Istri Mendiang Pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi Dijatuhi Hukuman Mati

Bella Suara.Com
Jum'at, 12 Juli 2024 | 19:42 WIB
Istri Mendiang Pemimpin ISIS Abu Bakar Al Baghdadi Dijatuhi Hukuman Mati
Ilustrasi ISIS. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Pengadilan Pidana Karkh di Irak menjatuhkan hukuman mati terhadap salah satu istri mendiang pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi pada Rabu waktu setempat.

Wanita tersebut dituduh terlibat dalam kejahatan yang menimpa perempuan Yazidi yang ditangkap kelompok militan ISIS selama konflik di Irak.

Putusan ini datang beberapa minggu sebelum genap 10 tahun sejak ISIS melancarkan serangkaian serangan di wilayah Sinjar, Irak utara, pada awal Agustus 2014, yang menewaskan dan menawan ribuan orang Yazidi.

Pernyataan resmi dari dewan peradilan Irak menyebutkan bahwa wanita ini dihukum karena perannya dalam "menahan wanita Yazidi di rumahnya" dan memfasilitasi penculikan mereka oleh kelompok ISIS di distrik Sinjar.

Putusan tersebut disesuaikan dengan undang-undang antiterorisme Irak dan undang-undang yang melindungi penyintas dari komunitas Yazidi.

Meskipun pernyataan dari pengadilan tidak menyebutkan nama terdakwa, dua pejabat pengadilan mengonfirmasi bahwa wanita ini adalah Asma Mohammed, yang ditangkap di Turki pada tahun 2018 dan diekstradisi ke Irak.

Selain itu, istri al-Baghdadi lainnya dan putrinya, yang juga diekstradisi dari Turki, telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan.

Keputusan ini diumumkan setelah serangkaian persidangan yang telah menuai kritik dari kelompok hak asasi manusia.

Amnesty International dan Human Rights Watch telah mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap kurangnya proses hukum yang adil dalam kasus-kasus terkait ISIS di Irak. Mereka juga melakukan protes bagi eksekusian massal terhadap mereka yang dihukum atas tuduhan terorisme.

Baca Juga: Aksi Doa Bersama dan Tabur Bunga untuk Korban Tragedi Moskow di Kedubes Rusia

Adapun Abu Bakr al-Baghdadi, yang pada tahun 2014 mendeklarasikan kekhalifahan ISIS di sebagian besar wilayah Irak dan Suriah. Ia dikenal sebagai salah satu pemimpin jihad yang paling kejam dan efektif di zaman modern.

Namun, pada tahun 2019, ia tewas dalam serangan militer AS di Suriah, yang mengakhiri pemerintahan militan tersebut meskipun beberapa selnya terus melakukan serangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI