Pegi Setiawan Bebas, Kemana Akhir Kasus Vina Cirebon?

Rifan Aditya

Rabu, 17 Juli 2024 | 18:33 WIB
Pegi Setiawan Bebas, Kemana Akhir Kasus Vina Cirebon?
Ilustrasi Pegi Setiawan. [Suara.com/Ema] - Pegi Setiawan Bebas, Kemana Akhir Kasus Vina Cirebon?

Dugaan ini dilontarkan oleh pengacara Pegi Setiawan, Toni RM. Ketiha hadir di Podcast ClosetheDoor, Toni mengungkapkan hal itu didepan Deddy Corbuzier.

"Sebenarnya kasus pembunuhan itu kasus sederhana, kalau tidak ditumpangi dengan kepentingan yang diduga menutupi kasus besar," ujar Toni, dikutip dari video yang diunggah pada 17 Juli 2024.

Pengacara Pegi yakin, bahwa ada kasus besar yang coba ditutupi dengan kasus pembunuhan Vina ini.

"Karena kalau pelaku yang sebenarnya itu tertangkap, maka kasus besar yang bisa melibatkan oknum-oknum itu (akan) terbongkar," ucapnya.

Ia melanjutkan, "Bang Deddy tidak tahu berita dulu, tahun 2016, yang ada pengungkapan narkoba sekapal di Cirebon. Ya bisa jadi rentetannya ke situ".

Kasus yang dimaksud Toni adalah kasus penyelundupan narkoba yang dimuat dalam kapal kargo di Cirebon. Beberapa bulan sebelum kasus Vina terjadi, terungkap kasus penyeludupan narkoba jenis ekstasi dan sabu-sabu.

Kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Cirebon dan telah berlayar melewati rute Selat Panjang, Medang, Sumatera Utara. Kasus ini terungkap pada Aril 2016 oleh Tim Narcotics Investigation Center (NIC) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Narkoba yang diangkut oleh kapal kargo itu sebanyak 40 kilogram sabu dan 180 ribu pil ekstasi. Barang haram ini ditemukan di salah satu ruangan kapal.

Kapten kapal Jusman mengaku, penyelundupan sudah dilakukan sebanyak tiga kali dalam 2 tahun ke belakang. Setiap bulan kapal bisa 2 kali bersandar di Pelabuhan Cirebon dari Malaysia.

Pengacara Pegi pun meminta Mabes Polri untuk segera mengusut tuntas kasus Vina agar asumsi yang muncul di masyarakat tidak semakin liar.

"Mabes Polri harus segera mengungkap CCTV, menangkap pelaku sebenarnya, agar 8 orang yang katanya itu terpaksa mengaku karena tidak tahan penyiksaan agar mereka mendapatkan keadilan," ujar Toni.

"Proses hukum harus segera diperbaiki, agar masyarakat kembali percaya kepada proses hukum penyidikan yang dilakukan kepolisian," imbuhnya.

Meskipun begitu di akhir video, Toni pun merasa ragu apakah pihak kepolisian akan bersungguh-sungguh menangkap pelaku pembunuhan Vina sebenarnya.

"Saya juga antara ada percaya dan ragu kasus ini akan dibongkar tuntas atau ada skenario lagi," ujar pengacara Pegi Setiawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adang Daradjatun Desak Polri Usut Kasus Vina Cirebon dengan Scientific Crime Investigation

Adang Daradjatun Desak Polri Usut Kasus Vina Cirebon dengan Scientific Crime Investigation

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 18:31 WIB

Usai Keok Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan, Ini Dalih Kapolri Tetap Usut Kasus Vina Cirebon

Usai Keok Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan, Ini Dalih Kapolri Tetap Usut Kasus Vina Cirebon

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 15:52 WIB

Pegi Setiawan Lolos Jerat Hukum, Kabareskrim Fokus Lakukan Ini Di Kasus Vina Cirebon

Pegi Setiawan Lolos Jerat Hukum, Kabareskrim Fokus Lakukan Ini Di Kasus Vina Cirebon

News | Senin, 15 Juli 2024 | 15:30 WIB

Drama Pegi Setiawan Menang Praperadilan, Kabareskrim: Kami Tak Bisa Paksakan Tersangka

Drama Pegi Setiawan Menang Praperadilan, Kabareskrim: Kami Tak Bisa Paksakan Tersangka

News | Senin, 15 Juli 2024 | 14:57 WIB

Terkini

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB