Apa Itu Sedot Lemak yang Membuat Selebgram di Depok Meninggal Dunia?

Selasa, 30 Juli 2024 | 11:28 WIB
Apa Itu Sedot Lemak yang Membuat Selebgram di Depok Meninggal Dunia?
Ilustrasi sedot lemak. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang selebgram wanita asal Medan, Sumatera Utara, Ella Nanda Sari Hasibuan (30) meninggal dunia setelah diduga melakukan operasi sedot lemak. Prosedur sedot lemak ini dilakukannya di salah satu klinik kecantikan di Beji, Depok, Jawa Barat pada Senin (22/7/2024) lalu.

Kasus ini pun viral di media sosial karena diduga adanya malpraktik. Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana mengatakan berdasarkan keterangan dokter, saat itu korban ingin melakukan operasi sedot lemak di lengan kanan dan kiri. Operasi disebut berhasil dilakukan di salah satu lengan korban.

Namun demikian, diduga saat itu terjadi pembuluh darah pecah hingga akhirnya korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.

Seperti diketahui, tindakan sedot lemak kini marak dilakukan dan tujuannya untuk kecantikan. Lalu apa sebenarnya sedot lemak?

Sedot lemak merupakan prosedur pembedahan yang menggunakan teknik hisap. Tujuan prosedur medis ini yaitu menghilangkan lemak dari area tubuh tertentu, seperti perut, pinggul, paha, bokong, lengan, atau leher.

Tindakan ini juga dapat membentuk (kontur) area tersebut. Dalam dunia medis, nama lain untuk tindakan ini adalah lipoplasti. Sedot lemak adalah prosedur estetika yang bisa digunakan untuk menghilangkan lemak tubuh di tempat tertentu.

Dikutip dari laman Kemkes.go.id, beberapa faktor yang menentukan apakah seseorang bisa melakukan prosedur ini sedot lemak yakni:

  •     Berat badan ideal atau berlebih, namun belum tergolong obesitas
  •     Memiliki kulit kencang dan elastis
  •     Lemak sulit dihilangkan meski sudah berolahraga
  •     Tidak memiliki gangguan pembekuan darah
  •     Tidak memiliki kebiasaan merokok
  •     Tidak memiliki penyakit sistemik seperti penyakit jantung, kencing manis, atau gangguan imunitas
  •  

Sedot lemak juga bisa digunakan untuk mengobati kondisi kesehatan tertentu, seperti:

  •     Lymphoedema. Kondisi jangka panjang yang menyebabkan pembengkakan di lengan dan kaki.
  •     Lipoedema. Suatu kondisi di mana ada penumpukan lemak yang tidak normal di kaki, bokong, dan paha.

Namun yang perlu dipahami, sedot lemak bukanlah solusi penurunan berat badan dan tidak mengobati masalah kelebihan berat badan ataupun obesitas karena bukan metode penurunan berat badan seluruh tubuh. 

Baca Juga: Kala Berani Jujur Pegawai Kontrak Damkar Berujung Masalah

Sedot lemak mungkin bisa membuat terlihat kurus. Namun demikian perlu perawatan permanen juga karena  tubuh akan menumbuhkan lemak kembali di tempat yang telah dihilangkan.

Sebab itu diperlukan mengatur gaya hidup sehat, seperti pola makan tepat dan berolahraga untuk menjaga berat badan dan menghindari penumpukan lemak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI