Hasto Tuding Jokowi Ingin Rebut Kursi Megawati di PDIP, Reaksi Puan Maharani Cuma Geleng-geleng

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 04 April 2024 | 14:55 WIB
Hasto Tuding Jokowi Ingin Rebut Kursi Megawati di PDIP, Reaksi Puan Maharani Cuma Geleng-geleng
Presiden Jokowi hadiri Rakernas III PDIP di Jakarta, Selasa (6/6/2023). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani hanya memberikan gestur menggeleng-gelengkan kepalanya usai ditanya soal penyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal upaya Presiden Jokowi mengakuisisi kursi Ketua Umum PDIP. 

Awalnya awak media diberikan kesempatan bertanya kepada Puan dalam konferensi pers usai rapat paripurna penutupan masa sidang sebelum Hari Raya Idul Fitri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/4/2024). 

Baca Juga:

Jengah dengan Perilaku Sekjen PDIP, Gibran: Pak Hasto Lagi Ya? Nggak Perlu Ditanggapi

Salah seorang awak media bertanya soal pernyataan Hasto yang menyebut Presiden Jokowi pernah berupaya mengakuisisi kursi Ketum PDIP dengan menugasi seorang menteri. 

Soal Usulan Jokowi dan Kapolri Dihadirkan di Sidang MK, Begini Kata Mahfud MD

Namun, bukannya menjawab secara detil mengenai hal tersebut. Puan hanya menunjukan gesturnya dengan menggeleng-gelengkan kepalanya. 

Puan Maharani. (Suara.com/Bagaskara)
Puan Maharani. (Suara.com/Bagaskara)

Kendati begitu, ia tak menjelaskan apa yang dimaksud gesturnya tersebut. 

Jokowi Utus Menteri 'Power Full Bujuk Mega

baca juga

Hasto PDIP sebelumnya, mengungkapkan, jika Presiden Jokowi sempat menugasi seorang menteri untuk membujuk Megawati turun dari singgasananya sebagai Ketua Umum DPP PDIP. Bujukan itu agar Jokowi bisa memimpin PDIP ke depannya. 

Hal itu diungkapkan Hasto dalam acara Bedah Buku "NU, PNI dan Kekerasan Pemilu 1971" karya Ken Ward (1972) yang digelar di Bakoel Kopi, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024). 

Awalnya Hasto menyampaikan, jika kejadian tersebut terjadi jauh beberapa bulan sebelum Pemilu. Jokowi disebut menugasi seorang menteri yang power full, untuk bertemu Pakar Otonomi daerah Ryaas Rasyid. 

Ryaas kemudian, disebut Hasto, ditugasi oleh seorang menteri itu untuk membujuk Megawati agar mau memberikan singgasananya kepada Jokowi. Hasto menceritakan hal itu saat menyinggung Jokowi sedang mencari kendaraan politik usai tak lagi menjabat. 

Hasto Bongkar Upaya Jokowi Akuisisi Kursi Ketum PDIP, Andreas Hugo Tak Terkejut: Siapa Sih yang Gak Mau?

"Jadi jauh sebelum pemilu, beberapa bulan, antara 5-6 bulan. Ada seorang menteri, ada super power full, ada yang power full. Supaya enggak salah, ini ditugaskan untuk bertemu Ryaas Rasyid oleh presiden Jokowi," kata Hasto. 

"Pak Ryaas Rasyid ditugaskan untuk membujuk Bu Mega, agar kepemimpinan PDIP diserahkan kepada pak Jokowi," sambungnya. 

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut Jokowi sudah menerapkan politik khas orde baru (orba). [ANTARA Foto/Aditya Pradana]
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut Jokowi sudah menerapkan politik khas orde baru (orba). [ANTARA Foto/Aditya Pradana]

Menurut Hasto, bujukan itu dilakukan agar Jokowi mendapatkan kendaraan politik untuk puluhan tahun ke depan. 

"Jadi dalam rangka kendaraan politik. Untuk 21 tahun ke depan," tuturnya. 

Hasto lantas menyampaikan, sudah banyak saksi lainya juga menyampaikan hal serupa. Terlebih juga akan menjadikan Golkar sebagai kendaraan politik saat ini. 

"Kemudian kendaraan politik juga adalah Golkar. Sekarang ada gagasan tentang soal koalisi besar permanen seperti ada barisan nasional. Rencana pengambilalihan partai Golkar dan PDIP," katanya. 

Untuk itu, adanya hal tersebut harus diperhatikan. Menurutnya, hal itu juga perlu diwaspadai lantaran terjadi akibat saripati kecurangan dalam sejumlah pemilu. 

"Nah ini harus kita lihat, mewaspadai bahwa ketika berbagai saripati kecurangan pemilu 71, yang menurut saya 71 aja enggak cukup, ditambah 2009, menghasilkan 2024 kendaraan politiknya sama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bertemu Megawati Sehabis Lebaran? Puan Kasih Isyarat Begini

Prabowo Bertemu Megawati Sehabis Lebaran? Puan Kasih Isyarat Begini

Kotak Suara | Kamis, 04 April 2024 | 14:46 WIB

Biar Tetap Ramai Pengunjung, Jokowi Tekankan Pentingnya Revitalisasi Pasar

Biar Tetap Ramai Pengunjung, Jokowi Tekankan Pentingnya Revitalisasi Pasar

Kotak Suara | Kamis, 04 April 2024 | 14:22 WIB

Ditanya Hak Angket Gagal Bergulir, Puan Maharani Cuma Geleng-geleng Kepala

Ditanya Hak Angket Gagal Bergulir, Puan Maharani Cuma Geleng-geleng Kepala

Kotak Suara | Kamis, 04 April 2024 | 13:55 WIB

Alibi Puan Asyik Buka Bersama Bareng Kubu Prabowo-Gibran: Sebagai Sahabat, Silaturahmi Tak Pernah Salah

Alibi Puan Asyik Buka Bersama Bareng Kubu Prabowo-Gibran: Sebagai Sahabat, Silaturahmi Tak Pernah Salah

Kotak Suara | Kamis, 04 April 2024 | 13:06 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Siap Redam Tekanan Manahan, Stefan Keeltjes Tekankan Mental Pemain

Kendal Tornado FC Siap Redam Tekanan Manahan, Stefan Keeltjes Tekankan Mental Pemain

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Tak Cuma Cibinong, DPR Desak Bangunan Tak Sesuai di Lapas Lain Dibongkar!

Tak Cuma Cibinong, DPR Desak Bangunan Tak Sesuai di Lapas Lain Dibongkar!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Timnas Indonesia vs Bangladesh: Starting XI Sudah Bocor 7 Jam Sebelum Kick Off

Timnas Indonesia vs Bangladesh: Starting XI Sudah Bocor 7 Jam Sebelum Kick Off

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Temukan Bekas CCTV Lapas Cibinong, Anggota DPR Hujat Kalapas: Kurang Ajar!

Temukan Bekas CCTV Lapas Cibinong, Anggota DPR Hujat Kalapas: Kurang Ajar!

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Bongkar Sel Mewah Tanpa Audit Forensik, Perobohan di Lapas Cibinong Blunder Hukum atau Kesengajaan?

Bongkar Sel Mewah Tanpa Audit Forensik, Perobohan di Lapas Cibinong Blunder Hukum atau Kesengajaan?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Dapur MBG Ditutup, 13 Ribu Mitra Terlilit Utang! DPR Janji Mediasi dengan BGN

Dapur MBG Ditutup, 13 Ribu Mitra Terlilit Utang! DPR Janji Mediasi dengan BGN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Jadi Wamenkeu usai Dipecat Purbaya, Luky Alfirman: Kemarin Saya Hibernasi

Jadi Wamenkeu usai Dipecat Purbaya, Luky Alfirman: Kemarin Saya Hibernasi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Khofifah Dorong Museum Mpu Tantular Jatim lewat Kolaborasi dengan Rahmat Museum

Khofifah Dorong Museum Mpu Tantular Jatim lewat Kolaborasi dengan Rahmat Museum

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Review Hanuman Ansh: Mukjizat Lebih Mudah Dipercaya Ketimbang Manusianya

Review Hanuman Ansh: Mukjizat Lebih Mudah Dipercaya Ketimbang Manusianya

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Sedang Berlangsung! Link Gratis Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs Bangladesh Malam Ini

Sedang Berlangsung! Link Gratis Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs Bangladesh Malam Ini

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:58 WIB

×