Pemerintah Diminta Serius Kaji Mendalam Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel, Perlukah Ada Larangan Seperti Ganja?

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Rabu, 17 Juli 2024 | 00:05 WIB
Pemerintah Diminta Serius Kaji Mendalam Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel, Perlukah Ada Larangan Seperti Ganja?
Pemerintah Diminta Serius Kaji Mendalam Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel, Perlukah Ada Larangan Seperti Ganja? ANTARA/Firman.

Suara.com - Peristiwa puluhan warga di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dilarikan ke rumah sakit jiwa diduga akibat mabuk kecubung perlu jadi pembelajaran penting. Terkait fenomena itu, pemerintah pun diminta untuk melakukan kajian mendalam soal kecubung. 

Menurut Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia dr. Inggrid Tania, kajian mendalam terhadap tanaman itu perlu segera dilakukan pemerintah agar tak terulang peristiwa serupa. 

Dokter Inggrid menjekaskan bahwa semua spesies datura atau kecubung memang tergolong tanaman beracun sejak dulu. Meskipun pada zaman dahulu sempat dijadikan sebagai obat tradisonal. Tetapi, potensi bahayanya bagi kesehatan jauh lebih besar sehingga tak lagi digunakan. 

Buah Kecubung [Foto :Halodoc]
Buah Kecubung [Foto :Halodoc]

"Memang kondisi sekarang harusnya jadi pelajaran. Jadi betul-betul dilakukan kajian secara mendalam, bagaimana seharusnya penanganan atau management terhadap kecubung. Artinya status hukumnya bagaimana," tutur dokter Inggrid dalam keterangannya kepada Suara.com, Selasa (16/7/2024). 

Meski memabukan, dokter Inggrid mengatakan bahwa kebanyakan negara memang tidak memasukan kecubung dalam daftar obat narkotika. Akan tetapi, dengan adanya peristiwa di Kalsel yang sampai menyebabkan dua orang meninggal, pemerintah disarankan untuk buat peraturan terkait kepemilikan dan penggunaan kecubung oleh masyarakat. 

"Apakah misalnya sampai masyarakat perlu dilarang menanam kecubung seperti halnya dilarang menanam ganja, itu bisa saja. Atau misalnya, boleh menanam tapi secara terbatas, atau bentuk regulasi lainnya yang bisa juga kemungkinan kecubung hanya diperbolehkan secara terbatas diolah jadi obat tradisional atau konvensional," tuturnya.

Diakui dokter Inggrid, secara internasional pun belum ada pernyataan secara pasti mengenai status kecubung termasuk jenis narkoba. Karena dibalik masalah penyalahgunaan yang terjadi, masih ada penggunaan lainnya. 

Agar tidak terjadi penyalahgunaan dengan konsumsi berlebih, karena itu pemerintah diminta buat regulasi bari dengan berdasarkan hasil kajian. 

"Ini bagaimana solusinya perlu meminimalisir atau bahkan meniadakan adanya penyalahgunaan, ini memang sangat sulit," pungkas dokter Inggrid.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Picu Kematian Mendadak, Dokter: Mabuk Kecubung Harus Segera Dibawa ke Rumah Sakit

Picu Kematian Mendadak, Dokter: Mabuk Kecubung Harus Segera Dibawa ke Rumah Sakit

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 16:49 WIB

Sudah Ada Korban Tewas di Kalsel, Dokter Ungkap Ngerinya Halusinasi Orang Mabuk Kecubung: Bisa Picu Bunuh Diri

Sudah Ada Korban Tewas di Kalsel, Dokter Ungkap Ngerinya Halusinasi Orang Mabuk Kecubung: Bisa Picu Bunuh Diri

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 16:30 WIB

Diduga Bikin Puluhan Warga Kalsel Masuk RS Jiwa, Polisi Sebut Kecubung Berbahaya: Apalagi Dicampur Alkohol

Diduga Bikin Puluhan Warga Kalsel Masuk RS Jiwa, Polisi Sebut Kecubung Berbahaya: Apalagi Dicampur Alkohol

News | Senin, 15 Juli 2024 | 22:35 WIB

Sudah Telan 2 Nyawa, Polisi Cek Puluhan Warga Kalsel Terindikasi Mabuk Kecubung di RS Jiwa

Sudah Telan 2 Nyawa, Polisi Cek Puluhan Warga Kalsel Terindikasi Mabuk Kecubung di RS Jiwa

News | Minggu, 14 Juli 2024 | 21:19 WIB

Terkini

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Lampung | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:10 WIB

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:56 WIB

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:49 WIB

×