Politisi Perempuan Dinilai Belum Berpengaruh Di Parlemen, Cuma Sekadar Memenuhi Kuota

Kamis, 01 Agustus 2024 | 20:22 WIB
Politisi Perempuan Dinilai Belum Berpengaruh Di Parlemen, Cuma Sekadar Memenuhi Kuota
Ilustrasi sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Keberadaan perempuan di kancah politik Indonesia disebut masih dipandang sebelah mata. Kondisi itu memengaruhi kinerja perempuan jadi tidak kunjung optimal memberikan kontribusi terhadap kebijakan pemerintah.

Akademisi dari Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia Sri Budi Eko Wardani menyoroti representasi perempuan selama ini belum diperhitungkan. Keberadaannya masih sebatas angka untuk memenuhi kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan sesuai amanat undang-undang.

"Kalau kita lihat, masih sedikit sekali Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang perempuan, hanya ada tiga. Sementara ketua fraksi justru tidak ada yang perempuan," kata Sri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/8/2024).

Selain keterwakilan perempuan di parlemen juga belum mencapai target, tapi keberadaan kaum hawa yang kini ada di pemerintahan juga dinilai belum optimal.

Sri mempertanyakan seberapa besar pengaruh dan peran substantif yang dimiliki anggota dewan perempuan dalam pengambilan keputusan.

"Meskipun jumlah perempuan di parlemen telah meningkat, kita masih harus bertanya apakah mereka benar-benar memiliki kekuatan untuk memengaruhi kebijakan atau hanya sekadar pengisi kuota. Representasi yang sebenarnya harus tercermin dalam posisi-posisi strategis, seperti ketua fraksi atau pemimpin AKD," tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya menggerakkan organisasi seperti Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI) untuk lebih aktif dalam mendorong agenda perempuan.

"KPPRI memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak dalam memperjuangkan isu-isu yang relevan bagi perempuan di Indonesia. Kita perlu mendorong KPPRI agar lebih vokal dan strategis dalam memajukan kebijakan yang mendukung hak-hak perempuan. Wewenang Kaukus juga perlu diperkuat, begitu pula dukungan untuk kerja-kerja kaukus," tambah dia.

Baca Juga: Profil Andika Rosyadi, Politisi PSI Digugat Cerai Nisya Ahmad Untuk Kedua Kalinya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI