang salah satunya adalah kemampuan dalam membaca mempunyai peran penting dalam kemampuan berpikir seseorang pada kehidupannya, dimulai dari memahami hal-hal yang lebih kompleks, hingga mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya memberikan peluang lebih besar seseorang untuk dapat berdaya saing global hingga meraih kesuksesan,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Film Nasional, Ini 3 Fakta Tentang Industri Film Indonesia yang Terus Berkembang

Hari Film Nasional, Ini 3 Fakta Tentang Industri Film Indonesia yang Terus Berkembang

Lifestyle | Sabtu, 30 Maret 2024 | 11:29 WIB

Sejauh Mana Capaian dan Kebermanfaatan Program Merdeka Belajar?

Sejauh Mana Capaian dan Kebermanfaatan Program Merdeka Belajar?

Your Say | Minggu, 10 Maret 2024 | 07:00 WIB

Anies Siapkan Perpustakaan Bertaraf Internasional seperti TIM untuk Daerah

Anies Siapkan Perpustakaan Bertaraf Internasional seperti TIM untuk Daerah

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 11:38 WIB

Berkunjung ke Perpustakaan Umum Kabupaten Gowa

Berkunjung ke Perpustakaan Umum Kabupaten Gowa

Your Say | Minggu, 07 Januari 2024 | 13:05 WIB

10 Potret Rumah Anies Baswedan: 'Humble' Tak Berpagar, Ada Perpustakaan Gratis

10 Potret Rumah Anies Baswedan: 'Humble' Tak Berpagar, Ada Perpustakaan Gratis

Lifestyle | Selasa, 02 Januari 2024 | 19:06 WIB

Apa Itu IISMA? Beasiswa Program Belajar di Luar Negeri yang Trending di Twitter

Apa Itu IISMA? Beasiswa Program Belajar di Luar Negeri yang Trending di Twitter

Lifestyle | Selasa, 02 Januari 2024 | 15:36 WIB

Terkini

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB

Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA

Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:50 WIB

Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot

Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:46 WIB

Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC

Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:36 WIB

DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif

DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:34 WIB

Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas

Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:31 WIB

Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan

Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:27 WIB

Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK

Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:17 WIB