Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 06 Juli 2026 | 19:20 WIB
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
Hafid Abbas. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
baca 10 detik
  • Guru Besar UNJ Hafid Abbas mengkritik ketimpangan kualitas perguruan tinggi yang masih tersentralisasi di Pulau Jawa pada Senin.
  • Sebanyak 99,5 persen perguruan tinggi berkualitas berada di Pulau Jawa, sehingga menciptakan jurang pemisah penguasaan ilmu pengetahuan.
  • Abaikan elite terhadap pemerataan pendidikan ini berisiko mengancam kualitas masa depan sumber daya manusia di seluruh Indonesia.

Suara.com - Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Hafid Abbas, melontarkan kritik pedas terkait potret buram pendidikan tinggi di Indonesia.

Ia menyoroti ketimpangan drastis sebaran perguruan tinggi bermutu yang masih tersentralisasi di Pulau Jawa.

Hafid menilai, kondisi ini telah menciptakan jurang pemisah yang lebar dalam penguasaan ilmu pengetahuan di tanah air.

"Ini ada kesenjangan pengetahuan atau knowledge gap," cetus Hafid dalam podcast di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Senin (6/7/2026).

Eks Ketua Komnas HAM ini bahkan memberikan tantangan terbuka untuk melihat realita di lapangan.

Ia mempertanyakan daerah mana di luar Pulau Jawa yang mampu memiliki tiga perguruan tinggi berkualitas sekaligus dalam satu lingkup kabupaten atau kota.

"Paling hanya Makassar dan Padang. 99,5 persen perguruan tinggi berkualitas hanya ada di Jawa," tegasnya.

Hafid menengarai, mandeknya pemerataan kualitas pendidikan ini disebabkan oleh sikap abai para elite dan pengambil kebijakan.

Menurutnya, ada kesan ketidakpedulian terhadap fakta ketimpangan yang sudah di depan mata.

baca juga

Padahal, berkaca pada negara maju, pendidikan adalah fondasi utama. Hafid mencontohkan kebijakan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas super prioritas.

Di sana, pendidikan dipandang bukan sekadar sekolah, melainkan mesin penggerak pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Hafid memperingatkan, jika pola pikir para pembuat kebijakan tidak segera berubah dan kesenjangan ini terus dibiarkan, masa depan SDM Indonesia menjadi taruhannya.

Ia khawatir pendidikan akan gagal menjalankan fungsinya untuk melahirkan masyarakat yang berkualitas.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying

Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:10 WIB

Bukan Cuma Oligarki, Hafid Abbas Ungkap 2 Pihak Lain yang Jadi Sumber Malapetaka Bangsa

Bukan Cuma Oligarki, Hafid Abbas Ungkap 2 Pihak Lain yang Jadi Sumber Malapetaka Bangsa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:21 WIB

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:46 WIB

Pendidikan Tinggi Sedang Sekarat, Kenapa Negara Malah Sibuk Urus Makan Gratis?

Pendidikan Tinggi Sedang Sekarat, Kenapa Negara Malah Sibuk Urus Makan Gratis?

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:38 WIB

Terkini

KPK Perluas Kasus Korupsi Pajak Banjarmasin, 10 Saksi Diperiksa

KPK Perluas Kasus Korupsi Pajak Banjarmasin, 10 Saksi Diperiksa

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Pramono Soroti Ironi Jakarta: Kawasan Paling Kumuh Tak Jauh dari Istana dan Balai Kota

Pramono Soroti Ironi Jakarta: Kawasan Paling Kumuh Tak Jauh dari Istana dan Balai Kota

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Timnas Indonesia Juara, Poster Ucapan Pejabat Bikin Netizen Jijik: Wajahnya Segede Gaban

Timnas Indonesia Juara, Poster Ucapan Pejabat Bikin Netizen Jijik: Wajahnya Segede Gaban

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Jeans Senyaman Sweatpants? Ini Inovasi Denim yang Bikin Gerak Lebih Bebas

Jeans Senyaman Sweatpants? Ini Inovasi Denim yang Bikin Gerak Lebih Bebas

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Televisi Canggih Jadi Pajangan, ke Mana Prioritas Anggaran Pendidikan?

Televisi Canggih Jadi Pajangan, ke Mana Prioritas Anggaran Pendidikan?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:50 WIB

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

BRI Salurkan Sembako bagi Member Merah Indogrosir yang Adopsi QRIS

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Hilirisasi Tambang RI Tersandung Serapan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

4 Brightening Serum Tanpa Pewangi Solusi Aman Mencerahkan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:35 WIB

×