Beda Style Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Sebelum dan Seusai Masuk Ruang Pemeriksaan KPK, Jaket Bomber Ganti Rompi Oranye

Galih Priatmojo

Selasa, 07 Mei 2024 | 17:04 WIB
Beda Style Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Sebelum dan Seusai Masuk Ruang Pemeriksaan KPK, Jaket Bomber Ganti Rompi Oranye
Penampilan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) berpakaian nuansa gelap saat memenuhi panggilan KPK. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Setelah beberapa kali mangkir, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau yang akrab disapa dengan Gus Muhdlor akhirnya memenuhi panggilan KPK.

Diketahui, Gus Muhdlor yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus korupsi pemotongan dana intensif pegawai Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo, sempat dua kali mangkir dari panggilan KPK.

Tercatat Gus Muhdlor mangkir dari panggilan KPK pada 19 April 2024 dengan alasan sakit. Kemudian selanjutnya pada panggilan KPK yang kedua tanggal 3 Mei 2024, putra dari Kiai Agoes Ali Masyhuri tersebut juga mangkir tanpa alasan.

Setelah sempat mangkir, pada Selasa (7/5/2024) Gus Muhfdlor terlihat tiba ke gedung KPK RI untuk memenuhi panggilan.

Gus Muhdlor tiba ke gedung KPK Merah PUtih pukul 08.20 WIB. Ia datang didampingi kuasa hukumnya.

Terlihat sebelum masuk ke ruang pemeriksaan, Gus Muhdlor datang dengan pakaian serba hitam, ia terlihat mengenakan topi hitam, celana hitam serta jaket hitam.

Bila ditengok di pasaran, jaket hitam yang dikenakan Gus Muhdlor merupakan jaket bomber merek Velcro. Harganya di toko online di kisaran Rp250 ribu.

Tak berselang lama seusai menjalani pemeriksaan, Gus Muhdlor diketahui langsung dilakukan penahanan.

Dari pantauan Suara.com, penampilan Gus Muhdlor pun terlihat berbeda.

baca juga

Ia tampak mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye.

Sementara itu terlihat kedua tangannya diikat borgol.

Gus Muhdlor tampak tertunduk saat digiring penyidik ke ruang konferensi pers.

Gus Muhdlor sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Dari keterangan pihak KPK, pemotongan dana insentif pegawai BPPD Sidoarjo diduga dilakukan demi memenuhi kebutuhan Gus Muhdlor dan Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo.

Kasusnya terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan di Sidoarjo pada Kamis (25/1/2024) lalu.

Dari operasi tersebut, KPK mengamankan 11 orang, diantaranya ada Kasubag Umum BPPD Sidoarjo Siska Wati yang juga telah berstatus tersangka.

Siska disebut memotong secara sepihak dana insentif para pegawai ASN BPPD Sidoarjo. Dimana besarannya mencapai 10 persen hingga 30 persen dari insentif yang diterima masing-masing pegawai.

Insentif sendiri diberikan ke pegawai karena perolehan pajak BPPD Kabupaten Sidoarjo yang mencapai Rp1,3 triliun.

Potongan yang dilakukan oleh Siska, menurut catatan KPK mencapai Rp2,7 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Cerita Gus Muhdlor: Tangan Terborgol, Pakai Rompi Tahanan KPK

Akhir Cerita Gus Muhdlor: Tangan Terborgol, Pakai Rompi Tahanan KPK

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 16:40 WIB

2 Kali Mangkir, Bupati Gus Muhdlor Mendadak Serba Hitam-hitam saat Penuhi Panggilan Tersangka di KPK

2 Kali Mangkir, Bupati Gus Muhdlor Mendadak Serba Hitam-hitam saat Penuhi Panggilan Tersangka di KPK

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 11:29 WIB

Sebut Rp 850 Juta dari SYL ke NasDem untuk Keperluan Bacaleg,  Jaksa KPK Berencana Hadirkan Ahmad Sahroni di Sidang

Sebut Rp 850 Juta dari SYL ke NasDem untuk Keperluan Bacaleg, Jaksa KPK Berencana Hadirkan Ahmad Sahroni di Sidang

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 08:28 WIB

Di Tengah Isu Jemput Paksa, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Konfirmasi Hadir di KPK Hari Ini

Di Tengah Isu Jemput Paksa, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Konfirmasi Hadir di KPK Hari Ini

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 07:30 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×