Luhut Ogah Jadi Menteri Kabinet Prabowo, Akui Tak Selamanya Jadi Pejabat

M Nurhadi

Minggu, 19 Mei 2024 | 12:16 WIB
Luhut Ogah Jadi Menteri Kabinet Prabowo, Akui Tak Selamanya Jadi Pejabat
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11/2023). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A].

Suara.com - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa ia menolak tawaran menjadi menteri dalam pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Menurut Luhut, Prabowo Subianto sudah menawarkan jabatan menteri kepadanya. Namun, ia menegaskan tidak bisa kembali menjabat sebagai menteri

"Sudah meminta. Saya sudah menyampaikan, jika menjadi menteri, saya tidak bisa," ujar Luhut pada Minggu (19/5/2024).

Namun, Luhut mengatakan bahwa dirinya tetap siap membantu Prabowo sesuai dengan permintaan presiden terpilih tersebut, mungkin hanya sebagai penasihat.

"Saya siap membantu sesuai permintaan beliau sebagai penasihat, jika masih diminta," sambung Luhut.

Sebelumnya, Luhut telah mengungkapkan niatnya untuk pensiun sebagai menteri. Meskipun ia mendukung penuh Prabowo dan Gibran, ia tidak ingin menduduki jabatan di pemerintahan Prabowo.

Menurut Luhut, setelah menang, Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka akan melanjutkan program-program Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan hal itu sudah cukup baginya. Namun, ia bersedia jika ditawari menjadi penasihat senior.

Luhut menegaskan bahwa setiap hal ada waktunya, termasuk menjadi pejabat. Semua pejabat, termasuk dirinya, memiliki masa jabatan yang terbatas.

"sebagai pejabat, jangan merasa selamanya kita jadi pejabat. Semua ada waktunya," ujar Luhut dalam sebuah acara yang disiarkan secara virtual.

Luhut juga bercerita bahwa ia baru saja bertanya kepada Jokowi tentang rencananya setelah pemilu. Jokowi mengaku ingin kembali ke kampung halamannya setelah masa jabatannya berakhir.

Terlebih lagi, Jokowi akan mendapatkan rumah pensiun untuk presiden di Kota Solo, sehingga ia lebih memilih untuk tinggal di sana daripada menetap di Jakarta.

Luhut mengatakan bahwa Prabowo sudah menawarkan berbagai posisi kepada Jokowi jika nanti terpilih menjadi presiden. Namun, Jokowi mengatakan belum terpikir untuk mengambil posisi di pemerintahan berikutnya.

Sebagai informasi, saat ini setidaknya sudah ada 19 jabatan yang diemban oleh Menko Luhut. Ia menjadi salah satu menteri yang paling aktif di era pemerintahan Jokowi.

Selama periode kepemimpinan Presiden Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan telah menjabat dalam beberapa posisi yang mencapai total 19 jabatan. Di antaranya adalah sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Menko Kemaritiman dan Investasi, dan pelaksana tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas Menteri Perhubungan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional, serta Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selain itu, Luhut juga menjabat sebagai Ketua Tim Gernas BBI, Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional, Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), serta Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN). Terakhir, ia juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Satgas Sawit, Ketua Satgasus Percepatan Realisasi Investasi di IKN, Koordinator Penanganan Polusi di Jakarta, dan Penanggung Jawab Substansi KTT AIS Forum 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Tolak Jadi Menteri, Tapi Siap Jadi Penasihat Prabowo

Luhut Tolak Jadi Menteri, Tapi Siap Jadi Penasihat Prabowo

News | Minggu, 19 Mei 2024 | 05:15 WIB

Luhut Tolak Jadi Menteri Prabowo, Tapi Minta Jabatan Ini

Luhut Tolak Jadi Menteri Prabowo, Tapi Minta Jabatan Ini

News | Sabtu, 18 Mei 2024 | 18:48 WIB

Yusril Putuskan Mundur Dari Ketum PBB, Mau Fokus Jadi Menteri Prabowo?

Yusril Putuskan Mundur Dari Ketum PBB, Mau Fokus Jadi Menteri Prabowo?

Kotak Suara | Sabtu, 18 Mei 2024 | 15:36 WIB

Elon Musk Dipastikan Datang ke Bali Dan Dapat Pengawalan Setingkat Menteri

Elon Musk Dipastikan Datang ke Bali Dan Dapat Pengawalan Setingkat Menteri

News | Jum'at, 17 Mei 2024 | 12:02 WIB

Prabowo Gibran Dikabarkan Kantongi 4 Nama Calon Pengganti Sri Mulyani

Prabowo Gibran Dikabarkan Kantongi 4 Nama Calon Pengganti Sri Mulyani

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 11:44 WIB

PM Singapura Lawrence Wong Gelar Rapat Kabinet Malah Dicemooh Netizen Indonesia: Camilannya Gak Ada?

PM Singapura Lawrence Wong Gelar Rapat Kabinet Malah Dicemooh Netizen Indonesia: Camilannya Gak Ada?

Lifestyle | Jum'at, 17 Mei 2024 | 11:04 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB