Viral Ontang-Anting di Wahana Pasar Malam Ambruk, Satu Perempuan Berdarah Akibat Tertimpa Besi

Muhammad Ilham Baktora

Selasa, 28 Mei 2024 | 13:06 WIB
Viral Ontang-Anting di Wahana Pasar Malam Ambruk, Satu Perempuan Berdarah Akibat Tertimpa Besi
Insiden Ontang-anting di Pasar Malam wilayah Way Kanan, Lampung Ambruk dan menyebabkan seorang wanita terluka parah. (Instagram/@seputar_lampung)

Suara.com - Sebuah insiden jatuhnya salah satu wahan hiburan di pasar malam wilayah Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Lampung viral di media sosial.

Wahana hiburan berupa ontang-anting itu ambruk dan membuat seorang perempuan berdarah-darah akibat tertimpa besi di bagian kepala.

Mengutip Instagram, @seputar_lampung, Selasa (28/5/2024) suasana di Pasar Malam tersebut sudah chaos dan penuh teriakan. Satu orang perekam video memperlihatkan wahana ontang-anting yang ambruk. Terdapat satu orang wanita yang sengaja mendekati wahana untuk menyelamatkan sang anak.

"Wahana pasar malam di Kecamatan Bardatu, Kabupaten Way Kanan ambruk dan menyebabkan sejumlah pengunjung luka-luka. Peristiwa terjadi pada Senin (27/5/2024) malam pukul 20.30 WIB dan membuat pengunjung panik," tulis caption video.

Para pengunjung yang kebanyakan anak-anak sempat mematung karena tak peraya melihat ambruknya wahana tersebut. Di sisi lain, para pria dewasa membantu seorang wanita yang berdarah di bagian kepala karena menyelamatkan sang anak yang terjebak di dalam wahana.

Insiden itu pun menimbulkan dua kubu netizen yang menanggapi positif dan negatif. Tak sedikit yang mengaku wahana itu memang ilegal karena tingkat keselamatan yang rendah, adapun yang mendoakan keselamatan pengunjung yang terluka.

"Over kapasitas, kelalaian penyelenggara yang tak selektif, itu bukan untuk orang dewasa tapi untuk anak-anak yang naik kebanyakan orang-orang dewasa," ujar netizen pertama.

"Sampai umur 32 tahun ini enggak pernah ada minat sama sekali sama wahana begitu, selain takut, ya bikin mual juga," ungkap lainnya.

"Wahana gini nih ada kontrol kelayakannya enggak sih?" tanya lainnya memastikan keamanannya.

baca juga

"Bubarin aja kalau emang beresiko," minta lainnya.

"Itulah mengapa gua enggak percaya keamanan mainan di pasar malam. Ngeri apes," ujar netizen lainnya.

Insiden tersebut sudah ditanggapi oleh pihak Polres Way Kanan. Peristiwa yang terjadi di Lapangan Sriwijaya, Kampung Setia Negara, Baradatu, Way Kanan itu masih diselidiki polisi.

Satu orang bernama Fitriya (37) mengalami luka robek di bagian kepala akibat tertimpa besi. Hal itu berawal saat anak korban yang sedang menikmati wahana ontang-anting mengalami malfungsi di bagian besi penyangga. Karena tak kuat menopang, besi tersebut patah dan terjadi ambruk.

Lokasi kejadian saat ini juga sudah ditutup garis polisi. Mereka juga memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui ada tidaknya kelalaian dari pihak penyelenggara dan pemilik wahana tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Detik-detik Jembatan Ambruk Viral, Netizen Bandingkan dengan Bangunan Belanda

Ngeri! Detik-detik Jembatan Ambruk Viral, Netizen Bandingkan dengan Bangunan Belanda

News | Rabu, 22 Mei 2024 | 22:36 WIB

Senyum Siti Komariah, Siti Maryam, Siti Badriyah Trio Nenek Naik Haji Bareng: 12 Tahun Menanti

Senyum Siti Komariah, Siti Maryam, Siti Badriyah Trio Nenek Naik Haji Bareng: 12 Tahun Menanti

Religi | Selasa, 21 Mei 2024 | 14:48 WIB

Polda Lampung Ditantang Tuh sama Netizen!, Sopir Truk Ini Dianiaya hingga Patah Tulang saat Dipalak Preman

Polda Lampung Ditantang Tuh sama Netizen!, Sopir Truk Ini Dianiaya hingga Patah Tulang saat Dipalak Preman

News | Kamis, 16 Mei 2024 | 11:22 WIB

Terkini

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:20 WIB

×