WNI Bikin Ulah di Jepang, Diduga Bentuk Gangster dan Ganggu Ketertiban

M Nurhadi

Minggu, 01 September 2024 | 13:21 WIB
WNI Bikin Ulah di Jepang, Diduga Bentuk Gangster dan Ganggu Ketertiban
Ilustrasi geng. [shutterstock]

Suara.com - Kabar mengenai tenaga kerja Indonesia (TKI) atau buruh migran di Jepang yang membentuk geng di Osaka dan mengganggu ketenangan warga setempat menjadi viral di media sosial.

Menanggapi hal ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo meminta agar seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Jepang menjaga ketertiban. Peringatan ini disampaikan karena tindakan tersebut dapat mempengaruhi citra Indonesia di mata warga Jepang.

Pada Sabtu (31/8/2024), KBRI Tokyo mengeluarkan imbauan resmi terkait kabar viral ini, yang menyebut bahwa sekelompok WNI telah mengganggu ketertiban umum di Jepang.

"KBRI Tokyo dan KJRI Osaka mengimbau seluruh WNI di Jepang untuk mematuhi nilai, norma, kebiasaan, dan aturan hukum setempat. Setiap pelanggaran memiliki konsekuensi yang menjadi tanggung jawab pelaku," demikian pernyataan dari KBRI Tokyo.

Selain itu, WNI juga diminta berperan aktif dalam menjaga ketertiban umum dan tidak merusak nama baik Republik Indonesia (RI) dengan tindakan yang tidak tertib. "Menjaga nama baik bangsa dan negara," tambah KBRI Tokyo dalam imbauannya.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial mengenai sekelompok WNI atau pekerja migran Indonesia (PMI) yang diduga membentuk geng di Jepang. Keberadaan geng tersebut dilaporkan telah menyebabkan keresahan karena menghalangi orang yang melintas.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) saat ini tengah menyelidiki informasi ini melalui perwakilan mereka di Jepang, yakni KBRI Tokyo dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka. Kemlu RI juga sedang berupaya berkomunikasi dengan komunitas warga Indonesia di Jepang.

Informasi mengenai geng ini pertama kali diungkap oleh akun X SATOU (@minaku_satou) pada Jumat (30/8). Cuitan tersebut telah dilihat hingga 1,9 juta kali. Dalam unggahannya, akun tersebut mengutip percakapan warga Jepang yang merasa terganggu dengan keberadaan geng WNI yang diduga bernama "Pemulih Harga Diri."

“Beberapa oknum PMI di Jepang bikin resah dengan bikin geng, ganggu ketertiban, dan bikin orang susah lewat. Hal memalukan kayak gini jangan dibawa ke negara orang. Kasihan warga Indonesia lain yang patuh jadi kena imbasnya,” tulis unggahan tersebut.

baca juga

Salah satu PMI yang sudah lama bekerja di Jepang, Kevin Pramudya Utama, menyatakan bahwa ia telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Gratis ke Jepang? BRI Kasih Tiket Pesawat PP Cuma Modal Gesek Kartu!

Liburan Gratis ke Jepang? BRI Kasih Tiket Pesawat PP Cuma Modal Gesek Kartu!

Bri | Minggu, 01 September 2024 | 12:27 WIB

Apa Itu Topan Shanshan? Bencana Alam yang Terjadi di Jepang

Apa Itu Topan Shanshan? Bencana Alam yang Terjadi di Jepang

Tekno | Minggu, 01 September 2024 | 08:33 WIB

Selain Tokyo, Ini 4 Destinasi Hidden Gem di Jepang yang Wajib Dikunjungi!

Selain Tokyo, Ini 4 Destinasi Hidden Gem di Jepang yang Wajib Dikunjungi!

Lifestyle | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 07:32 WIB

Topan Shanshan Sapu Jepang, Korban Tewas Tembus 74 Jiwa

Topan Shanshan Sapu Jepang, Korban Tewas Tembus 74 Jiwa

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 23:12 WIB

Populer di Korea, Drama Korea 'Hot Stove League' Akan Dibuat Versi Jepang

Populer di Korea, Drama Korea 'Hot Stove League' Akan Dibuat Versi Jepang

Your Say | Kamis, 29 Agustus 2024 | 09:42 WIB

Hari Ini Jepang Diprediksi Bakal Dilanda Angin Topan Dahsyat, Toyota Hentikan Produksi

Hari Ini Jepang Diprediksi Bakal Dilanda Angin Topan Dahsyat, Toyota Hentikan Produksi

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Terkini

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

×