Bicara di Kemenkumham, Lukman Edy Bakal Bikin Muktamar PKB Tandingan di Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:32 WIB
Bicara di Kemenkumham, Lukman Edy Bakal Bikin Muktamar PKB Tandingan di Jakarta
Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy bakal bikin muktamar PKB tandingan pada tanggal 2-3 September 2024. (Sauara.com/Faqih)

Suara.com - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy bakal bikin muktamar PKB tandingan.

Lukman menganggap muktamar yang dilakukan oleh Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Bali kemarin memiliki banyak cacat prosedur karena tidak sesuai dengan AD/ART.

“Kami menilai muktamar di bali banyak menyalahi UU parpol karena anti demokrasi, karena aspirasi dibungkam, cabang yang punya pendapat lain selain Cak Imin dibungkam,” kata Lukman Edy di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2024).

Salah satu dugaan pembungkaman yang dilakukan oleh Cak Imin yakni dengan melakukan pemecatan terhadap 168 pimpinan cabang, yang memiliki sprit dan konsep khittah PKB 1998.

“Kami mendata 315 cabang, 168 cabang yang dipecat atau dibekukan Cak Imin menjelang muktamar, selebihnya adalah cabang-cabang yang punya komitmen dan konsep khittah PKB 98,” katanya.

Muktamar PKB tandingan nanti rencanya bakal dilaksanakan pada tanggal 2-3 September 2024, yang berlansung di Jakarta.

Dalam muktamar itu, lanjut Lukman Edy, bakal mendorong kader-kader terbaik NU dan PKB untuk memimpin PKB nantinya.

“Muktamar sebenarnya nanti, kita akan dorong sebanyak-banyaknya, tokoh-tokoh terbaik PKB dan NU, seperti Khofifah, Yeni Wahid, Saifullah Yusuf, Karding, Jazilul, Hanif Dakihiri, ada Gus Yaqut banyak sekali kader PKB dan kader NU,” tandasnya.

Seperti diberitakan,  tujuan Lukman Edy ke Kemenkumham untuk penyerahan berkas penolakan hasil Muktamar VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bali. Hasil Muktamar PKB Bali pada tanggal 24-25 Agustus 2024 yang kembali mengesahkan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi Ketua Umum PKB dinilai cacat hukum.

baca juga

Cak Imin Jadi Ketum Lagi

Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Cak Imin terpilih secara aklamasi sebagaimana hasil sidang pleno keempat Muktamar PKB ke-VI di Nusa Dua, Bali, Sabtu (24/8/2024).

Sebanyak 38 Dewan Pengurus Wilayah atau DPW sebelumnya menyatakan secara bulat untuk mendukung Cak Imin kembali menjadi ketua umum partai dan didorong terpilih secara aklamasi.

Sampai akhirnya, acara dilanjutkan dengan sidang pleno keempat Muktamar untuk meminta apakah Cak Imin bersedia maju kembali jadi ketum.

Ternyata Cak Imin secara tegas menyanggupi untuk menjadi ketum PKB lagi masa bakti 2024-2029.

"Saya menerima permintaan sahabat sahabat semua untuk menjadi ketua umum PKB yang baru," kata Cak Imin.

Kemudian Jazilul Fawaid selaku pimpinan sidang pleno keempat meminta persetujuan kadernya untuk menetapkan Cak Imin sebagai ketum PKB lagi dan memegang mandatoris tunggal.

"Untuk memberikan mandat kepada Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa masa bakti 2024 2009 sekaligus mandatoris tunggal muktamar PKB 2024. Apakah dapat disetujui?," tanya Jazilul dijawab kompak setuju kader.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Muktamar PKB: Minta Pileg-Pilpres Dipisah, Presidential Threshold 10 Persen

Hasil Muktamar PKB: Minta Pileg-Pilpres Dipisah, Presidential Threshold 10 Persen

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 05:28 WIB

Cak Imin Tegaskan PKB Lepas dari Bayang-bayang PBNU, Deklarasi Jadi Partai Independen

Cak Imin Tegaskan PKB Lepas dari Bayang-bayang PBNU, Deklarasi Jadi Partai Independen

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 04:59 WIB

Sebut Pemilu 2024 Paling Brutal, Cak Imin Usul Sistem Pemilu Diubah Total

Sebut Pemilu 2024 Paling Brutal, Cak Imin Usul Sistem Pemilu Diubah Total

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 18:47 WIB

Cak Imin Ungkap Kondisi Prabowo Usai Batal Hadir di Muktamar PKB

Cak Imin Ungkap Kondisi Prabowo Usai Batal Hadir di Muktamar PKB

Video | Minggu, 25 Agustus 2024 | 17:45 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi

Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:13 WIB

Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional

Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:09 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi

Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:59 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya

Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:57 WIB

Usai Penggeledahan, Polda Metro Jaya Fokus Amankan Barang Bukti Bernilai Fantastis

Usai Penggeledahan, Polda Metro Jaya Fokus Amankan Barang Bukti Bernilai Fantastis

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:55 WIB

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:48 WIB

Polisi Sempat Lepas Lampu Diduga CCTV Sebelum Geledah Ruko Cipete

Polisi Sempat Lepas Lampu Diduga CCTV Sebelum Geledah Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:47 WIB

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasikan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasikan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:44 WIB

Pintu Lantai Tiga Ruko Cipete Dipotong, Polisi Buru Jejak Dokumen Kasus Korupsi Hingga TPPU

Pintu Lantai Tiga Ruko Cipete Dipotong, Polisi Buru Jejak Dokumen Kasus Korupsi Hingga TPPU

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:43 WIB

KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan

KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:31 WIB

×