Wanita Gaza Terpisah dengan Bayi Kembar Tiganya karena Perang, Kini Khawatir Akan Mati Tanpa Mereka

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 19:47 WIB
Wanita Gaza Terpisah dengan Bayi Kembar Tiganya karena Perang, Kini Khawatir Akan Mati Tanpa Mereka
Ilustrasi rumah sakit. [Egyptian Health Ministry / AFP]

Suara.com - Hanane Bayouk warga Gaza yang melahirkan di Yerusalem sebelum perang telah melihat anak kembar tiganya walau anya sekali, dan kini dia khawatir akan mati tanpa mereka.

Wanita berusia 26 tahun itu harus kembali ke wilayah Palestina saja setelah melahirkan Najoua, Nour dan Najmeh pada 24 Agustus 2023, karena izin perjalanan Israelnya telah kedaluwarsa.

Bayouk menerima izin untuk keluar dari Gaza dan melahirkan di rumah sakit Al-Maqased di Jerusalem Timur setelah tujuh tahun prosedur IVF yang menyakitkan.

Dia melihat anak-anaknya di inkubator mereka, hampir satu setengah jam, sebelum mengemudi kembali ke Gaza setelah izinnya kedaluwarsa dan rumah sakit menyuruh saya pergi.

Bayouk seharusnya kembali pada awal Oktober setelah putrinya menghabiskan beberapa minggu di inkubator, yang kekurangan pasokan di rumah sakit di Gaza bahkan sebelum perang Israel-Hama meletus Oktober lalu.

Dua hari setelah dia mengajukan izin keluar baru pada 5 Oktober, komando Hamas meledak melalui terminal Erez, satu-satunya titik masuk dari Gaza ke Israel.

Begitu berada di Israel, para operator melakukan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menewaskan 1.198 orang, kebanyakan warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka pejabat Israel.

Kampanye militer pembalasan Israel telah menewaskan 40.265 warga Palestina di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Wilayah Hamas, yang tidak memberikan rincian kematian sipil dan operatif. Kantor Hak PBB mengatakan sebagian besar orang mati adalah perempuan atau anak -anak.

Seperti Bayouk, Heba Idriss mendapati dirinya dikelilingi oleh perang dan tidak dapat kembali ke Yerusalem untuk mendapatkan putri satu -satunya, Saida, lahir sebelum waktunya di Maqased dua bulan sebelumnya.

Wanita berusia 27 tahun itu berharap untuk membawa bayi baru lahirnya kembali ke suaminya Saleh di rumah mereka di Shujaiya, di Jalur Gaza utara.

Sebaliknya, pasangan itu telah dipindahkan sembilan kali oleh serangan udara Israel atau perintah evakuasi dan suaminya Saleh hanya melihat foto -foto Saida.

"Saya ingin melihat putri saya, saya sangat menderita karena terpisah darinya", katanya menangis.

Hanane Bayouk juga telah dipaksa dari rumahnya dan sekarang tinggal di kemah pemindahan orang di selatan, berbagi tenda dengan mertuanya.

"Itu membuatku gila. Butuh waktu lama untuk hamil, dan sekarang aku menangis sepanjang waktu," katanya kepada AFP pada salah satu hari langka yang bisa dia lewati di jaringan telepon Gaza yang berjuang.

"Kadang -kadang, saya pikir saya ingin anak perempuan saya kembali ke Gaza sebelum saya mati karena saya tidak pernah menciumnya, tetapi kemudian saya mendapatkan diri saya dan mengatakan pada diri sendiri bahwa mereka lebih baik untuk aman dari perang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersama Kursi Beton, Wanita India Terperosok Lubang Sedalam 10 Meter

Bersama Kursi Beton, Wanita India Terperosok Lubang Sedalam 10 Meter

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 19:19 WIB

Jadi Klub IKN, Mengapa Nusantara United FC Malah Bermarkas di Dekat Kota Kelahiran Presiden Jokowi?

Jadi Klub IKN, Mengapa Nusantara United FC Malah Bermarkas di Dekat Kota Kelahiran Presiden Jokowi?

Bola | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:29 WIB

Megawati Tuduh Air di IKN Bercampur Bakteri E. coli, Basuki: Saya Seminggu di Sana Gak Apa-apa!

Megawati Tuduh Air di IKN Bercampur Bakteri E. coli, Basuki: Saya Seminggu di Sana Gak Apa-apa!

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Kamala Harris Terima Pencalonan Presiden dengan Seruan Mengakhiri Konflik Gaza

Kamala Harris Terima Pencalonan Presiden dengan Seruan Mengakhiri Konflik Gaza

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:05 WIB

Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN Ada di Pulau Apa? Cek Lokasinya di Google Maps Yuk!

Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN Ada di Pulau Apa? Cek Lokasinya di Google Maps Yuk!

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 13:28 WIB

Pengadilan Israel Perpanjang Penahanan Rumah Tentara yang Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Tahanan Palestina

Pengadilan Israel Perpanjang Penahanan Rumah Tentara yang Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Tahanan Palestina

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 09:13 WIB

Terkini

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB