Hizbullah Luncurkan Puluhan Roket ke Israel Utara sebagai Respons Atas Kematian Pemimpinnya

Bella | Suara.com

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 08:34 WIB
Hizbullah Luncurkan Puluhan Roket ke Israel Utara sebagai Respons Atas Kematian Pemimpinnya
Ilustrasi Roket Meluncur (pexels/@pixabay)

Suara.com - Hizbullah mengklaim telah meluncurkan roket ke Israel utara sebagai respons terhadap serangan mematikan Israel di Lebanon selatan.

Ini merupakan serangan pertama kelompok yang didukung Iran tersebut setelah Israel membunuh seorang komandan terkemuka Hizbullah, Fuad Shukr pada Selasa malam.

Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah menyatakan bahwa mereka telah meluncurkan puluhan roket Katyusha sebagai respons terhadap serangan musuh Israel di desa Shama di selatan yang menewaskan sejumlah warga sipil.

Militer Israel menyatakan bahwa tak lama setelah serangan roket tersebut, angkatan udara mereka menyerang peluncur Hizbullah dari mana proyektil diluncurkan.

Sebelumnya pada hari Kamis, kementerian kesehatan Lebanon melaporkan bahwa empat warga Suriah tewas dalam serangan Israel di selatan, di mana Hizbullah dan Israel telah saling serang hampir setiap hari sejak perang Gaza dimulai pada bulan Oktober.

"Kementerian kesehatan mengumumkan... empat warga Suriah syahid dalam serangan Israel di desa Shama di selatan," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Kementerian menambahkan bahwa jumlah korban mungkin bertambah setelah tes DNA dilakukan. Serangan tersebut juga melukai lima warga Lebanon.

Layanan darurat mengatakan kepada AFP bahwa korban tewas adalah pekerja pertanian dan bagian dari satu keluarga. Asap tebal membumbung dari lokasi serangan, yang merusak dua bangunan di dekatnya dan membakar habis sebuah kendaraan, menurut seorang fotografer yang berkontribusi untuk AFP.

Serangan ini merupakan serangan pertama Hizbullah setelah serangan udara Israel menewaskan komandan terkemuka mereka. Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengatakan operasi akan dilanjutkan pada Jumat pagi.

Nasrallah memperingatkan bahwa kelompoknya pasti akan merespons pembunuhan Shukr. Kematian Shukr diikuti beberapa jam kemudian pada hari Rabu oleh pembunuhan kepala Hamas, sekutu Hizbullah, Ismail Haniyeh dalam serangan di Tehran, yang dituduh Iran dan Hamas dilakukan oleh Israel. Namun hingga saat ini, Israel menolak berkomentar mengenai pembunuhan Haniyeh.

Kekerasan sejak Oktober telah menewaskan setidaknya 542 orang di pihak Lebanon, sebagian besar di antaranya adalah pejuang, tetapi juga termasuk 114 warga sipil, menurut perhitungan AFP.

Setidaknya 22 tentara dan 25 warga sipil tewas di pihak Israel, termasuk di Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi, menurut angka dari tentara Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru Tewasnya Pemimpin Hamas, Pembunuhan Ismail Haniyeh Sudah Direncanakan: Ada Bom Yang Ditanam

Fakta Baru Tewasnya Pemimpin Hamas, Pembunuhan Ismail Haniyeh Sudah Direncanakan: Ada Bom Yang Ditanam

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 00:48 WIB

Bingung Gerainya Masih Ramai di Mal, Zita Anjani Trauma Melihat Starbucks

Bingung Gerainya Masih Ramai di Mal, Zita Anjani Trauma Melihat Starbucks

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 22:29 WIB

Ajak Seluruh Umat Muslim Shalat Gaib Untuk Haniyeh, Jusuf Kalla: Kita Kirimkan Doa Untuk Pejuang Kemerdekaan Palestina

Ajak Seluruh Umat Muslim Shalat Gaib Untuk Haniyeh, Jusuf Kalla: Kita Kirimkan Doa Untuk Pejuang Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 20:13 WIB

Australia Imbau Warganya Tinggalkan Lebanon di Tengah Ketegangan Hezbollah dengan Israel

Australia Imbau Warganya Tinggalkan Lebanon di Tengah Ketegangan Hezbollah dengan Israel

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 19:59 WIB

Momen Terakhir Ismail Haniyeh: Pemimpin Hamas Dilaporkan Tewas di Iran

Momen Terakhir Ismail Haniyeh: Pemimpin Hamas Dilaporkan Tewas di Iran

Video | Kamis, 01 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Lautan Manusia Iringi Pemakaman Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

Lautan Manusia Iringi Pemakaman Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

Foto | Kamis, 01 Agustus 2024 | 20:32 WIB

FPI Berduka Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas Dibunuh Israel, Desak Pemerintah Indonesia Bersikap

FPI Berduka Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas Dibunuh Israel, Desak Pemerintah Indonesia Bersikap

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 19:20 WIB

Militer Israel Umumkan Petinggi Hamas Lain Telah Tewas, Dikonfirmasi Sehari Setelah Pembunuhan Haniyeh

Militer Israel Umumkan Petinggi Hamas Lain Telah Tewas, Dikonfirmasi Sehari Setelah Pembunuhan Haniyeh

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 17:45 WIB

Masuk Dalam Daftar Teroris AS, Panglima Militer Hamas Mohammed Deif Ternyata Orang Paling Dicari Israel

Masuk Dalam Daftar Teroris AS, Panglima Militer Hamas Mohammed Deif Ternyata Orang Paling Dicari Israel

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 17:12 WIB

Setelah Ismail Haniyeh, Kini Panglima Militer Hamas Mohammed Deif Tewas di Tangan Israel

Setelah Ismail Haniyeh, Kini Panglima Militer Hamas Mohammed Deif Tewas di Tangan Israel

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 16:55 WIB

Terkini

Ceras! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Ceras! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB