Platform X Milik Elon Musk Jadi Media Subur untuk Konten 'Hamas', Organisasi Anti-Teror Ungkap Keresahan

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 12 Agustus 2024 | 13:26 WIB
Platform X Milik Elon Musk Jadi Media Subur untuk Konten 'Hamas', Organisasi Anti-Teror Ungkap Keresahan
Elon Musk diduga sindir Mark Zuckerberg (Instagram/elonmusk)

Suara.com - Sebuah organisasi antiterorisme industri teknologi prihatin atas konten yang diunggah di X milik Elon Musk oleh kelompok militan Palestina Hamas dan khawatir tentang keanggotaan platform media sosial tersebut di dewan direksinya, The Sunday Times melaporkan.

Anggota Forum Internet Global untuk Melawan Terorisme (GIFCT) percaya kredibilitas kelompok tersebut dirusak oleh keanggotaan dan posisi X di dewan direksinya, menurut The Sunday Times. GIFCT juga mencakup grup media sosial utama Facebook, Microsoft, Twitter, dan YouTube milik Alphabet.

X Corp dan Forum Internet Global untuk Melawan Terorisme tidak segera menanggapi permintaan komentar.

The Sunday Times mengatakan bahwa X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, sekarang menjadi platform media sosial termudah untuk menemukan video Hamas, mengutip Community Security Trust (CST), sebuah badan amal yang memerangi ekstremisme dan antisemitisme.

Dikatakan dalam waktu 10 menit, peneliti CST dapat menemukan video propaganda di X dari kelompok teroris yang dilarang pemerintah Inggris Hamas, Hizbullah, dan Jihad Islam Palestina.

CEO SpaceX, Elon Musk. [ANGELA WEISS / AFP]
CEO SpaceX, Elon Musk. [ANGELA WEISS / AFP]

Menurut The Sunday Times, sebuah pernyataan dalam laporan tahunan komite penasihat independen GIFCT tahun 2023 yang menyatakan kekhawatiran atas kepercayaan dan keamanan daring ditujukan kepada X.

Badan penasihat tersebut mengatakan bahwa mereka "semakin khawatir dengan penurunan signifikan dalam kemampuan kepercayaan dan keamanan daring untuk platform tertentu, dan penurunan prioritas masalah yang dirasakan, yang berdampak negatif pada kemampuan perusahaan untuk memoderasi konten ekstremis daring".

The Sunday Times mengatakan Musk telah mengizinkan ekstremis yang dilarang kembali ke X, mengizinkan siapa saja membayar tanda verifikasi, dan memecat sebagian besar tim moderasi kontennya, sebagai bagian dari strategi miliarder tersebut untuk mengubah X menjadi platform "kebebasan berbicara".

GIFCT didirikan pada tahun 2017 di bawah tekanan dari pemerintah AS dan Eropa. The Sunday Times mengatakan X, anggota pendiri organisasi tersebut, kini gagal memberikan kontribusi finansial penuhnya kepada organisasi anti-tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Petinggi Twitter Gugat Elon Musk, Omid Minta Bagian Rp 319 Miliar

Mantan Petinggi Twitter Gugat Elon Musk, Omid Minta Bagian Rp 319 Miliar

Tekno | Minggu, 11 Agustus 2024 | 15:23 WIB

Anggota Parlemen Inggris Berencana Memanggil Elon Musk atas Komentar Provokatif yang Memicu Ketegangan

Anggota Parlemen Inggris Berencana Memanggil Elon Musk atas Komentar Provokatif yang Memicu Ketegangan

News | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 04:05 WIB

Fakta-Fakta di Balik Kematian Ismail Haniyeh: Peran Mossad hingga Penghianatan Agen Iran

Fakta-Fakta di Balik Kematian Ismail Haniyeh: Peran Mossad hingga Penghianatan Agen Iran

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 17:33 WIB

Mengapa Israel Memilih Menghabisi Ismail Haniyeh di Iran, Bukan di Tempat Lain?

Mengapa Israel Memilih Menghabisi Ismail Haniyeh di Iran, Bukan di Tempat Lain?

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 17:16 WIB

Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa

Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:41 WIB

Cara Mossad Rancang Pembunuhan Ismail Haniyeh dengan Operasi Canggih di Teheran

Cara Mossad Rancang Pembunuhan Ismail Haniyeh dengan Operasi Canggih di Teheran

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:03 WIB

Terkini

Kejar Tenggat Akhir Tahun, Normalisasi Ciliwung Disebut Tinggal Selangkah Lagi

Kejar Tenggat Akhir Tahun, Normalisasi Ciliwung Disebut Tinggal Selangkah Lagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:13 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Begini Respon Resmi DPP PDIP

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Begini Respon Resmi DPP PDIP

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:07 WIB

Selain Bupati Sukoharjo, KPK Bawa 9 Orang ke Jakarta Usai OTT

Selain Bupati Sukoharjo, KPK Bawa 9 Orang ke Jakarta Usai OTT

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:05 WIB

Sindir Penjahat Timbun Emas dan Harta di Sentul, LSAK: Mereka Adalah Qorun Versi Upgrade!

Sindir Penjahat Timbun Emas dan Harta di Sentul, LSAK: Mereka Adalah Qorun Versi Upgrade!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:03 WIB

Sudah Seperti Adik Sendiri, Surya Paloh Kenang Rachmat Gobel Sebagai Industrialis Pekerja Keras

Sudah Seperti Adik Sendiri, Surya Paloh Kenang Rachmat Gobel Sebagai Industrialis Pekerja Keras

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:59 WIB

Pintu Dirantai, Sunyi Senyap Ruko di Cipete Usai Digeledah Polisi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kakap

Pintu Dirantai, Sunyi Senyap Ruko di Cipete Usai Digeledah Polisi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kakap

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:57 WIB

Didampingi Teddy hingga Zulhas, Prabowo Bertolak ke NTB, Ini Agendanya

Didampingi Teddy hingga Zulhas, Prabowo Bertolak ke NTB, Ini Agendanya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:50 WIB

Respons Pramono Soal Tiga Pekerja Proyek Air Bersih Tewas: Bukan Tanggung Jawab Langsung PAM Jaya

Respons Pramono Soal Tiga Pekerja Proyek Air Bersih Tewas: Bukan Tanggung Jawab Langsung PAM Jaya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:44 WIB

Kejaksaan Punya Personel Pengamanan Internal, Kenapa Libatkan TNI Jaga Rumah Jampidsus?

Kejaksaan Punya Personel Pengamanan Internal, Kenapa Libatkan TNI Jaga Rumah Jampidsus?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:41 WIB

Febrie Adriansyah Pastikan Tak Ada Proses Hukum yang Dihilangkan dalam Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Febrie Adriansyah Pastikan Tak Ada Proses Hukum yang Dihilangkan dalam Kasus Dugaan Korupsi Asabri

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:34 WIB

×