Ramai Kawin Kontrak di Puncak, Syahrini Pernah Angkat Isu Itu di Skripsinya

Galih Prasetyo

Kamis, 18 April 2024 | 20:16 WIB
Ramai Kawin Kontrak di Puncak, Syahrini Pernah Angkat Isu Itu di Skripsinya
Syahrini. (Instagram/princessyahrini)

Suara.com - Masalah kawin kontrak menjadi rahasia umum yang terjadi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Masalah sosial bahkan pernah dijadikan oleh artis Syahrini sebagai bahan penelitian skripsinya.

Hal itu pernah diungkap Syahrini pada 2015 saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Najwa Shihab yang mengangkat tema, 'Pencuri Perhatian'

Syahrini yang merupakan jebolan Universitas Pakuan, Bogor jurusan hukum perdata, mengatakan kawin kontrak menjadi tema besar yang ia angkat dari skripsinya.

Baca juga:

Menurut Syahrini, isu itu ia ambil juga disebabkan faktor lokasi yang dekat dengan rumahnya. Ia pun mengaku langsung turun ke lapangan untuk mengamati wanita-wanita yang menjalani kawin kontrak.

Skripsiku tentang kawin kontrak yang banyak terjadi di kawasan Puncak. Aku berkunjung kesana dan mewawancarai wanita-wanita yang di kawin kontrak, karena rumahku kebetulan di Bogor, jadi dekat (Puncak)," ungkap Syahrini seperti dikutip, Kamis (18/4).

Wanita bernama lengkap Fatima Syahrini Zaelani ini menyelesaikan pendidikannya di Universitas Pakuan pada 2007.

Kawin kontrak saat ini tengah jadi perhatian publik. Terbaru, pihak kepolisian menangkap dua orang perempuan berusia 21 tahun (RN) dan 51 tahun (LR) atas dugaan tindak pidana perdagangan orang dengan modus kawin kontrak.

Baca juga:

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi Tono Listianto di Cianjur, Senin, mengatakan terungkapnya kasus TPPO tersebut setelah ada laporan satu dari enam orang korban yang merasa dijebak kedua pelaku untuk melayani pria asal Timur Tengah dengan mahar Rp100 juta pada Minggu (14/4).

"Kami menangkap RN dan LR pelaku TPPO dengan modus kawin kontrak. Pelaku sudah menjalankan aksinya sejak tahun 2019 dan korban dijanjikan mendapat uang mulai dari Rp30 juta hingga Rp100 juta, namun dibagi dua dengan pelaku," katanya mengutip dari Antara.

Tono menjelaskan kedua berbagi tugas, yakni RN mencari gadis yang akan dijajakan kepada pria hidung belang asal Timur Tengah, sedangkan LR mencari calon pembeli atau pria yang mencari pasangan untuk kawin kontrak.

Korban TPPO terkait kasus prostitusi kawin kontrak di kawasan Puncak, Bogor, Jabar. (Suara.com/Stephanus Aranditio).
Korban TPPO terkait kasus prostitusi kawin kontrak di kawasan Puncak, Bogor, Jabar. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Keduanya memiliki data dan koleksi foto gadis yang akan ditawarkan dengan mahar mulai dari Rp30 juta sampai ratusan juta. Dana tersebut sudah termasuk paket amil, orang tua wali yang sudah disiapkan kedua pelaku, namun bukan petugas dari Kemenag, dan orang tua asli korban.

"Setelah cocok, pelaku mempertemukan korban dengan calon pembeli. Mereka akan dinikahkan menggunakan amil dan orang tua wali palsu yang merupakan sindikat dari pelaku sehingga banyak korban yang terjebak, namun tidak berani melapor," katanya.

Setelah ijab kabul dilakukan, pelaku akan mengambil uang yang disepakati dan dipotong 50 persen, termasuk untuk membayar amil, wali dan saksi palsu yang sudah disiapkan dalam satu paket.

Polisi masih mendalami kasus TPPO berkedok kawin kontrak tersebut karena diduga korbannya cukup banyak. Hingga kini baru terungkap enam orang korban, sementara kedua pelaku sudah menjalankan aksinya selama empat tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asik Foto Syawalan, Syahrini Pede Pamer Tas Hermes Miliaran: Shining Banget!

Asik Foto Syawalan, Syahrini Pede Pamer Tas Hermes Miliaran: Shining Banget!

Lifestyle | Kamis, 18 April 2024 | 16:44 WIB

Syahrini Kedapatan Makan Caviar di Tengah Kabar Kehamilan, Memang Boleh?

Syahrini Kedapatan Makan Caviar di Tengah Kabar Kehamilan, Memang Boleh?

Lifestyle | Kamis, 18 April 2024 | 13:36 WIB

Penampilan Lebih Berisi, Potret Syahrini Bersama Suami Bikin Salah Fokus

Penampilan Lebih Berisi, Potret Syahrini Bersama Suami Bikin Salah Fokus

Entertainment | Kamis, 18 April 2024 | 12:25 WIB

Mertua Hadiri Acara Tunangan Prananda Paloh, Keabsenan Syahrini Dipertanyakan

Mertua Hadiri Acara Tunangan Prananda Paloh, Keabsenan Syahrini Dipertanyakan

Entertainment | Kamis, 18 April 2024 | 12:21 WIB

Viral Penampilan Baru Syahrini Curi Perhatian, Benarkah Hamil Anak Pertama?

Viral Penampilan Baru Syahrini Curi Perhatian, Benarkah Hamil Anak Pertama?

News | Kamis, 18 April 2024 | 09:44 WIB

Badan Semakin Berisi, Dugaan Syahrini Tengah Hamil Anak Pertama Bikin Heboh

Badan Semakin Berisi, Dugaan Syahrini Tengah Hamil Anak Pertama Bikin Heboh

Entertainment | Kamis, 18 April 2024 | 09:34 WIB

Terkini

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB